30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Penasihat Ahli Kapolri Mundur, Setelah Ikut Terlibat Kasus Ferdy Sambo

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Nama Fahmi Alamsyah mencuat di tengah ramainya pemberitaan pembunuhan Brigadir Yosua diotaki oleh mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. Fahmi Alamsyah adalah penasihat ahli Kapolri bidang komunikasi publik.

BACA JUGA : Masukan Publik Soal Kasus Brigadir J Mendapat Apresiasi Pemerintah

Setelah penetapan Ferdy Sambo tersangka pembunuhan Brigadir Joshua, Fahmi Alamsyah memutuskan mengundurkan diri. Surat pengunduran diri itu bahkan sudah ia sampaikan langsung kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada Selasa (9/8).

Mobile_AP_Rectangle 2

“Saya secara gentle mengundurkan diri. Suratnya sudah disampaikan hari ini ke Kapolri sore ini (kemarin),” kata Fahmi, seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Kamis (11/8).Fahmi menyatakan, pengunduran diri itu ia lakukan karena tak ingin membebani Kapolri.

Apalagi, namanya juga disebut-sebut ikut terseret dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua. “Saya di penasihat ahli dirapatkan. Saya mundur karena tak ingin membebani,” ujar Fahmi. Dia lalu menyampaikan klarifikasi terkait namanya yang disebut-sebut membantu Ferdy Sambo.

Fahmi membantah dirinya berada di rumah Ferdy Sambo saat kejadian dan pasca kejadian. “Pertama, saya tidak hadir di TKP saat hari Jumat, 8 Juli 2022,” kata Fahmi. Akan tetapi, Fahmi mengakui dirinya sempat dihubungi oleh Ferdy Sambo.

Kepada dirinya, kata Farhmi, Ferdy Sambo meminta bantuan dibuatkan draf press release untuk disebarkan ke media. “Kedua, yang dimintakan bantuan (oleh Ferdy Sambo ) bukan (menyusun skenario) kronologis. Tapi draf rilis media,” kata dia lagi.

Sebelumnya, beredar informasi penasihat ahli Kapolri, Fahmi Alamsyah ikut membantu Ferdy Sambo dalam pembunuhan Brigadir Joshua. Fahmi sendiri adalah teman dekat Ferdy Sambo. Informasi itu menyebutkan, Fahmi terlebih dulu menyambangi kantor Ferdy Sambo pada Jumat malam, usai kejadian.

Pada Sabtu 9 Juli Fahmi menyusun kronologis kamatian Brigadir Joshua. Kemudian draf tersebut dikirim lewat Whatsapp kepada Ferdy Sambo. Draf kronologis kemudian diedit Ferdy Sambo dengan versi dirinya.

Termasuk menambahkan adanya kasus pelecehan seksual kepada istrinya, Putri Candrawati.Sementara, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bahkan sudah menyinggung dugaan keterlibatan Fahmi Alamsyah dalam konferensi pers beberapa hari lalu.

Listyo memastikan bakal mendalami dugaan keterlibatan Fahmi dalam penyusunan skenario penembakan Brigadir Joshua.“Jadi, pertanyaan pertama (soal dugaan keterlibatan Fahmi Alamsyah), tadi kami sedang melakukan pendalaman, tim sedang bekerja,” kata Listyo.(*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Istimewa

Sumber Berita:JawaPos.com

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Nama Fahmi Alamsyah mencuat di tengah ramainya pemberitaan pembunuhan Brigadir Yosua diotaki oleh mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. Fahmi Alamsyah adalah penasihat ahli Kapolri bidang komunikasi publik.

BACA JUGA : Masukan Publik Soal Kasus Brigadir J Mendapat Apresiasi Pemerintah

Setelah penetapan Ferdy Sambo tersangka pembunuhan Brigadir Joshua, Fahmi Alamsyah memutuskan mengundurkan diri. Surat pengunduran diri itu bahkan sudah ia sampaikan langsung kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada Selasa (9/8).

“Saya secara gentle mengundurkan diri. Suratnya sudah disampaikan hari ini ke Kapolri sore ini (kemarin),” kata Fahmi, seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Kamis (11/8).Fahmi menyatakan, pengunduran diri itu ia lakukan karena tak ingin membebani Kapolri.

Apalagi, namanya juga disebut-sebut ikut terseret dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua. “Saya di penasihat ahli dirapatkan. Saya mundur karena tak ingin membebani,” ujar Fahmi. Dia lalu menyampaikan klarifikasi terkait namanya yang disebut-sebut membantu Ferdy Sambo.

Fahmi membantah dirinya berada di rumah Ferdy Sambo saat kejadian dan pasca kejadian. “Pertama, saya tidak hadir di TKP saat hari Jumat, 8 Juli 2022,” kata Fahmi. Akan tetapi, Fahmi mengakui dirinya sempat dihubungi oleh Ferdy Sambo.

Kepada dirinya, kata Farhmi, Ferdy Sambo meminta bantuan dibuatkan draf press release untuk disebarkan ke media. “Kedua, yang dimintakan bantuan (oleh Ferdy Sambo ) bukan (menyusun skenario) kronologis. Tapi draf rilis media,” kata dia lagi.

Sebelumnya, beredar informasi penasihat ahli Kapolri, Fahmi Alamsyah ikut membantu Ferdy Sambo dalam pembunuhan Brigadir Joshua. Fahmi sendiri adalah teman dekat Ferdy Sambo. Informasi itu menyebutkan, Fahmi terlebih dulu menyambangi kantor Ferdy Sambo pada Jumat malam, usai kejadian.

Pada Sabtu 9 Juli Fahmi menyusun kronologis kamatian Brigadir Joshua. Kemudian draf tersebut dikirim lewat Whatsapp kepada Ferdy Sambo. Draf kronologis kemudian diedit Ferdy Sambo dengan versi dirinya.

Termasuk menambahkan adanya kasus pelecehan seksual kepada istrinya, Putri Candrawati.Sementara, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bahkan sudah menyinggung dugaan keterlibatan Fahmi Alamsyah dalam konferensi pers beberapa hari lalu.

Listyo memastikan bakal mendalami dugaan keterlibatan Fahmi dalam penyusunan skenario penembakan Brigadir Joshua.“Jadi, pertanyaan pertama (soal dugaan keterlibatan Fahmi Alamsyah), tadi kami sedang melakukan pendalaman, tim sedang bekerja,” kata Listyo.(*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Istimewa

Sumber Berita:JawaPos.com

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Nama Fahmi Alamsyah mencuat di tengah ramainya pemberitaan pembunuhan Brigadir Yosua diotaki oleh mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. Fahmi Alamsyah adalah penasihat ahli Kapolri bidang komunikasi publik.

BACA JUGA : Masukan Publik Soal Kasus Brigadir J Mendapat Apresiasi Pemerintah

Setelah penetapan Ferdy Sambo tersangka pembunuhan Brigadir Joshua, Fahmi Alamsyah memutuskan mengundurkan diri. Surat pengunduran diri itu bahkan sudah ia sampaikan langsung kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada Selasa (9/8).

“Saya secara gentle mengundurkan diri. Suratnya sudah disampaikan hari ini ke Kapolri sore ini (kemarin),” kata Fahmi, seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Kamis (11/8).Fahmi menyatakan, pengunduran diri itu ia lakukan karena tak ingin membebani Kapolri.

Apalagi, namanya juga disebut-sebut ikut terseret dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua. “Saya di penasihat ahli dirapatkan. Saya mundur karena tak ingin membebani,” ujar Fahmi. Dia lalu menyampaikan klarifikasi terkait namanya yang disebut-sebut membantu Ferdy Sambo.

Fahmi membantah dirinya berada di rumah Ferdy Sambo saat kejadian dan pasca kejadian. “Pertama, saya tidak hadir di TKP saat hari Jumat, 8 Juli 2022,” kata Fahmi. Akan tetapi, Fahmi mengakui dirinya sempat dihubungi oleh Ferdy Sambo.

Kepada dirinya, kata Farhmi, Ferdy Sambo meminta bantuan dibuatkan draf press release untuk disebarkan ke media. “Kedua, yang dimintakan bantuan (oleh Ferdy Sambo ) bukan (menyusun skenario) kronologis. Tapi draf rilis media,” kata dia lagi.

Sebelumnya, beredar informasi penasihat ahli Kapolri, Fahmi Alamsyah ikut membantu Ferdy Sambo dalam pembunuhan Brigadir Joshua. Fahmi sendiri adalah teman dekat Ferdy Sambo. Informasi itu menyebutkan, Fahmi terlebih dulu menyambangi kantor Ferdy Sambo pada Jumat malam, usai kejadian.

Pada Sabtu 9 Juli Fahmi menyusun kronologis kamatian Brigadir Joshua. Kemudian draf tersebut dikirim lewat Whatsapp kepada Ferdy Sambo. Draf kronologis kemudian diedit Ferdy Sambo dengan versi dirinya.

Termasuk menambahkan adanya kasus pelecehan seksual kepada istrinya, Putri Candrawati.Sementara, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bahkan sudah menyinggung dugaan keterlibatan Fahmi Alamsyah dalam konferensi pers beberapa hari lalu.

Listyo memastikan bakal mendalami dugaan keterlibatan Fahmi dalam penyusunan skenario penembakan Brigadir Joshua.“Jadi, pertanyaan pertama (soal dugaan keterlibatan Fahmi Alamsyah), tadi kami sedang melakukan pendalaman, tim sedang bekerja,” kata Listyo.(*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Istimewa

Sumber Berita:JawaPos.com

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/