alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Wiro Sableng Bakal Terancam Sanksi

Mobile_AP_Rectangle 1

MADIUN, RADARJEMBER.ID- Bikin telinga panas itu sangat dirasakan anggota DPRD Kota Madiun, mendengar kasus dugaan pelanggaran jadwal operasional tempat hiburan malam (THM) Wiro Sableng, Demangan, Taman, Madiun. Dewan mendesak pemkot tegas menindaklanjuti persoalan tersebut, apalagi regulasinya sudah jelas tertuang dalam peraturan wali kota (perwal).

‘’Wajib ditindaklanjuti. Jika tidak, akan menambah pihak berani melanggar aturan. Pemkot jangan tutup mata karena persoalan itu tidak bisa dianggap sepele dan aparat penegak hukum harus segera menindaklanjuti dan hal ini masuk dalam ranah persoalan hulukum,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Madiun Hari Santoso, Senin (9/5).

Menurut dia, kasus tersebut menjadi sorotan publik. Apalagi salah seorang pengunjung tewas di tempat tersebut, Dalam Perwal 8/2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan untuk Menghormati Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah 2022 telah tegas diatur. Yakni, apabila terbukti melanggar ketentuan akan diproses sesuai ketentuan perundangan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hari mafhum bahwa pemkot kecolongan dengan kasus tersebut. Sebab, karaoke itu diduga beroperasi sembunyi-sembunyi. Namun, dia mengingatkan pemkot agar jangan sampai kecolongan kedua kalinya dengan tidak menjatuhkan sanksi tegas. “Aturan harus ditegakkan sebagai efek jerah. Untuk pelajaran THM lainnya agar tidak melanggar aturan,’’ tegasnya.

- Advertisement -

MADIUN, RADARJEMBER.ID- Bikin telinga panas itu sangat dirasakan anggota DPRD Kota Madiun, mendengar kasus dugaan pelanggaran jadwal operasional tempat hiburan malam (THM) Wiro Sableng, Demangan, Taman, Madiun. Dewan mendesak pemkot tegas menindaklanjuti persoalan tersebut, apalagi regulasinya sudah jelas tertuang dalam peraturan wali kota (perwal).

‘’Wajib ditindaklanjuti. Jika tidak, akan menambah pihak berani melanggar aturan. Pemkot jangan tutup mata karena persoalan itu tidak bisa dianggap sepele dan aparat penegak hukum harus segera menindaklanjuti dan hal ini masuk dalam ranah persoalan hulukum,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Madiun Hari Santoso, Senin (9/5).

Menurut dia, kasus tersebut menjadi sorotan publik. Apalagi salah seorang pengunjung tewas di tempat tersebut, Dalam Perwal 8/2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan untuk Menghormati Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah 2022 telah tegas diatur. Yakni, apabila terbukti melanggar ketentuan akan diproses sesuai ketentuan perundangan.

Hari mafhum bahwa pemkot kecolongan dengan kasus tersebut. Sebab, karaoke itu diduga beroperasi sembunyi-sembunyi. Namun, dia mengingatkan pemkot agar jangan sampai kecolongan kedua kalinya dengan tidak menjatuhkan sanksi tegas. “Aturan harus ditegakkan sebagai efek jerah. Untuk pelajaran THM lainnya agar tidak melanggar aturan,’’ tegasnya.

MADIUN, RADARJEMBER.ID- Bikin telinga panas itu sangat dirasakan anggota DPRD Kota Madiun, mendengar kasus dugaan pelanggaran jadwal operasional tempat hiburan malam (THM) Wiro Sableng, Demangan, Taman, Madiun. Dewan mendesak pemkot tegas menindaklanjuti persoalan tersebut, apalagi regulasinya sudah jelas tertuang dalam peraturan wali kota (perwal).

‘’Wajib ditindaklanjuti. Jika tidak, akan menambah pihak berani melanggar aturan. Pemkot jangan tutup mata karena persoalan itu tidak bisa dianggap sepele dan aparat penegak hukum harus segera menindaklanjuti dan hal ini masuk dalam ranah persoalan hulukum,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Madiun Hari Santoso, Senin (9/5).

Menurut dia, kasus tersebut menjadi sorotan publik. Apalagi salah seorang pengunjung tewas di tempat tersebut, Dalam Perwal 8/2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan untuk Menghormati Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah 2022 telah tegas diatur. Yakni, apabila terbukti melanggar ketentuan akan diproses sesuai ketentuan perundangan.

Hari mafhum bahwa pemkot kecolongan dengan kasus tersebut. Sebab, karaoke itu diduga beroperasi sembunyi-sembunyi. Namun, dia mengingatkan pemkot agar jangan sampai kecolongan kedua kalinya dengan tidak menjatuhkan sanksi tegas. “Aturan harus ditegakkan sebagai efek jerah. Untuk pelajaran THM lainnya agar tidak melanggar aturan,’’ tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/