alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 5 October 2022

Penumpang Pelni Naik 155 Persen hingga Paro Pertama 2022

Mobile_AP_Rectangle 1

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Peningkatan layanan PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero), berpengaruh pada peningkatan penumpangnya. Hingga paro pertama 2022 PT Pelni mengangkut 1,91 juta penumpang atau naik 155 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021.

BACA JUGA : Tak Ada Fakta Tembak Menembak, Ferdy Sambo Ditetapkan sebagai Tersangka

Menurut Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni Yahya Kuncoro dalam keterangan di Jakarta, ada lima wilayah dengan jumlah penumpang tertinggi meliputi Makassar, Bau-Bau, Surabaya, Ambon, dan Balikpapan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Jumlah penumpang kapal Pelni terus mengalami pertumbuhan seiring dengan peningkatan layanan, terutama karena penambahan channel penjualan tiket yang semakin luas,” katanya.

Untuk kapal perintis mengalami kenaikan sebesar 36 persen atau sejumlah 364.207 penumpang. Selama periode semester I 2022, perusahaan mencatat lima pelabuhan dengan penumpang terbanyak untuk embarkasi (keberangkatan) meliputi Makassar sejumlah 137.629 penumpang, Bau-Bau (102.229), Surabaya (102.054), Ambon (84.491) dan Balikpapan (76.184).

Sedangkan pelabuhan dengan jumlah penumpang terbanyak untuk debarkasi (kedatangan) meliputi Makassar sejumlah 133.729, Surabaya (117.634), Bau-Bau (97.601), Balikpapan (85.914), dan Ambon (74.645).

Yahya menambahkan ruas pelayaran terpadat tercatat pada ruas Belawan-Batam dengan jumlah penumpang sebanyak 39.924 disusul dengan ruas Batam-Belawan (35.646), Pare Pare-Tarakan (26.142), Makassar-BauBau (23.330) dan Bau Bau-Makassar (22.995).

“Sebaran penumpang kapal Pelni masih di dominasi pada wilayah tengah sebesar 48 persen, wilayah timur sebesar 27 persen dan wilayah barat 25 persen,” katanya.

Pelni mengoperasikan 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas. Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 44 trayek kapal perintis yang menyinggahi 281 pelabuhan dengan total 3.695 ruas.

Pelni juga mengoperasikan sebanyak 16 Kapal Rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini Pelni mengoperasikan 10 trayek Tol Laut serta satu trayek khusus untuk angkutan ternak.

Untuk informasi lebih seputar jadwal pelayaran, pelanggan kapal Pelni dapat mengakses akun media sosial Pelni @Pelni162 atau website resmi Perusahaan www.pelni.co.id. Informasi seputar layanan kapal PELNI juga dapat ditanyakan melalui call center 021-162 dan WhatssApp di nomor 0811-162-1-162. (*)

 

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/HO-PT Pelni.

Sumber Berita : Antara

- Advertisement -

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Peningkatan layanan PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero), berpengaruh pada peningkatan penumpangnya. Hingga paro pertama 2022 PT Pelni mengangkut 1,91 juta penumpang atau naik 155 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021.

BACA JUGA : Tak Ada Fakta Tembak Menembak, Ferdy Sambo Ditetapkan sebagai Tersangka

Menurut Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni Yahya Kuncoro dalam keterangan di Jakarta, ada lima wilayah dengan jumlah penumpang tertinggi meliputi Makassar, Bau-Bau, Surabaya, Ambon, dan Balikpapan.

“Jumlah penumpang kapal Pelni terus mengalami pertumbuhan seiring dengan peningkatan layanan, terutama karena penambahan channel penjualan tiket yang semakin luas,” katanya.

Untuk kapal perintis mengalami kenaikan sebesar 36 persen atau sejumlah 364.207 penumpang. Selama periode semester I 2022, perusahaan mencatat lima pelabuhan dengan penumpang terbanyak untuk embarkasi (keberangkatan) meliputi Makassar sejumlah 137.629 penumpang, Bau-Bau (102.229), Surabaya (102.054), Ambon (84.491) dan Balikpapan (76.184).

Sedangkan pelabuhan dengan jumlah penumpang terbanyak untuk debarkasi (kedatangan) meliputi Makassar sejumlah 133.729, Surabaya (117.634), Bau-Bau (97.601), Balikpapan (85.914), dan Ambon (74.645).

Yahya menambahkan ruas pelayaran terpadat tercatat pada ruas Belawan-Batam dengan jumlah penumpang sebanyak 39.924 disusul dengan ruas Batam-Belawan (35.646), Pare Pare-Tarakan (26.142), Makassar-BauBau (23.330) dan Bau Bau-Makassar (22.995).

“Sebaran penumpang kapal Pelni masih di dominasi pada wilayah tengah sebesar 48 persen, wilayah timur sebesar 27 persen dan wilayah barat 25 persen,” katanya.

Pelni mengoperasikan 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas. Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 44 trayek kapal perintis yang menyinggahi 281 pelabuhan dengan total 3.695 ruas.

Pelni juga mengoperasikan sebanyak 16 Kapal Rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini Pelni mengoperasikan 10 trayek Tol Laut serta satu trayek khusus untuk angkutan ternak.

Untuk informasi lebih seputar jadwal pelayaran, pelanggan kapal Pelni dapat mengakses akun media sosial Pelni @Pelni162 atau website resmi Perusahaan www.pelni.co.id. Informasi seputar layanan kapal PELNI juga dapat ditanyakan melalui call center 021-162 dan WhatssApp di nomor 0811-162-1-162. (*)

 

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/HO-PT Pelni.

Sumber Berita : Antara

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Peningkatan layanan PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero), berpengaruh pada peningkatan penumpangnya. Hingga paro pertama 2022 PT Pelni mengangkut 1,91 juta penumpang atau naik 155 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021.

BACA JUGA : Tak Ada Fakta Tembak Menembak, Ferdy Sambo Ditetapkan sebagai Tersangka

Menurut Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni Yahya Kuncoro dalam keterangan di Jakarta, ada lima wilayah dengan jumlah penumpang tertinggi meliputi Makassar, Bau-Bau, Surabaya, Ambon, dan Balikpapan.

“Jumlah penumpang kapal Pelni terus mengalami pertumbuhan seiring dengan peningkatan layanan, terutama karena penambahan channel penjualan tiket yang semakin luas,” katanya.

Untuk kapal perintis mengalami kenaikan sebesar 36 persen atau sejumlah 364.207 penumpang. Selama periode semester I 2022, perusahaan mencatat lima pelabuhan dengan penumpang terbanyak untuk embarkasi (keberangkatan) meliputi Makassar sejumlah 137.629 penumpang, Bau-Bau (102.229), Surabaya (102.054), Ambon (84.491) dan Balikpapan (76.184).

Sedangkan pelabuhan dengan jumlah penumpang terbanyak untuk debarkasi (kedatangan) meliputi Makassar sejumlah 133.729, Surabaya (117.634), Bau-Bau (97.601), Balikpapan (85.914), dan Ambon (74.645).

Yahya menambahkan ruas pelayaran terpadat tercatat pada ruas Belawan-Batam dengan jumlah penumpang sebanyak 39.924 disusul dengan ruas Batam-Belawan (35.646), Pare Pare-Tarakan (26.142), Makassar-BauBau (23.330) dan Bau Bau-Makassar (22.995).

“Sebaran penumpang kapal Pelni masih di dominasi pada wilayah tengah sebesar 48 persen, wilayah timur sebesar 27 persen dan wilayah barat 25 persen,” katanya.

Pelni mengoperasikan 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas. Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 44 trayek kapal perintis yang menyinggahi 281 pelabuhan dengan total 3.695 ruas.

Pelni juga mengoperasikan sebanyak 16 Kapal Rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini Pelni mengoperasikan 10 trayek Tol Laut serta satu trayek khusus untuk angkutan ternak.

Untuk informasi lebih seputar jadwal pelayaran, pelanggan kapal Pelni dapat mengakses akun media sosial Pelni @Pelni162 atau website resmi Perusahaan www.pelni.co.id. Informasi seputar layanan kapal PELNI juga dapat ditanyakan melalui call center 021-162 dan WhatssApp di nomor 0811-162-1-162. (*)

 

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/HO-PT Pelni.

Sumber Berita : Antara

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/