alexametrics
26.6 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Bidik Pelempar Kopi Panas Serta Penghadang Polisi Jadi tersangka

Mobile_AP_Rectangle 1

JOMBANG, RADARJEMBERR.ID – Akibat aksi menghalangi polisi saat akan menangkap pelaku pencabulan sejumlah santriwati di Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, simpatisan MSAT atau mas Bechi diamankan aparat. Namun, pihak kepolisian baru menetapkan lima orang tersangka.

Kombes Pol Dirmanto, Kabid Humas Polda Jatim mengatakan lima orang tersangka itu sedang diperiksa intensif oleh penyidik dari kepolisian. Mereka sempat menghalang-halangi polisi, ketika hendak menangkap tersangka di lingkungan pondok pesantren.

Perkosa Pacar Gara-Gara Menolak Diajak Nikah

Mobile_AP_Rectangle 2

“Dari 320 orang yang diamankan, sebagian adalah statusnya masih anak-anak. Kemudian kita pilah-pilah, kami simpulkan ada lima orang yang kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Dirmanto seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Sabtu (9/7).

Dirmanto menjelaskan peran dari masing-masing tersangka itu, yakni untuk pria berinisial WH, warga Kabupaten Sidoarjo, ditetapkan sebagai tersangka karena menabrak barikade petugas di pintu masuk Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, dengan menggunakan sepeda motor.

Tersangka kedua berinisial MR, 19, warga Ploso, Kabupaten Jombang, melakukan penyiraman kepada Kasat Reskrim Polres Jombang dengan menggunakan kopi panas. “Tetapi, alhamdulillah tidak menjadikan kasat reskrim ini luka yang serius,” tambah Dirmanto.

- Advertisement -

JOMBANG, RADARJEMBERR.ID – Akibat aksi menghalangi polisi saat akan menangkap pelaku pencabulan sejumlah santriwati di Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, simpatisan MSAT atau mas Bechi diamankan aparat. Namun, pihak kepolisian baru menetapkan lima orang tersangka.

Kombes Pol Dirmanto, Kabid Humas Polda Jatim mengatakan lima orang tersangka itu sedang diperiksa intensif oleh penyidik dari kepolisian. Mereka sempat menghalang-halangi polisi, ketika hendak menangkap tersangka di lingkungan pondok pesantren.

Perkosa Pacar Gara-Gara Menolak Diajak Nikah

“Dari 320 orang yang diamankan, sebagian adalah statusnya masih anak-anak. Kemudian kita pilah-pilah, kami simpulkan ada lima orang yang kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Dirmanto seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Sabtu (9/7).

Dirmanto menjelaskan peran dari masing-masing tersangka itu, yakni untuk pria berinisial WH, warga Kabupaten Sidoarjo, ditetapkan sebagai tersangka karena menabrak barikade petugas di pintu masuk Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, dengan menggunakan sepeda motor.

Tersangka kedua berinisial MR, 19, warga Ploso, Kabupaten Jombang, melakukan penyiraman kepada Kasat Reskrim Polres Jombang dengan menggunakan kopi panas. “Tetapi, alhamdulillah tidak menjadikan kasat reskrim ini luka yang serius,” tambah Dirmanto.

JOMBANG, RADARJEMBERR.ID – Akibat aksi menghalangi polisi saat akan menangkap pelaku pencabulan sejumlah santriwati di Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, simpatisan MSAT atau mas Bechi diamankan aparat. Namun, pihak kepolisian baru menetapkan lima orang tersangka.

Kombes Pol Dirmanto, Kabid Humas Polda Jatim mengatakan lima orang tersangka itu sedang diperiksa intensif oleh penyidik dari kepolisian. Mereka sempat menghalang-halangi polisi, ketika hendak menangkap tersangka di lingkungan pondok pesantren.

Perkosa Pacar Gara-Gara Menolak Diajak Nikah

“Dari 320 orang yang diamankan, sebagian adalah statusnya masih anak-anak. Kemudian kita pilah-pilah, kami simpulkan ada lima orang yang kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Dirmanto seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Sabtu (9/7).

Dirmanto menjelaskan peran dari masing-masing tersangka itu, yakni untuk pria berinisial WH, warga Kabupaten Sidoarjo, ditetapkan sebagai tersangka karena menabrak barikade petugas di pintu masuk Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, dengan menggunakan sepeda motor.

Tersangka kedua berinisial MR, 19, warga Ploso, Kabupaten Jombang, melakukan penyiraman kepada Kasat Reskrim Polres Jombang dengan menggunakan kopi panas. “Tetapi, alhamdulillah tidak menjadikan kasat reskrim ini luka yang serius,” tambah Dirmanto.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/