alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Hujan Deras, 20 Area Terdampak Banjir dan 157 Titik Tanah Longsor di Ambon

Mobile_AP_Rectangle 1

AMBON, RADARJEMBER.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon dari 19 Juni sampai 11 Juli 2022 menyebabkan banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Nusaniwe, Sirimau, Teluk Ambon, Teluk Ambon Baguala, dan Leitimur Selatan.

BACA JUGA : Pelaksanaan Kurikulum Merdeka, Guru Diberi Kebebasan Berkreasi

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), 1.135 keluarga yang terdiri atas 4.706 jiwa menghadapi dampak banjir dan tanah longsor di wilayah Kota Ambon, ibu kota Provinsi Maluku.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala BPBD Kota Ambon Demy Paays di Ambon mengatakan, BPBD Kota Ambon mendata 20 area terdampak banjir dan 157 titik tanah longsor di wilayah-wilayah kecamatan tersebut.

Bencana alam yang terjadi di wilayah-wilayah kecamatan itu, menurut Demy, menyebabkan 831 rumah tergenang, 79 rumah rusak, dan 97 rumah terancam kena longsoran tanah.

Selain itu, banjir menyebabkan area Rumah Sakit Oto Kwik tergenang dan tanah longsor berdampak pada bangunan tiga sekolah dasar. Bencana alam juga menimbulkan kerusakan tanggul sungai di delapan lokasi di Negari Passo dan Air Besar serta menyebabkan kerusakan talut di badan jalan dan area permukiman di bagian wilayah Kota Ambon.

- Advertisement -

AMBON, RADARJEMBER.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon dari 19 Juni sampai 11 Juli 2022 menyebabkan banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Nusaniwe, Sirimau, Teluk Ambon, Teluk Ambon Baguala, dan Leitimur Selatan.

BACA JUGA : Pelaksanaan Kurikulum Merdeka, Guru Diberi Kebebasan Berkreasi

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), 1.135 keluarga yang terdiri atas 4.706 jiwa menghadapi dampak banjir dan tanah longsor di wilayah Kota Ambon, ibu kota Provinsi Maluku.

Kepala BPBD Kota Ambon Demy Paays di Ambon mengatakan, BPBD Kota Ambon mendata 20 area terdampak banjir dan 157 titik tanah longsor di wilayah-wilayah kecamatan tersebut.

Bencana alam yang terjadi di wilayah-wilayah kecamatan itu, menurut Demy, menyebabkan 831 rumah tergenang, 79 rumah rusak, dan 97 rumah terancam kena longsoran tanah.

Selain itu, banjir menyebabkan area Rumah Sakit Oto Kwik tergenang dan tanah longsor berdampak pada bangunan tiga sekolah dasar. Bencana alam juga menimbulkan kerusakan tanggul sungai di delapan lokasi di Negari Passo dan Air Besar serta menyebabkan kerusakan talut di badan jalan dan area permukiman di bagian wilayah Kota Ambon.

AMBON, RADARJEMBER.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon dari 19 Juni sampai 11 Juli 2022 menyebabkan banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Nusaniwe, Sirimau, Teluk Ambon, Teluk Ambon Baguala, dan Leitimur Selatan.

BACA JUGA : Pelaksanaan Kurikulum Merdeka, Guru Diberi Kebebasan Berkreasi

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), 1.135 keluarga yang terdiri atas 4.706 jiwa menghadapi dampak banjir dan tanah longsor di wilayah Kota Ambon, ibu kota Provinsi Maluku.

Kepala BPBD Kota Ambon Demy Paays di Ambon mengatakan, BPBD Kota Ambon mendata 20 area terdampak banjir dan 157 titik tanah longsor di wilayah-wilayah kecamatan tersebut.

Bencana alam yang terjadi di wilayah-wilayah kecamatan itu, menurut Demy, menyebabkan 831 rumah tergenang, 79 rumah rusak, dan 97 rumah terancam kena longsoran tanah.

Selain itu, banjir menyebabkan area Rumah Sakit Oto Kwik tergenang dan tanah longsor berdampak pada bangunan tiga sekolah dasar. Bencana alam juga menimbulkan kerusakan tanggul sungai di delapan lokasi di Negari Passo dan Air Besar serta menyebabkan kerusakan talut di badan jalan dan area permukiman di bagian wilayah Kota Ambon.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/