alexametrics
23.7 C
Jember
Saturday, 24 September 2022

Korea Selatan Wakilkan Film Decision to Leave di Ajang Oscar 2023

Mobile_AP_Rectangle 1

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Dewan Film Korea (KOFIC) akan mewakilkan salah satu film di ajang penghargaan Oscar yang dijadwalkan Maret tahun depan. Film romantis Decision to Leave karya sutradara Park Chan-wook merupakan film yang akan mewakili Korsel di ajang penghargaan film dunia tersebut.

BACA JUGA : Kegiatan Donasi yang Diamplifikasi Atas Nama ACT Gunakan Ratusan Rekening

KOFIC seperti dikutip dari laporan Yonhap mengatakan, pihaknya memutuskan memasukkan film tersebut sebagai perwakilan Korsel dalam kategori film fitur internasional terbaik Academy Awards ke-95.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kategori untuk film non-berbahasa Inggris di Oscar mengharuskan setiap negara mengirimkan satu film sebagai perwakilan resmi mereka.

Decision to Leave merupakan karya terbaru yang dibuat sutradara Park setelah merilis film thriller The Handmaiden (2016). Film ini ditayangkan perdana di Festival Film Cannes pada Mei lalu dan Park memenangkan penghargaan sutradara terbaik di ajang tersebut.

Decision to Leave bercerita tentang seorang detektif yang menaruh rasa curiga terhadap seorang janda misterius sebagai pelaku kasus pembunuhan. Dia kemudian jatuh cinta pada perempuan tersebut setelah berhari-hari mengintai dan menginterogasi.

Menurut Screen Daily, film karya Park itu telah dijual oleh CJ ENM ke 192 wilayah, mendekati penjualan tertinggi dalam sejarah film Korea yang dipegang oleh Parasite (2019) karya Bong Joon Ho.

Di ajang Academy Awards ke-92, Parasite telah memenangkan kategori film fitur internasional terbaik, serta tiga kategori lain, termasuk film terbaik, menjadikannya film buatan Korea pertama yang memenangkan Oscar. (*)

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/HO-CJ ENM via IMDb

Sumber Berita : Antara

- Advertisement -

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Dewan Film Korea (KOFIC) akan mewakilkan salah satu film di ajang penghargaan Oscar yang dijadwalkan Maret tahun depan. Film romantis Decision to Leave karya sutradara Park Chan-wook merupakan film yang akan mewakili Korsel di ajang penghargaan film dunia tersebut.

BACA JUGA : Kegiatan Donasi yang Diamplifikasi Atas Nama ACT Gunakan Ratusan Rekening

KOFIC seperti dikutip dari laporan Yonhap mengatakan, pihaknya memutuskan memasukkan film tersebut sebagai perwakilan Korsel dalam kategori film fitur internasional terbaik Academy Awards ke-95.

Kategori untuk film non-berbahasa Inggris di Oscar mengharuskan setiap negara mengirimkan satu film sebagai perwakilan resmi mereka.

Decision to Leave merupakan karya terbaru yang dibuat sutradara Park setelah merilis film thriller The Handmaiden (2016). Film ini ditayangkan perdana di Festival Film Cannes pada Mei lalu dan Park memenangkan penghargaan sutradara terbaik di ajang tersebut.

Decision to Leave bercerita tentang seorang detektif yang menaruh rasa curiga terhadap seorang janda misterius sebagai pelaku kasus pembunuhan. Dia kemudian jatuh cinta pada perempuan tersebut setelah berhari-hari mengintai dan menginterogasi.

Menurut Screen Daily, film karya Park itu telah dijual oleh CJ ENM ke 192 wilayah, mendekati penjualan tertinggi dalam sejarah film Korea yang dipegang oleh Parasite (2019) karya Bong Joon Ho.

Di ajang Academy Awards ke-92, Parasite telah memenangkan kategori film fitur internasional terbaik, serta tiga kategori lain, termasuk film terbaik, menjadikannya film buatan Korea pertama yang memenangkan Oscar. (*)

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/HO-CJ ENM via IMDb

Sumber Berita : Antara

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Dewan Film Korea (KOFIC) akan mewakilkan salah satu film di ajang penghargaan Oscar yang dijadwalkan Maret tahun depan. Film romantis Decision to Leave karya sutradara Park Chan-wook merupakan film yang akan mewakili Korsel di ajang penghargaan film dunia tersebut.

BACA JUGA : Kegiatan Donasi yang Diamplifikasi Atas Nama ACT Gunakan Ratusan Rekening

KOFIC seperti dikutip dari laporan Yonhap mengatakan, pihaknya memutuskan memasukkan film tersebut sebagai perwakilan Korsel dalam kategori film fitur internasional terbaik Academy Awards ke-95.

Kategori untuk film non-berbahasa Inggris di Oscar mengharuskan setiap negara mengirimkan satu film sebagai perwakilan resmi mereka.

Decision to Leave merupakan karya terbaru yang dibuat sutradara Park setelah merilis film thriller The Handmaiden (2016). Film ini ditayangkan perdana di Festival Film Cannes pada Mei lalu dan Park memenangkan penghargaan sutradara terbaik di ajang tersebut.

Decision to Leave bercerita tentang seorang detektif yang menaruh rasa curiga terhadap seorang janda misterius sebagai pelaku kasus pembunuhan. Dia kemudian jatuh cinta pada perempuan tersebut setelah berhari-hari mengintai dan menginterogasi.

Menurut Screen Daily, film karya Park itu telah dijual oleh CJ ENM ke 192 wilayah, mendekati penjualan tertinggi dalam sejarah film Korea yang dipegang oleh Parasite (2019) karya Bong Joon Ho.

Di ajang Academy Awards ke-92, Parasite telah memenangkan kategori film fitur internasional terbaik, serta tiga kategori lain, termasuk film terbaik, menjadikannya film buatan Korea pertama yang memenangkan Oscar. (*)

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/HO-CJ ENM via IMDb

Sumber Berita : Antara

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/