alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Diduga karena Limbah Jeroan Hewan Kurban, Ribuan Ikan Mati

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Diduga keracunan limbah limbah jeroan hewan kurban, ribuan ikan, khususnya jenis sapu-sapu di Kali Baru, Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, mati.

BACA JUGA : Pertamina Diminta Pajang Jenis Kendaraan yang Berhak Beli Pertalite

Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Ikhsan Nasution di Jakarta mengatakan, dirinya pertama kali menemukan ikan-ikan tersebut mati di saringan air Cililitan pada pukul 07.00 WIB.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Pas kita kerja kita lihat ikan pada ‘ngambang’ semua berbarengan sama jeroan, jeroan sapi, jeroan kambing,” kata Ikhsan.

Ikhsan menambahkan, kasus serupa juga pernah terjadi beberapa tahun lalu yang juga bertepatan dengan momen Idul Adha. Dia mengatakan pihaknya juga menemukan tumpukan jeroan kambing dan sapi yang terbungkus dalam karung berukuran besar di aliran Kali Baru tersebut.

“Sekarang yang lebih parah, kalau dulu tidak sebanyak ini. Kalau tidak diangkat dampaknya parah, buat bau. Makanya jeroan, bangkai hewan tidak boleh dibuang ke kali,” ujarnya.

Ikhsan menambahkan, seharusnya sampah hewan kurban dikubur. “Panitia kurban harusnya buat lubang untuk mengubur semua sampah kurban itu. Jangan dibuang di kali, apa pun alasannya,” tambahnya.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Diduga keracunan limbah limbah jeroan hewan kurban, ribuan ikan, khususnya jenis sapu-sapu di Kali Baru, Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, mati.

BACA JUGA : Pertamina Diminta Pajang Jenis Kendaraan yang Berhak Beli Pertalite

Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Ikhsan Nasution di Jakarta mengatakan, dirinya pertama kali menemukan ikan-ikan tersebut mati di saringan air Cililitan pada pukul 07.00 WIB.

“Pas kita kerja kita lihat ikan pada ‘ngambang’ semua berbarengan sama jeroan, jeroan sapi, jeroan kambing,” kata Ikhsan.

Ikhsan menambahkan, kasus serupa juga pernah terjadi beberapa tahun lalu yang juga bertepatan dengan momen Idul Adha. Dia mengatakan pihaknya juga menemukan tumpukan jeroan kambing dan sapi yang terbungkus dalam karung berukuran besar di aliran Kali Baru tersebut.

“Sekarang yang lebih parah, kalau dulu tidak sebanyak ini. Kalau tidak diangkat dampaknya parah, buat bau. Makanya jeroan, bangkai hewan tidak boleh dibuang ke kali,” ujarnya.

Ikhsan menambahkan, seharusnya sampah hewan kurban dikubur. “Panitia kurban harusnya buat lubang untuk mengubur semua sampah kurban itu. Jangan dibuang di kali, apa pun alasannya,” tambahnya.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Diduga keracunan limbah limbah jeroan hewan kurban, ribuan ikan, khususnya jenis sapu-sapu di Kali Baru, Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, mati.

BACA JUGA : Pertamina Diminta Pajang Jenis Kendaraan yang Berhak Beli Pertalite

Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Ikhsan Nasution di Jakarta mengatakan, dirinya pertama kali menemukan ikan-ikan tersebut mati di saringan air Cililitan pada pukul 07.00 WIB.

“Pas kita kerja kita lihat ikan pada ‘ngambang’ semua berbarengan sama jeroan, jeroan sapi, jeroan kambing,” kata Ikhsan.

Ikhsan menambahkan, kasus serupa juga pernah terjadi beberapa tahun lalu yang juga bertepatan dengan momen Idul Adha. Dia mengatakan pihaknya juga menemukan tumpukan jeroan kambing dan sapi yang terbungkus dalam karung berukuran besar di aliran Kali Baru tersebut.

“Sekarang yang lebih parah, kalau dulu tidak sebanyak ini. Kalau tidak diangkat dampaknya parah, buat bau. Makanya jeroan, bangkai hewan tidak boleh dibuang ke kali,” ujarnya.

Ikhsan menambahkan, seharusnya sampah hewan kurban dikubur. “Panitia kurban harusnya buat lubang untuk mengubur semua sampah kurban itu. Jangan dibuang di kali, apa pun alasannya,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/