alexametrics
26.5 C
Jember
Sunday, 25 September 2022

Begal Kelamin Pelajar Perempuan Ditangkap Warga

Mobile_AP_Rectangle 1

SUKOHARJO, RADARJEMBER.ID – Begal alat vital selama ini sangat  meresahkan berhasil diamankan warga saat beraksi di Tegalsari, Kelurahan/Kecamatan Kartasura, . Erganandya Pandy Wibiaksono, 23, mengincar siswi saat mereka pulang sekolah.

BACA JUGA : KPK Gledah Plaza Summarecon Bekasi Amankan Bukti Dugaan Suap IMB

AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Kapolres Sukoharjo menegaskan, warga Kampung Kedunglumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo itu ditetapkan sebagai tersangka dan bakal menjalani proses hukum.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Tempat kejadian di Tegalsari Lor RT 01 RW 04, Kecamatan Kartasura, Senin (8/8) pukul 14.00,” terang Wahyu.Siang itu, Erganandya melihat LDD, 14, dan AAV, 14, pulang sekolah  berjalan kaki seorang diri.

Tersangka sambil mengendara sepeda motor Honda Scoopy nomor polisi AD 6038 BA langsung menghampiri dan berpura-pura bertanya.“Tersangka menanyakan arah. Setelah dijawab oleh korban, tersangka melakukan perbuatan tercela. Korban shock lalu menangis,” ungkap kapolres.

Setelah beraksi, tersangka kabur namun berhasil dihentikan warga saat memergoki aksi tidak terpuji tersebut. Erganandya digelandang ke kantor polisi berikut barang bukti satu jaket warna hijau, tas pinggang warna biru, serta sepeda motor yang digunakan.

“Untuk menghilangkan jejak, pelat nomor sepada motor ditutup dengan isolasi warna hitam,” kata kapolres.Tersangka melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan Anak.

UU itu  menegaskan setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. (*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Jawa Pos Radar Solo

Sumber Berita:Jawa Pos Radar Solo

 

- Advertisement -

SUKOHARJO, RADARJEMBER.ID – Begal alat vital selama ini sangat  meresahkan berhasil diamankan warga saat beraksi di Tegalsari, Kelurahan/Kecamatan Kartasura, . Erganandya Pandy Wibiaksono, 23, mengincar siswi saat mereka pulang sekolah.

BACA JUGA : KPK Gledah Plaza Summarecon Bekasi Amankan Bukti Dugaan Suap IMB

AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Kapolres Sukoharjo menegaskan, warga Kampung Kedunglumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo itu ditetapkan sebagai tersangka dan bakal menjalani proses hukum.

“Tempat kejadian di Tegalsari Lor RT 01 RW 04, Kecamatan Kartasura, Senin (8/8) pukul 14.00,” terang Wahyu.Siang itu, Erganandya melihat LDD, 14, dan AAV, 14, pulang sekolah  berjalan kaki seorang diri.

Tersangka sambil mengendara sepeda motor Honda Scoopy nomor polisi AD 6038 BA langsung menghampiri dan berpura-pura bertanya.“Tersangka menanyakan arah. Setelah dijawab oleh korban, tersangka melakukan perbuatan tercela. Korban shock lalu menangis,” ungkap kapolres.

Setelah beraksi, tersangka kabur namun berhasil dihentikan warga saat memergoki aksi tidak terpuji tersebut. Erganandya digelandang ke kantor polisi berikut barang bukti satu jaket warna hijau, tas pinggang warna biru, serta sepeda motor yang digunakan.

“Untuk menghilangkan jejak, pelat nomor sepada motor ditutup dengan isolasi warna hitam,” kata kapolres.Tersangka melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan Anak.

UU itu  menegaskan setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. (*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Jawa Pos Radar Solo

Sumber Berita:Jawa Pos Radar Solo

 

SUKOHARJO, RADARJEMBER.ID – Begal alat vital selama ini sangat  meresahkan berhasil diamankan warga saat beraksi di Tegalsari, Kelurahan/Kecamatan Kartasura, . Erganandya Pandy Wibiaksono, 23, mengincar siswi saat mereka pulang sekolah.

BACA JUGA : KPK Gledah Plaza Summarecon Bekasi Amankan Bukti Dugaan Suap IMB

AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Kapolres Sukoharjo menegaskan, warga Kampung Kedunglumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo itu ditetapkan sebagai tersangka dan bakal menjalani proses hukum.

“Tempat kejadian di Tegalsari Lor RT 01 RW 04, Kecamatan Kartasura, Senin (8/8) pukul 14.00,” terang Wahyu.Siang itu, Erganandya melihat LDD, 14, dan AAV, 14, pulang sekolah  berjalan kaki seorang diri.

Tersangka sambil mengendara sepeda motor Honda Scoopy nomor polisi AD 6038 BA langsung menghampiri dan berpura-pura bertanya.“Tersangka menanyakan arah. Setelah dijawab oleh korban, tersangka melakukan perbuatan tercela. Korban shock lalu menangis,” ungkap kapolres.

Setelah beraksi, tersangka kabur namun berhasil dihentikan warga saat memergoki aksi tidak terpuji tersebut. Erganandya digelandang ke kantor polisi berikut barang bukti satu jaket warna hijau, tas pinggang warna biru, serta sepeda motor yang digunakan.

“Untuk menghilangkan jejak, pelat nomor sepada motor ditutup dengan isolasi warna hitam,” kata kapolres.Tersangka melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan Anak.

UU itu  menegaskan setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. (*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Jawa Pos Radar Solo

Sumber Berita:Jawa Pos Radar Solo

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/