alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 5 October 2022

Hukuman Berat Siap Menanti Pelaku Pencabulan

Mobile_AP_Rectangle 1

KEDIRI, RADARJEMBER.ID – Orang dekat korban masih menjadi ancaman dalam kasus pencabulan atau pemerkosaan yang menyasar anak di bawah umur. Dari belasan kasus ditangani, hampir semua melibatkan pelaku yang masih ada hubungan famili atau orang dekat korban.

BACA JUGA : Kembali Ditangkap Polisi Gara-Gara Edarkan Sabu Usai Jalani Hukuman

“Secara detail belum bisa kami beberkan. Namun dari berkas ada lebih dari 15 (kasus yang melibatkan orang dekat korban),” terang Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Aji Rahmadi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam sembilan bulan terakhir, bawah umur.Kejari menangani 18 kasus Persetubuhan dan pencabulan anak dibawah umur. Aji mencontohkan kasus yang langsung dia tangani sebagai jaksa penuntut. Kasus tersebut menjadikan ayah kandung sebagai terdakwa pemerkosaan.

Lebih miris, si korban juga telah diperkosa dan dicabuli pula oleh teman sang ayah.Saat ini kasus tersebut masih menunggu restitusi dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). “Kami tinggal menunggu hasil restitusi LPSK, baru kami bacakan tuntutan kepada terdakwa,” ujar Aji.

Aji menambahkan, ada beberapa putusan kasus pencabulan anak yang sudah dibacakan. Totalnya mencapai 14 kasus. Meskipun tidak merinci semua, vonis hakim tidak pernah lebih rendah dari lima tahun.

Jaksa pun memberi tuntutan yang besar pada kasus seperti itu. Misalnya, JPU M. Iskandar minggu lalu menuntut seorang ayah yang memperkosa anak tirinya dengan hukuman 10 tahun penjara.

Meskipun vonis adalah kewenangan hakim namun jaksa akan menuntut yang setimpal dengan perbuatan terdakwa.Jaksa kelahiran Boyolali, Jawa Tengah itu mengatakan bahwa kasus lain juga masih berhubungan erat dengan keluarga.

Seperti paman yang perkosa keponakan yang dititipkan oleh orang tuanya. Kasus tersebut ini masih belum masuk ke tahap pemeriksaan berkas di kejari. “Kemungkinan berkas minggu depan diserahkan polisi ke kami,” imbuh Aji.

Saat ini, total ada lima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) dari Polres Kediri. Selain kasus pemerkosaan oleh paman itu, juga ada pencabulan oleh tetangga di Kecamatan Gurah, penyodomian, dan dua kasus pencabulan di wilayah hukum Polres Kediri Kota.(*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Jawa Pos Radar Kediri

Sumber Berita;Jawa Pos Radar Kediri

 

 

- Advertisement -

KEDIRI, RADARJEMBER.ID – Orang dekat korban masih menjadi ancaman dalam kasus pencabulan atau pemerkosaan yang menyasar anak di bawah umur. Dari belasan kasus ditangani, hampir semua melibatkan pelaku yang masih ada hubungan famili atau orang dekat korban.

BACA JUGA : Kembali Ditangkap Polisi Gara-Gara Edarkan Sabu Usai Jalani Hukuman

“Secara detail belum bisa kami beberkan. Namun dari berkas ada lebih dari 15 (kasus yang melibatkan orang dekat korban),” terang Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Aji Rahmadi.

Dalam sembilan bulan terakhir, bawah umur.Kejari menangani 18 kasus Persetubuhan dan pencabulan anak dibawah umur. Aji mencontohkan kasus yang langsung dia tangani sebagai jaksa penuntut. Kasus tersebut menjadikan ayah kandung sebagai terdakwa pemerkosaan.

Lebih miris, si korban juga telah diperkosa dan dicabuli pula oleh teman sang ayah.Saat ini kasus tersebut masih menunggu restitusi dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). “Kami tinggal menunggu hasil restitusi LPSK, baru kami bacakan tuntutan kepada terdakwa,” ujar Aji.

Aji menambahkan, ada beberapa putusan kasus pencabulan anak yang sudah dibacakan. Totalnya mencapai 14 kasus. Meskipun tidak merinci semua, vonis hakim tidak pernah lebih rendah dari lima tahun.

Jaksa pun memberi tuntutan yang besar pada kasus seperti itu. Misalnya, JPU M. Iskandar minggu lalu menuntut seorang ayah yang memperkosa anak tirinya dengan hukuman 10 tahun penjara.

Meskipun vonis adalah kewenangan hakim namun jaksa akan menuntut yang setimpal dengan perbuatan terdakwa.Jaksa kelahiran Boyolali, Jawa Tengah itu mengatakan bahwa kasus lain juga masih berhubungan erat dengan keluarga.

Seperti paman yang perkosa keponakan yang dititipkan oleh orang tuanya. Kasus tersebut ini masih belum masuk ke tahap pemeriksaan berkas di kejari. “Kemungkinan berkas minggu depan diserahkan polisi ke kami,” imbuh Aji.

Saat ini, total ada lima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) dari Polres Kediri. Selain kasus pemerkosaan oleh paman itu, juga ada pencabulan oleh tetangga di Kecamatan Gurah, penyodomian, dan dua kasus pencabulan di wilayah hukum Polres Kediri Kota.(*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Jawa Pos Radar Kediri

Sumber Berita;Jawa Pos Radar Kediri

 

 

KEDIRI, RADARJEMBER.ID – Orang dekat korban masih menjadi ancaman dalam kasus pencabulan atau pemerkosaan yang menyasar anak di bawah umur. Dari belasan kasus ditangani, hampir semua melibatkan pelaku yang masih ada hubungan famili atau orang dekat korban.

BACA JUGA : Kembali Ditangkap Polisi Gara-Gara Edarkan Sabu Usai Jalani Hukuman

“Secara detail belum bisa kami beberkan. Namun dari berkas ada lebih dari 15 (kasus yang melibatkan orang dekat korban),” terang Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Aji Rahmadi.

Dalam sembilan bulan terakhir, bawah umur.Kejari menangani 18 kasus Persetubuhan dan pencabulan anak dibawah umur. Aji mencontohkan kasus yang langsung dia tangani sebagai jaksa penuntut. Kasus tersebut menjadikan ayah kandung sebagai terdakwa pemerkosaan.

Lebih miris, si korban juga telah diperkosa dan dicabuli pula oleh teman sang ayah.Saat ini kasus tersebut masih menunggu restitusi dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). “Kami tinggal menunggu hasil restitusi LPSK, baru kami bacakan tuntutan kepada terdakwa,” ujar Aji.

Aji menambahkan, ada beberapa putusan kasus pencabulan anak yang sudah dibacakan. Totalnya mencapai 14 kasus. Meskipun tidak merinci semua, vonis hakim tidak pernah lebih rendah dari lima tahun.

Jaksa pun memberi tuntutan yang besar pada kasus seperti itu. Misalnya, JPU M. Iskandar minggu lalu menuntut seorang ayah yang memperkosa anak tirinya dengan hukuman 10 tahun penjara.

Meskipun vonis adalah kewenangan hakim namun jaksa akan menuntut yang setimpal dengan perbuatan terdakwa.Jaksa kelahiran Boyolali, Jawa Tengah itu mengatakan bahwa kasus lain juga masih berhubungan erat dengan keluarga.

Seperti paman yang perkosa keponakan yang dititipkan oleh orang tuanya. Kasus tersebut ini masih belum masuk ke tahap pemeriksaan berkas di kejari. “Kemungkinan berkas minggu depan diserahkan polisi ke kami,” imbuh Aji.

Saat ini, total ada lima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) dari Polres Kediri. Selain kasus pemerkosaan oleh paman itu, juga ada pencabulan oleh tetangga di Kecamatan Gurah, penyodomian, dan dua kasus pencabulan di wilayah hukum Polres Kediri Kota.(*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Jawa Pos Radar Kediri

Sumber Berita;Jawa Pos Radar Kediri

 

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/