alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 5 October 2022

Penangkapan Bupati Pemalang Diduga Suap Pengadaan Barang/Jasa dan Jabatan

Mobile_AP_Rectangle 1

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Penangkapan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus suap dalam pengadaan barang dan jasa serta jabatan.

BACA JUGA : Djamil Tersangka Korupsi Covid-19, Klaim Jadi Target Konspirasi Besar

“Berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengadaan barang dan jasa serta jabatan,” ungkap Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melalui keterangannya di Jakarta.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ghufron mengatakan bahwa KPK telah menangkap 23 orang, termasuk Mukti Agung Wibowo pada hari Kamis (11/8). “Kami telah mengamankan beberapa orang sekitar 23 orang dari Pemalang,” ujarnya.

Tim penyelidik saat ini sedang meminta keterangan dari para pihak tersebut. “Tim lidik KPK sedang memeriksa, pada saatnya nanti akan kami jelaskan secara lebih detail,” ucapnya.

Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang ditangkap tersebut. (*)

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/Benardy Ferdiansyah

Sumber Berita : Antara

- Advertisement -

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Penangkapan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus suap dalam pengadaan barang dan jasa serta jabatan.

BACA JUGA : Djamil Tersangka Korupsi Covid-19, Klaim Jadi Target Konspirasi Besar

“Berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengadaan barang dan jasa serta jabatan,” ungkap Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melalui keterangannya di Jakarta.

Ghufron mengatakan bahwa KPK telah menangkap 23 orang, termasuk Mukti Agung Wibowo pada hari Kamis (11/8). “Kami telah mengamankan beberapa orang sekitar 23 orang dari Pemalang,” ujarnya.

Tim penyelidik saat ini sedang meminta keterangan dari para pihak tersebut. “Tim lidik KPK sedang memeriksa, pada saatnya nanti akan kami jelaskan secara lebih detail,” ucapnya.

Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang ditangkap tersebut. (*)

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/Benardy Ferdiansyah

Sumber Berita : Antara

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Penangkapan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus suap dalam pengadaan barang dan jasa serta jabatan.

BACA JUGA : Djamil Tersangka Korupsi Covid-19, Klaim Jadi Target Konspirasi Besar

“Berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengadaan barang dan jasa serta jabatan,” ungkap Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melalui keterangannya di Jakarta.

Ghufron mengatakan bahwa KPK telah menangkap 23 orang, termasuk Mukti Agung Wibowo pada hari Kamis (11/8). “Kami telah mengamankan beberapa orang sekitar 23 orang dari Pemalang,” ujarnya.

Tim penyelidik saat ini sedang meminta keterangan dari para pihak tersebut. “Tim lidik KPK sedang memeriksa, pada saatnya nanti akan kami jelaskan secara lebih detail,” ucapnya.

Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang ditangkap tersebut. (*)

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/Benardy Ferdiansyah

Sumber Berita : Antara

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/