alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Tradisi Praonan Warnai Lebaran Ketupat

Mobile_AP_Rectangle 1

PASURUAN, RADARJEMBER.ID- Dua tahun vakum dikarenakan pandemi Covid-19, warga pesisir Pasuruan kembali menggelar Praonan. Sebuah tradisi tahunan dan dilakukan tepat di lebaran ketupat atau lebaran ketujuh, praktis hal tersebut mampu memantik perhatian pengunjung pelabuhan Pasuruan tersebut.

Tidak saja warga Pasuruan, ribuan warga dari berbagai daerah pun berbondong-bondong mendatangi lokasi tradisi tersebut. Ini seperti mengobati kerinduan warga akan tradisi Praonan dua tahun terakhir ditiadakan, bahkan pengunjung menonton acara tersebut hingga akhir.

Mereka datang bersama rombongan keluarga. Tua, muda, hingga anak-anak riang menaiki perahu atau kapal layar milik nelayan setempat. Teriknya matahari bahkan tak menghilangkan rasa senang para penumpang. Mereka antusias menaiki perahu hingga ke tengah laut lepas.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah satunya M. Zidan, 30, yang rela jauh-jauh dari Madura datang ke Pasuruan bersama keluarga besarnya. Kebetulan Zidan punya kerabat di Gadingrejo, Kota Pasuruan. Tiap Lebaran Ketupat, dia pun datang. Kali ini, dia juga membawa istri serta dua buah hatinya naik perahu.

- Advertisement -

PASURUAN, RADARJEMBER.ID- Dua tahun vakum dikarenakan pandemi Covid-19, warga pesisir Pasuruan kembali menggelar Praonan. Sebuah tradisi tahunan dan dilakukan tepat di lebaran ketupat atau lebaran ketujuh, praktis hal tersebut mampu memantik perhatian pengunjung pelabuhan Pasuruan tersebut.

Tidak saja warga Pasuruan, ribuan warga dari berbagai daerah pun berbondong-bondong mendatangi lokasi tradisi tersebut. Ini seperti mengobati kerinduan warga akan tradisi Praonan dua tahun terakhir ditiadakan, bahkan pengunjung menonton acara tersebut hingga akhir.

Mereka datang bersama rombongan keluarga. Tua, muda, hingga anak-anak riang menaiki perahu atau kapal layar milik nelayan setempat. Teriknya matahari bahkan tak menghilangkan rasa senang para penumpang. Mereka antusias menaiki perahu hingga ke tengah laut lepas.

Salah satunya M. Zidan, 30, yang rela jauh-jauh dari Madura datang ke Pasuruan bersama keluarga besarnya. Kebetulan Zidan punya kerabat di Gadingrejo, Kota Pasuruan. Tiap Lebaran Ketupat, dia pun datang. Kali ini, dia juga membawa istri serta dua buah hatinya naik perahu.

PASURUAN, RADARJEMBER.ID- Dua tahun vakum dikarenakan pandemi Covid-19, warga pesisir Pasuruan kembali menggelar Praonan. Sebuah tradisi tahunan dan dilakukan tepat di lebaran ketupat atau lebaran ketujuh, praktis hal tersebut mampu memantik perhatian pengunjung pelabuhan Pasuruan tersebut.

Tidak saja warga Pasuruan, ribuan warga dari berbagai daerah pun berbondong-bondong mendatangi lokasi tradisi tersebut. Ini seperti mengobati kerinduan warga akan tradisi Praonan dua tahun terakhir ditiadakan, bahkan pengunjung menonton acara tersebut hingga akhir.

Mereka datang bersama rombongan keluarga. Tua, muda, hingga anak-anak riang menaiki perahu atau kapal layar milik nelayan setempat. Teriknya matahari bahkan tak menghilangkan rasa senang para penumpang. Mereka antusias menaiki perahu hingga ke tengah laut lepas.

Salah satunya M. Zidan, 30, yang rela jauh-jauh dari Madura datang ke Pasuruan bersama keluarga besarnya. Kebetulan Zidan punya kerabat di Gadingrejo, Kota Pasuruan. Tiap Lebaran Ketupat, dia pun datang. Kali ini, dia juga membawa istri serta dua buah hatinya naik perahu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/