alexametrics
23.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Ambil Langkah Lockdown dan Sterilisasi Penyakit Mulut dan Kuku

Mobile_AP_Rectangle 1

MOJOKERTO, RADARJEMBER.ID – Percepatan penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terus dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Mojokerto, di kabupaten ini ratusan sapi di 18 kecamatan terserang penyakit tersebut.

Baca Juga: Penyebaran Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Sapi di Lumajang

Selain getol melakukan treatment penyembuhan, juga antisipasi wabah agar tidak meluas diakibatkan virus picorna. Seperti memberlakukan lockdown dan sterilisasi pasar hewan, penyemprotan disinfektan oleh BPBD Kabupaten Mojokerto sebagai wujud sterilisasi.

Mobile_AP_Rectangle 2

’’Kita berusaha mengerem proses penularan ini menngunakan cara lockdown dan sterilisasi sehingga jumlah sapi terinfeksi bisa ditekan semaksimal mungkin. Selain itu Pemkab Mojokerto uga melakukan indentifikasi pemetaan dari semua kelompok ternak di Kabupaten Mojokerto, karena penyakit ini punya masa inkubasi sampai dua minggu dan hal ini yidak bisa dibiarkan begitu saja.’’ ungkap Ikfina.

- Advertisement -

MOJOKERTO, RADARJEMBER.ID – Percepatan penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terus dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Mojokerto, di kabupaten ini ratusan sapi di 18 kecamatan terserang penyakit tersebut.

Baca Juga: Penyebaran Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Sapi di Lumajang

Selain getol melakukan treatment penyembuhan, juga antisipasi wabah agar tidak meluas diakibatkan virus picorna. Seperti memberlakukan lockdown dan sterilisasi pasar hewan, penyemprotan disinfektan oleh BPBD Kabupaten Mojokerto sebagai wujud sterilisasi.

’’Kita berusaha mengerem proses penularan ini menngunakan cara lockdown dan sterilisasi sehingga jumlah sapi terinfeksi bisa ditekan semaksimal mungkin. Selain itu Pemkab Mojokerto uga melakukan indentifikasi pemetaan dari semua kelompok ternak di Kabupaten Mojokerto, karena penyakit ini punya masa inkubasi sampai dua minggu dan hal ini yidak bisa dibiarkan begitu saja.’’ ungkap Ikfina.

MOJOKERTO, RADARJEMBER.ID – Percepatan penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terus dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Mojokerto, di kabupaten ini ratusan sapi di 18 kecamatan terserang penyakit tersebut.

Baca Juga: Penyebaran Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Sapi di Lumajang

Selain getol melakukan treatment penyembuhan, juga antisipasi wabah agar tidak meluas diakibatkan virus picorna. Seperti memberlakukan lockdown dan sterilisasi pasar hewan, penyemprotan disinfektan oleh BPBD Kabupaten Mojokerto sebagai wujud sterilisasi.

’’Kita berusaha mengerem proses penularan ini menngunakan cara lockdown dan sterilisasi sehingga jumlah sapi terinfeksi bisa ditekan semaksimal mungkin. Selain itu Pemkab Mojokerto uga melakukan indentifikasi pemetaan dari semua kelompok ternak di Kabupaten Mojokerto, karena penyakit ini punya masa inkubasi sampai dua minggu dan hal ini yidak bisa dibiarkan begitu saja.’’ ungkap Ikfina.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/