alexametrics
26.5 C
Jember
Sunday, 25 September 2022

Muhaimin Bikin Pantun Khusus Untuk Prabowo

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Sinyal koalisi antara Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) makin hari kian kuat. Tanda-tanda itu tampak jelas saat kedua partai mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara bersamaan kemarin Senin (8/8).

Mendaftar bersama itu menjadi pertama kali dilakukan partai politik sejak pendaftaran dibuka pada 1 Agustus lalu. Pendaftaran Gerindra dan PKB tersebut berlangsung meriah.Diawali massa kedua partai yang tiba lebih dulu, kemudian disusul kedua ketua umum, yakni Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar, sekitar pukul 15.00 WIB.

Kedatangan keduanya disambut salawat, yel-yel, hingga teriakan dari massa pendukung.Prabowo dan Muhaimin pun kompak mengenakan setelan kemeja putih dan peci hitam. Untuk menyesuaikan dengan protokol yang disiapkan KPU, Gerindra mendaftar lebih dulu pada pukul 15.20 WIB. Baru diikuti PKB sekitar 20 menit kemudian.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski tuntas lebih dulu, pimpinan Gerindra tidak langsung pulang dan memilih menunggu PKB menyelesaikan pendaftaran. Dua Ketum partai itu lantas keluar bersama sebelum meninggalkan gedung KPU.Kepada media, dua pimpinan partai tersebut optimistis bisa lolos sebagai peserta pemilu.

Sebab, semua persyaratan dan ketentuan administrasi sudah dipenuhi. Soal sinyal koalisi, Prabowo mengakui kemungkinan Gerindra bekerja sama dengan PKB sangat besar. ”Saya kira sinyalnya ya sangat kuat. Kira-kira begitulah,” ujar Muhaimin.Untuk deklarasi calon presiden, Prabowo belum bisa membeberkan.

Sebab, pihaknya masih menunggu rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Gerindra yang rencananya digelar pada akhir pekan ini.Prabowo menegaskan kesiapannya jika dalam rapimnas nanti para kader memintanya untuk kembali maju sebagai capres.”Saya anggap tugas itu tugas yang suci untuk berbakti dan mengabdi kepada rakyat. Tentu harus saya terima dengan baik seandainya saya benar-benar dicalonkan,” imbuhnya.

Jika rapimnas berjalan lancar, Gerindra akan kembali berkomunikasi dengan PKB.Muhaimin Iskandar menyatakan, hubungan PKB dan Gerindra memang sangat mesra. Akrab disapa Gus Imin itu menerangkan, sebagai teman tapi mesra (TTM). Bahkan, untuk menunjukkan kedekatannya, wakil ketua DPR itu sampai menciptakan pantun. ”Gulo jowo ditekek nang papan (Gula jawa ditaruh di papan), Pak Prabowo memenuhi harapan.

Satu lagi, kaum muslimin dan muslimat, Cak Imin membawa selamat,” kata dia, lantas tertawa bersama.Muhaimin menambahkan, kelanjutan hubungan Gerindra dan PKB tinggal menunggu diresmikan. Bagi dia, koalisi juga membutuhkan proses tahap demi tahap layaknya orang menikah. Mulai jadian, lamaran, tukar cincin, hingga pesta,” kelakar Cak Imin.(*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dery Ridwansah/ Jawa Pos.Com

Sumber Berita:jawapos.com

 

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Sinyal koalisi antara Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) makin hari kian kuat. Tanda-tanda itu tampak jelas saat kedua partai mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara bersamaan kemarin Senin (8/8).

Mendaftar bersama itu menjadi pertama kali dilakukan partai politik sejak pendaftaran dibuka pada 1 Agustus lalu. Pendaftaran Gerindra dan PKB tersebut berlangsung meriah.Diawali massa kedua partai yang tiba lebih dulu, kemudian disusul kedua ketua umum, yakni Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar, sekitar pukul 15.00 WIB.

Kedatangan keduanya disambut salawat, yel-yel, hingga teriakan dari massa pendukung.Prabowo dan Muhaimin pun kompak mengenakan setelan kemeja putih dan peci hitam. Untuk menyesuaikan dengan protokol yang disiapkan KPU, Gerindra mendaftar lebih dulu pada pukul 15.20 WIB. Baru diikuti PKB sekitar 20 menit kemudian.

Meski tuntas lebih dulu, pimpinan Gerindra tidak langsung pulang dan memilih menunggu PKB menyelesaikan pendaftaran. Dua Ketum partai itu lantas keluar bersama sebelum meninggalkan gedung KPU.Kepada media, dua pimpinan partai tersebut optimistis bisa lolos sebagai peserta pemilu.

Sebab, semua persyaratan dan ketentuan administrasi sudah dipenuhi. Soal sinyal koalisi, Prabowo mengakui kemungkinan Gerindra bekerja sama dengan PKB sangat besar. ”Saya kira sinyalnya ya sangat kuat. Kira-kira begitulah,” ujar Muhaimin.Untuk deklarasi calon presiden, Prabowo belum bisa membeberkan.

Sebab, pihaknya masih menunggu rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Gerindra yang rencananya digelar pada akhir pekan ini.Prabowo menegaskan kesiapannya jika dalam rapimnas nanti para kader memintanya untuk kembali maju sebagai capres.”Saya anggap tugas itu tugas yang suci untuk berbakti dan mengabdi kepada rakyat. Tentu harus saya terima dengan baik seandainya saya benar-benar dicalonkan,” imbuhnya.

Jika rapimnas berjalan lancar, Gerindra akan kembali berkomunikasi dengan PKB.Muhaimin Iskandar menyatakan, hubungan PKB dan Gerindra memang sangat mesra. Akrab disapa Gus Imin itu menerangkan, sebagai teman tapi mesra (TTM). Bahkan, untuk menunjukkan kedekatannya, wakil ketua DPR itu sampai menciptakan pantun. ”Gulo jowo ditekek nang papan (Gula jawa ditaruh di papan), Pak Prabowo memenuhi harapan.

Satu lagi, kaum muslimin dan muslimat, Cak Imin membawa selamat,” kata dia, lantas tertawa bersama.Muhaimin menambahkan, kelanjutan hubungan Gerindra dan PKB tinggal menunggu diresmikan. Bagi dia, koalisi juga membutuhkan proses tahap demi tahap layaknya orang menikah. Mulai jadian, lamaran, tukar cincin, hingga pesta,” kelakar Cak Imin.(*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dery Ridwansah/ Jawa Pos.Com

Sumber Berita:jawapos.com

 

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Sinyal koalisi antara Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) makin hari kian kuat. Tanda-tanda itu tampak jelas saat kedua partai mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara bersamaan kemarin Senin (8/8).

Mendaftar bersama itu menjadi pertama kali dilakukan partai politik sejak pendaftaran dibuka pada 1 Agustus lalu. Pendaftaran Gerindra dan PKB tersebut berlangsung meriah.Diawali massa kedua partai yang tiba lebih dulu, kemudian disusul kedua ketua umum, yakni Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar, sekitar pukul 15.00 WIB.

Kedatangan keduanya disambut salawat, yel-yel, hingga teriakan dari massa pendukung.Prabowo dan Muhaimin pun kompak mengenakan setelan kemeja putih dan peci hitam. Untuk menyesuaikan dengan protokol yang disiapkan KPU, Gerindra mendaftar lebih dulu pada pukul 15.20 WIB. Baru diikuti PKB sekitar 20 menit kemudian.

Meski tuntas lebih dulu, pimpinan Gerindra tidak langsung pulang dan memilih menunggu PKB menyelesaikan pendaftaran. Dua Ketum partai itu lantas keluar bersama sebelum meninggalkan gedung KPU.Kepada media, dua pimpinan partai tersebut optimistis bisa lolos sebagai peserta pemilu.

Sebab, semua persyaratan dan ketentuan administrasi sudah dipenuhi. Soal sinyal koalisi, Prabowo mengakui kemungkinan Gerindra bekerja sama dengan PKB sangat besar. ”Saya kira sinyalnya ya sangat kuat. Kira-kira begitulah,” ujar Muhaimin.Untuk deklarasi calon presiden, Prabowo belum bisa membeberkan.

Sebab, pihaknya masih menunggu rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Gerindra yang rencananya digelar pada akhir pekan ini.Prabowo menegaskan kesiapannya jika dalam rapimnas nanti para kader memintanya untuk kembali maju sebagai capres.”Saya anggap tugas itu tugas yang suci untuk berbakti dan mengabdi kepada rakyat. Tentu harus saya terima dengan baik seandainya saya benar-benar dicalonkan,” imbuhnya.

Jika rapimnas berjalan lancar, Gerindra akan kembali berkomunikasi dengan PKB.Muhaimin Iskandar menyatakan, hubungan PKB dan Gerindra memang sangat mesra. Akrab disapa Gus Imin itu menerangkan, sebagai teman tapi mesra (TTM). Bahkan, untuk menunjukkan kedekatannya, wakil ketua DPR itu sampai menciptakan pantun. ”Gulo jowo ditekek nang papan (Gula jawa ditaruh di papan), Pak Prabowo memenuhi harapan.

Satu lagi, kaum muslimin dan muslimat, Cak Imin membawa selamat,” kata dia, lantas tertawa bersama.Muhaimin menambahkan, kelanjutan hubungan Gerindra dan PKB tinggal menunggu diresmikan. Bagi dia, koalisi juga membutuhkan proses tahap demi tahap layaknya orang menikah. Mulai jadian, lamaran, tukar cincin, hingga pesta,” kelakar Cak Imin.(*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dery Ridwansah/ Jawa Pos.Com

Sumber Berita:jawapos.com

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/