23 C
Jember
Saturday, 25 March 2023

Menteri Azwar Anas Ingatkan Pejabat Jangan Pamer Harta

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Menteri Azwar Anas Ingatkan Pejabat Jangan Pamer Harta. Hal ini juga sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dzan sudah mengingatkan ASN tak pamer harta kekayaan. “Kemarin jelas ya dari arahan presiden supaya ASN tidak pamer kemewahan, supaya taat untuk LHKPN.” kata Anas.

Mantan Bupati Banyuwangi itu menjelaskan, pihak kementrian juga saat ini tengah mendorong sistem pemerintahan berbasis elektronik. Hal ini penting dalam rangka mengintergrasikan banyaknya layanan.

“Ke depan, harapannya kinerjanya lebih bagus, yang rumit di birokrasi juga dipermudah. Termasuk tadi ngurus naik pangkat, ngurus mutasi, dan beberapa yang lain dari isu-isu korupsi,” jelas Azwar Anas.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mantan Bupati Banyuwangi ini mengakui, Kemenpan RB juga sedang mendorong pihak Inspektorat di Kementerian/Lembaga untuk memperkuat tenaga auditor. Hal ini tentu perlu kerja sama dengan KPK, sebagai lembaga penegak hukum pada bidang antikorupsi.

“Inspektorat tentu kita dorong untuk menperkuat, salah satunya kita dorong untuk tenaga auditor ya sebagaimana permintaan KPK nanti kita kaji. Karena auditor kita juga banyak berkurang ya.”imbuh Anas.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyesalkan adanya fenomena pejabat pamer harta kekayaan di media sosial. Kepala negara meminta menteri Kabinet Indonesia Maju, untuk menertibkan anggotanya di pemerintahan.

“Saya minta kepada seluruh Menteri dan Kepala Lembaga untuk mendisiplinkan para bawahnya, memberitahu apa-apa yang tidak boleh dan apa yang boleh dilakukan,” kata Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/3) lalu.

Menurut Jokowi, peringatan ini juga berlaku bagi instansi penegak hukum. Jokowi menginginkan, adanya pembenahan di kementerian dan lembaga dalam menjalankan tugas pokok.(*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dok JawaPos.com

Sumber Berita:jawapos.com

 

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Menteri Azwar Anas Ingatkan Pejabat Jangan Pamer Harta. Hal ini juga sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dzan sudah mengingatkan ASN tak pamer harta kekayaan. “Kemarin jelas ya dari arahan presiden supaya ASN tidak pamer kemewahan, supaya taat untuk LHKPN.” kata Anas.

Mantan Bupati Banyuwangi itu menjelaskan, pihak kementrian juga saat ini tengah mendorong sistem pemerintahan berbasis elektronik. Hal ini penting dalam rangka mengintergrasikan banyaknya layanan.

“Ke depan, harapannya kinerjanya lebih bagus, yang rumit di birokrasi juga dipermudah. Termasuk tadi ngurus naik pangkat, ngurus mutasi, dan beberapa yang lain dari isu-isu korupsi,” jelas Azwar Anas.

Mantan Bupati Banyuwangi ini mengakui, Kemenpan RB juga sedang mendorong pihak Inspektorat di Kementerian/Lembaga untuk memperkuat tenaga auditor. Hal ini tentu perlu kerja sama dengan KPK, sebagai lembaga penegak hukum pada bidang antikorupsi.

“Inspektorat tentu kita dorong untuk menperkuat, salah satunya kita dorong untuk tenaga auditor ya sebagaimana permintaan KPK nanti kita kaji. Karena auditor kita juga banyak berkurang ya.”imbuh Anas.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyesalkan adanya fenomena pejabat pamer harta kekayaan di media sosial. Kepala negara meminta menteri Kabinet Indonesia Maju, untuk menertibkan anggotanya di pemerintahan.

“Saya minta kepada seluruh Menteri dan Kepala Lembaga untuk mendisiplinkan para bawahnya, memberitahu apa-apa yang tidak boleh dan apa yang boleh dilakukan,” kata Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/3) lalu.

Menurut Jokowi, peringatan ini juga berlaku bagi instansi penegak hukum. Jokowi menginginkan, adanya pembenahan di kementerian dan lembaga dalam menjalankan tugas pokok.(*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dok JawaPos.com

Sumber Berita:jawapos.com

 

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Menteri Azwar Anas Ingatkan Pejabat Jangan Pamer Harta. Hal ini juga sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dzan sudah mengingatkan ASN tak pamer harta kekayaan. “Kemarin jelas ya dari arahan presiden supaya ASN tidak pamer kemewahan, supaya taat untuk LHKPN.” kata Anas.

Mantan Bupati Banyuwangi itu menjelaskan, pihak kementrian juga saat ini tengah mendorong sistem pemerintahan berbasis elektronik. Hal ini penting dalam rangka mengintergrasikan banyaknya layanan.

“Ke depan, harapannya kinerjanya lebih bagus, yang rumit di birokrasi juga dipermudah. Termasuk tadi ngurus naik pangkat, ngurus mutasi, dan beberapa yang lain dari isu-isu korupsi,” jelas Azwar Anas.

Mantan Bupati Banyuwangi ini mengakui, Kemenpan RB juga sedang mendorong pihak Inspektorat di Kementerian/Lembaga untuk memperkuat tenaga auditor. Hal ini tentu perlu kerja sama dengan KPK, sebagai lembaga penegak hukum pada bidang antikorupsi.

“Inspektorat tentu kita dorong untuk menperkuat, salah satunya kita dorong untuk tenaga auditor ya sebagaimana permintaan KPK nanti kita kaji. Karena auditor kita juga banyak berkurang ya.”imbuh Anas.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyesalkan adanya fenomena pejabat pamer harta kekayaan di media sosial. Kepala negara meminta menteri Kabinet Indonesia Maju, untuk menertibkan anggotanya di pemerintahan.

“Saya minta kepada seluruh Menteri dan Kepala Lembaga untuk mendisiplinkan para bawahnya, memberitahu apa-apa yang tidak boleh dan apa yang boleh dilakukan,” kata Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/3) lalu.

Menurut Jokowi, peringatan ini juga berlaku bagi instansi penegak hukum. Jokowi menginginkan, adanya pembenahan di kementerian dan lembaga dalam menjalankan tugas pokok.(*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dok JawaPos.com

Sumber Berita:jawapos.com

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca