alexametrics
24 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Jaga Alam Lewat Senandung Musik

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Distorsi Akustik merupakan salah band eksis di Kota Semarang. Menariknya, band ini getol mengkampanyekan menjaga dan melestarikan alam lewat musik. Terakhir, single berjudul Untukmu Para Manusia dirilis tepat dengan perayaan Hari Bumi 22 April 2022.

BACA JUGA : Fans Marvel Desak ‘Ghost Rider’ Di-reboot
Lagu berkisah bagaimana manusia harus menjaga dan melestarikan slam Semest dan juga sesama manusia, jika hal tersebut tidak dilakukan oleh manusia, karma tak segan-segan untuk mendatangi manusia.

Viko Yudha prasetya, vokal dan synth Distorsi Akustik mengatakan , kelompok musik itu sudah merilis sejumlah mini Album. Masing-masing berjudul Pu7i Utomo 2015 dan PUAN 2019, dan Album Single Tuhan Baru Bernama Gadget 2017.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terkait Pu7i Utomo, merupakan album perdana Distorsi Akustik. Pu7i Utomo awalnya hanya diberi tajuk self-titled saja. Hampir semua lagu ia tulis. Diambil dari kumpulan puisi, beberapa esai, ide cerpen dan novelnya yang mandeg.

Namun, karena studio sudah tidak lagi bergiat, akhirnya ia dan kawan-kawan harus mengulang rekaman dari awal. Perubahan judul album yang awalnya disepakati hanya self-titled, harus bergeser karena salah satu personil meninggal dunia saat pengerjaan album di tahun 2014.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Distorsi Akustik merupakan salah band eksis di Kota Semarang. Menariknya, band ini getol mengkampanyekan menjaga dan melestarikan alam lewat musik. Terakhir, single berjudul Untukmu Para Manusia dirilis tepat dengan perayaan Hari Bumi 22 April 2022.

BACA JUGA : Fans Marvel Desak ‘Ghost Rider’ Di-reboot
Lagu berkisah bagaimana manusia harus menjaga dan melestarikan slam Semest dan juga sesama manusia, jika hal tersebut tidak dilakukan oleh manusia, karma tak segan-segan untuk mendatangi manusia.

Viko Yudha prasetya, vokal dan synth Distorsi Akustik mengatakan , kelompok musik itu sudah merilis sejumlah mini Album. Masing-masing berjudul Pu7i Utomo 2015 dan PUAN 2019, dan Album Single Tuhan Baru Bernama Gadget 2017.

Terkait Pu7i Utomo, merupakan album perdana Distorsi Akustik. Pu7i Utomo awalnya hanya diberi tajuk self-titled saja. Hampir semua lagu ia tulis. Diambil dari kumpulan puisi, beberapa esai, ide cerpen dan novelnya yang mandeg.

Namun, karena studio sudah tidak lagi bergiat, akhirnya ia dan kawan-kawan harus mengulang rekaman dari awal. Perubahan judul album yang awalnya disepakati hanya self-titled, harus bergeser karena salah satu personil meninggal dunia saat pengerjaan album di tahun 2014.

RADARJEMBER.ID – Distorsi Akustik merupakan salah band eksis di Kota Semarang. Menariknya, band ini getol mengkampanyekan menjaga dan melestarikan alam lewat musik. Terakhir, single berjudul Untukmu Para Manusia dirilis tepat dengan perayaan Hari Bumi 22 April 2022.

BACA JUGA : Fans Marvel Desak ‘Ghost Rider’ Di-reboot
Lagu berkisah bagaimana manusia harus menjaga dan melestarikan slam Semest dan juga sesama manusia, jika hal tersebut tidak dilakukan oleh manusia, karma tak segan-segan untuk mendatangi manusia.

Viko Yudha prasetya, vokal dan synth Distorsi Akustik mengatakan , kelompok musik itu sudah merilis sejumlah mini Album. Masing-masing berjudul Pu7i Utomo 2015 dan PUAN 2019, dan Album Single Tuhan Baru Bernama Gadget 2017.

Terkait Pu7i Utomo, merupakan album perdana Distorsi Akustik. Pu7i Utomo awalnya hanya diberi tajuk self-titled saja. Hampir semua lagu ia tulis. Diambil dari kumpulan puisi, beberapa esai, ide cerpen dan novelnya yang mandeg.

Namun, karena studio sudah tidak lagi bergiat, akhirnya ia dan kawan-kawan harus mengulang rekaman dari awal. Perubahan judul album yang awalnya disepakati hanya self-titled, harus bergeser karena salah satu personil meninggal dunia saat pengerjaan album di tahun 2014.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/