alexametrics
26.5 C
Jember
Sunday, 25 September 2022

Pemandu Wisata Marah Tau Uang Turis Ditilep

Mobile_AP_Rectangle 1

GIANYAR, RADARJEMBER.ID-Hal itu pun terjadi di Gianyar, tepatnya di kawasan wisata Ceking, Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Bali. Praktik nakal oknum karyawan Money Changer itu diungkapkan oleh seorang guide mengajak tamu untuk menukarkan uang. Namun, sekitar Rp 1 juta uang tamu tersebut ditilep dengan kecepatan tangan.

Video kenakalan oknum karyawan Money Changer itu kemudian diunggah oleh akun media sosial Gede Suwargita, Senin (8/8). Dalam video berdurasi 1,5 menit tersebut terlihat oknum karyawan Money Changer laki-laki yang mengenakan baju kemeja hitam garis-garis putih sedang menghitung ulang uang yang ditukarkan oleh tamu yang dipandu oleh Suwargita.

Setelah uang diberikan kepada tamu tersebut, ternyata tamu menyampaikan ke Suwargita dia kekurangan uang. Suwargita pun sempat mencak-mencak dan emosi terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut, karena akibat perbuatan tak terpiji itu mencoreng industri pariwisata di Bali.

Mobile_AP_Rectangle 2

Video itu kemudian diunggah dengan keterangan “Jani je Viral ndas ci kleng.. jeleme care cai ngae usak citra Bali gen, bin 1jt kuwang pis tamu baang ci..aget tamu ngorang ajak cang.yen sing keto 1jt ci mantet pipis hanya sekian detik. cang kenjel” nyervice tamu pang nyak rame timpal” ne Ke Bali cai bebangkaan jeg nagih memantet aluh nganggo kecepatan tangan ci nguluk” tamu”.

Unggahan Suwargita pun viral dimedia sosial dan memantik berbagai komentar netizen. Sementara itu, Kapolsek Tegalalang AKP I Ketut Sudita yang dikonfirmasi terpisah membenarkan perihal adanya peristiwa yang sudah viral dimedsos tersebut. Dirinya menjelaskan jika setelah video tersebut viral pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Menelusuri pemilik akun pengunggah video tersebut. “Setelah kita dapatkan identitasnya kemudian kita minta keterangan dari pemilik video,” ujar Ketut.Menurut pemilik video, peristiwa itu terjadi Senin (8/8) sekitar pukul 16.00 WITA. Dimana ketika itu pemilik video mengantarkan tamu asal Korea untuk menukarkan uang di Mone Changer tersebut.

Tamu tersebut menukarkan uang asing sebesar $300 US dengan nilai tukar Rp 14.875 per dollar. Namun tamu tersebut baru menyadari jika uangnya kurang setelah mereka meninggalkan Monet Changer tersebut. Sehingga mereka memutuskan kembali ke Money Changer tersebut. “Awalnya pelaku sempat mengelak dan mengatakan jika uang yang diberikan sudah pas.

Namun karena guide (pemilik video) mengancam akan memviralkan maka barulah pelaku mengaku kalau salah hitung. Akhirnya uang rupiah yang diterima tamu itu dikembalikan ke Money Changer,” papar Ketut.Pihak kepolisian pun saat telah mengantongi identitas pemilik Money Changer serta karyawannya yang melakukan kecurangan tersebut.

Pelaku berinisial Nengah WW pun menerangkan jika saat kejadian memang benar tamu tersebut menukarkan uang $300 US, namun karena tamu tergesa-gesa maka dirinya dirinya merasa keliru dan terjadi kesalahan dalam penghitungan.

“Kita panggil hari ini dan kita mintai keterangan, kalau itu memang benar terjadi dan terbukti secara hukum maka akan kita tindak tegas. Kita juga berkoordinasi dengan intansi terkait kalau tidak berizin kita akan tutup,” Imbuh dia.

Disisi lain, Bendesa Adat Tegalalang I Made Jaya Kusuma mengatakan jika pihaknya belum mengetahui tentang Money Changer yang lagi viral dimedsos tersebut. Namun pihaknya berpesan kepada masyarakat atau tamu yang merasa tertipu atau dirugikan maka segera melapor kepada pihak berwajib. “Karena kalau itu terjadi itu sudah masuk ke ranah hukum,” ujarnya.

Saat ditanya berapa jumlah Money Changer di objek wisata Ceking ? Ia mengaku. belum mengetahui secara pasti karena usaha-usaha tersebut umumnya beroperasional tanpa meminta izin kepada pihak Desa Adat. “Mereka buka sendiri, mereka pun buka tidak pernah ijin dan melapor ke kita,” pungkas Ketut (*)

 

Editor:Winardyasto HariKIrono

Foto:Istimewa

Sumber Berita: Bali Express

 

- Advertisement -

GIANYAR, RADARJEMBER.ID-Hal itu pun terjadi di Gianyar, tepatnya di kawasan wisata Ceking, Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Bali. Praktik nakal oknum karyawan Money Changer itu diungkapkan oleh seorang guide mengajak tamu untuk menukarkan uang. Namun, sekitar Rp 1 juta uang tamu tersebut ditilep dengan kecepatan tangan.

Video kenakalan oknum karyawan Money Changer itu kemudian diunggah oleh akun media sosial Gede Suwargita, Senin (8/8). Dalam video berdurasi 1,5 menit tersebut terlihat oknum karyawan Money Changer laki-laki yang mengenakan baju kemeja hitam garis-garis putih sedang menghitung ulang uang yang ditukarkan oleh tamu yang dipandu oleh Suwargita.

Setelah uang diberikan kepada tamu tersebut, ternyata tamu menyampaikan ke Suwargita dia kekurangan uang. Suwargita pun sempat mencak-mencak dan emosi terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut, karena akibat perbuatan tak terpiji itu mencoreng industri pariwisata di Bali.

Video itu kemudian diunggah dengan keterangan “Jani je Viral ndas ci kleng.. jeleme care cai ngae usak citra Bali gen, bin 1jt kuwang pis tamu baang ci..aget tamu ngorang ajak cang.yen sing keto 1jt ci mantet pipis hanya sekian detik. cang kenjel” nyervice tamu pang nyak rame timpal” ne Ke Bali cai bebangkaan jeg nagih memantet aluh nganggo kecepatan tangan ci nguluk” tamu”.

Unggahan Suwargita pun viral dimedia sosial dan memantik berbagai komentar netizen. Sementara itu, Kapolsek Tegalalang AKP I Ketut Sudita yang dikonfirmasi terpisah membenarkan perihal adanya peristiwa yang sudah viral dimedsos tersebut. Dirinya menjelaskan jika setelah video tersebut viral pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Menelusuri pemilik akun pengunggah video tersebut. “Setelah kita dapatkan identitasnya kemudian kita minta keterangan dari pemilik video,” ujar Ketut.Menurut pemilik video, peristiwa itu terjadi Senin (8/8) sekitar pukul 16.00 WITA. Dimana ketika itu pemilik video mengantarkan tamu asal Korea untuk menukarkan uang di Mone Changer tersebut.

Tamu tersebut menukarkan uang asing sebesar $300 US dengan nilai tukar Rp 14.875 per dollar. Namun tamu tersebut baru menyadari jika uangnya kurang setelah mereka meninggalkan Monet Changer tersebut. Sehingga mereka memutuskan kembali ke Money Changer tersebut. “Awalnya pelaku sempat mengelak dan mengatakan jika uang yang diberikan sudah pas.

Namun karena guide (pemilik video) mengancam akan memviralkan maka barulah pelaku mengaku kalau salah hitung. Akhirnya uang rupiah yang diterima tamu itu dikembalikan ke Money Changer,” papar Ketut.Pihak kepolisian pun saat telah mengantongi identitas pemilik Money Changer serta karyawannya yang melakukan kecurangan tersebut.

Pelaku berinisial Nengah WW pun menerangkan jika saat kejadian memang benar tamu tersebut menukarkan uang $300 US, namun karena tamu tergesa-gesa maka dirinya dirinya merasa keliru dan terjadi kesalahan dalam penghitungan.

“Kita panggil hari ini dan kita mintai keterangan, kalau itu memang benar terjadi dan terbukti secara hukum maka akan kita tindak tegas. Kita juga berkoordinasi dengan intansi terkait kalau tidak berizin kita akan tutup,” Imbuh dia.

Disisi lain, Bendesa Adat Tegalalang I Made Jaya Kusuma mengatakan jika pihaknya belum mengetahui tentang Money Changer yang lagi viral dimedsos tersebut. Namun pihaknya berpesan kepada masyarakat atau tamu yang merasa tertipu atau dirugikan maka segera melapor kepada pihak berwajib. “Karena kalau itu terjadi itu sudah masuk ke ranah hukum,” ujarnya.

Saat ditanya berapa jumlah Money Changer di objek wisata Ceking ? Ia mengaku. belum mengetahui secara pasti karena usaha-usaha tersebut umumnya beroperasional tanpa meminta izin kepada pihak Desa Adat. “Mereka buka sendiri, mereka pun buka tidak pernah ijin dan melapor ke kita,” pungkas Ketut (*)

 

Editor:Winardyasto HariKIrono

Foto:Istimewa

Sumber Berita: Bali Express

 

GIANYAR, RADARJEMBER.ID-Hal itu pun terjadi di Gianyar, tepatnya di kawasan wisata Ceking, Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Bali. Praktik nakal oknum karyawan Money Changer itu diungkapkan oleh seorang guide mengajak tamu untuk menukarkan uang. Namun, sekitar Rp 1 juta uang tamu tersebut ditilep dengan kecepatan tangan.

Video kenakalan oknum karyawan Money Changer itu kemudian diunggah oleh akun media sosial Gede Suwargita, Senin (8/8). Dalam video berdurasi 1,5 menit tersebut terlihat oknum karyawan Money Changer laki-laki yang mengenakan baju kemeja hitam garis-garis putih sedang menghitung ulang uang yang ditukarkan oleh tamu yang dipandu oleh Suwargita.

Setelah uang diberikan kepada tamu tersebut, ternyata tamu menyampaikan ke Suwargita dia kekurangan uang. Suwargita pun sempat mencak-mencak dan emosi terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut, karena akibat perbuatan tak terpiji itu mencoreng industri pariwisata di Bali.

Video itu kemudian diunggah dengan keterangan “Jani je Viral ndas ci kleng.. jeleme care cai ngae usak citra Bali gen, bin 1jt kuwang pis tamu baang ci..aget tamu ngorang ajak cang.yen sing keto 1jt ci mantet pipis hanya sekian detik. cang kenjel” nyervice tamu pang nyak rame timpal” ne Ke Bali cai bebangkaan jeg nagih memantet aluh nganggo kecepatan tangan ci nguluk” tamu”.

Unggahan Suwargita pun viral dimedia sosial dan memantik berbagai komentar netizen. Sementara itu, Kapolsek Tegalalang AKP I Ketut Sudita yang dikonfirmasi terpisah membenarkan perihal adanya peristiwa yang sudah viral dimedsos tersebut. Dirinya menjelaskan jika setelah video tersebut viral pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Menelusuri pemilik akun pengunggah video tersebut. “Setelah kita dapatkan identitasnya kemudian kita minta keterangan dari pemilik video,” ujar Ketut.Menurut pemilik video, peristiwa itu terjadi Senin (8/8) sekitar pukul 16.00 WITA. Dimana ketika itu pemilik video mengantarkan tamu asal Korea untuk menukarkan uang di Mone Changer tersebut.

Tamu tersebut menukarkan uang asing sebesar $300 US dengan nilai tukar Rp 14.875 per dollar. Namun tamu tersebut baru menyadari jika uangnya kurang setelah mereka meninggalkan Monet Changer tersebut. Sehingga mereka memutuskan kembali ke Money Changer tersebut. “Awalnya pelaku sempat mengelak dan mengatakan jika uang yang diberikan sudah pas.

Namun karena guide (pemilik video) mengancam akan memviralkan maka barulah pelaku mengaku kalau salah hitung. Akhirnya uang rupiah yang diterima tamu itu dikembalikan ke Money Changer,” papar Ketut.Pihak kepolisian pun saat telah mengantongi identitas pemilik Money Changer serta karyawannya yang melakukan kecurangan tersebut.

Pelaku berinisial Nengah WW pun menerangkan jika saat kejadian memang benar tamu tersebut menukarkan uang $300 US, namun karena tamu tergesa-gesa maka dirinya dirinya merasa keliru dan terjadi kesalahan dalam penghitungan.

“Kita panggil hari ini dan kita mintai keterangan, kalau itu memang benar terjadi dan terbukti secara hukum maka akan kita tindak tegas. Kita juga berkoordinasi dengan intansi terkait kalau tidak berizin kita akan tutup,” Imbuh dia.

Disisi lain, Bendesa Adat Tegalalang I Made Jaya Kusuma mengatakan jika pihaknya belum mengetahui tentang Money Changer yang lagi viral dimedsos tersebut. Namun pihaknya berpesan kepada masyarakat atau tamu yang merasa tertipu atau dirugikan maka segera melapor kepada pihak berwajib. “Karena kalau itu terjadi itu sudah masuk ke ranah hukum,” ujarnya.

Saat ditanya berapa jumlah Money Changer di objek wisata Ceking ? Ia mengaku. belum mengetahui secara pasti karena usaha-usaha tersebut umumnya beroperasional tanpa meminta izin kepada pihak Desa Adat. “Mereka buka sendiri, mereka pun buka tidak pernah ijin dan melapor ke kita,” pungkas Ketut (*)

 

Editor:Winardyasto HariKIrono

Foto:Istimewa

Sumber Berita: Bali Express

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/