alexametrics
22.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Banten Heboh Ajaran Sesat Dewa Matahari

Mobile_AP_Rectangle 1

BANTEN, RADARJEMBER.ID- Warga Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mendadak geger. Musabab keresahan itu, Natrom, seorang kakek berusia 62 tahun, diduga menyebarkan ajaran dewa matahari.

Ajaran tersebut, melarang warga untuk melaksanakan salat, serta tidak boleh mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.Dengan adanya informasi tersebut, warga setempat kemudian membawa Natrom ke Polsek Bayah, hal itu dilakukan supaya tidak ada amukan massa.

Sementara itu, AKP Indik Rusmono, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Lebak mengatakan, saat ini pelaku penyebar ajaran dewa matahari sedang menjalani pemeriksaan atas laporan masyarakat tersebut.

- Advertisement -

BANTEN, RADARJEMBER.ID- Warga Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mendadak geger. Musabab keresahan itu, Natrom, seorang kakek berusia 62 tahun, diduga menyebarkan ajaran dewa matahari.

Ajaran tersebut, melarang warga untuk melaksanakan salat, serta tidak boleh mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.Dengan adanya informasi tersebut, warga setempat kemudian membawa Natrom ke Polsek Bayah, hal itu dilakukan supaya tidak ada amukan massa.

Sementara itu, AKP Indik Rusmono, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Lebak mengatakan, saat ini pelaku penyebar ajaran dewa matahari sedang menjalani pemeriksaan atas laporan masyarakat tersebut.

BANTEN, RADARJEMBER.ID- Warga Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mendadak geger. Musabab keresahan itu, Natrom, seorang kakek berusia 62 tahun, diduga menyebarkan ajaran dewa matahari.

Ajaran tersebut, melarang warga untuk melaksanakan salat, serta tidak boleh mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.Dengan adanya informasi tersebut, warga setempat kemudian membawa Natrom ke Polsek Bayah, hal itu dilakukan supaya tidak ada amukan massa.

Sementara itu, AKP Indik Rusmono, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Lebak mengatakan, saat ini pelaku penyebar ajaran dewa matahari sedang menjalani pemeriksaan atas laporan masyarakat tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/