alexametrics
26.5 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Pelajar SMP Jadi Andalan Solo Rajai Prestasi Berkuda

Mobile_AP_Rectangle 1

Ia juga menceritakan, ttidak ada satupun anggota keluarga Indira memiliki hobi menunggang kuda. Tapi berbekal bakat unik tersebut, dia mampu menaklukkan tunggangan tokoh fiksi dalam film The Mask of Zorro tersebut. Kuncinya, membangun chemistry dengan kudanya yang diberi nama Edelwais.
“Kuncinya saling percaya antara penunggang dengan kudanya. Selain itu, harus rutin latihan kekuatan kaki dan tangan. Jika belum mempercayai penunggangnya, kuda akan sulit bahkan berbahaya jika dinaiki,” imbuhnya.

Tidak butuh waktu lama bagi Indira untuk membangun chemistry dengan Edelwais. Cukup dengan latihan rutin dan intens menjalin komunikasi. Tentunya di bawah pengawasan pelatih berkuda profesional.

“Saya sering menghabiskan waktu berlatih bersama. Selama satu minggu, minimal latihan dua sampai tiga kali. Waktu paling pas biasanya latihan Minggu pagi,” beber putri pasangan Suhartono-Uniek Lukito tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kairunisa juga pernah jatuh waktu bertanding , waktu itu pas ronde kedua. Kuda milik dia iti tidak mau lompat. Kemudian menabrak rintangan dan jatuh. Lumayan sakit. Tapi gadis tersebut bisa bangkit lagi, sambil menahan sakit akibat terjatuh tersebut.(*)

Penulis: Winardyasto
Fotografi:Dokumen Pribadi
Sumber Berita:Radar Solo

- Advertisement -

Ia juga menceritakan, ttidak ada satupun anggota keluarga Indira memiliki hobi menunggang kuda. Tapi berbekal bakat unik tersebut, dia mampu menaklukkan tunggangan tokoh fiksi dalam film The Mask of Zorro tersebut. Kuncinya, membangun chemistry dengan kudanya yang diberi nama Edelwais.
“Kuncinya saling percaya antara penunggang dengan kudanya. Selain itu, harus rutin latihan kekuatan kaki dan tangan. Jika belum mempercayai penunggangnya, kuda akan sulit bahkan berbahaya jika dinaiki,” imbuhnya.

Tidak butuh waktu lama bagi Indira untuk membangun chemistry dengan Edelwais. Cukup dengan latihan rutin dan intens menjalin komunikasi. Tentunya di bawah pengawasan pelatih berkuda profesional.

“Saya sering menghabiskan waktu berlatih bersama. Selama satu minggu, minimal latihan dua sampai tiga kali. Waktu paling pas biasanya latihan Minggu pagi,” beber putri pasangan Suhartono-Uniek Lukito tersebut.

Kairunisa juga pernah jatuh waktu bertanding , waktu itu pas ronde kedua. Kuda milik dia iti tidak mau lompat. Kemudian menabrak rintangan dan jatuh. Lumayan sakit. Tapi gadis tersebut bisa bangkit lagi, sambil menahan sakit akibat terjatuh tersebut.(*)

Penulis: Winardyasto
Fotografi:Dokumen Pribadi
Sumber Berita:Radar Solo

Ia juga menceritakan, ttidak ada satupun anggota keluarga Indira memiliki hobi menunggang kuda. Tapi berbekal bakat unik tersebut, dia mampu menaklukkan tunggangan tokoh fiksi dalam film The Mask of Zorro tersebut. Kuncinya, membangun chemistry dengan kudanya yang diberi nama Edelwais.
“Kuncinya saling percaya antara penunggang dengan kudanya. Selain itu, harus rutin latihan kekuatan kaki dan tangan. Jika belum mempercayai penunggangnya, kuda akan sulit bahkan berbahaya jika dinaiki,” imbuhnya.

Tidak butuh waktu lama bagi Indira untuk membangun chemistry dengan Edelwais. Cukup dengan latihan rutin dan intens menjalin komunikasi. Tentunya di bawah pengawasan pelatih berkuda profesional.

“Saya sering menghabiskan waktu berlatih bersama. Selama satu minggu, minimal latihan dua sampai tiga kali. Waktu paling pas biasanya latihan Minggu pagi,” beber putri pasangan Suhartono-Uniek Lukito tersebut.

Kairunisa juga pernah jatuh waktu bertanding , waktu itu pas ronde kedua. Kuda milik dia iti tidak mau lompat. Kemudian menabrak rintangan dan jatuh. Lumayan sakit. Tapi gadis tersebut bisa bangkit lagi, sambil menahan sakit akibat terjatuh tersebut.(*)

Penulis: Winardyasto
Fotografi:Dokumen Pribadi
Sumber Berita:Radar Solo

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/