alexametrics
23.9 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Kusir Andong Panen Untung Hingga Seratus Persen

Mobile_AP_Rectangle 1

MAGELANG, RADARJEMBER.ID- Libur lebaran menjadi momentum tepat bagi para kusir andong Malioboro untuk kembali mendapatkan pundi-pundi rupiah, karena selama dua tahun ke belakang para kusir andong Malioboro mengeluh karena sepin penumpang akibat penerapan aturan PPKM. Pada awal Mei ini, pendapatan mereka meningkat bahkan hingga 100 persen.

Sulis, salah satu kusir andong Malioboro, mengatakan, terjadi kenaikan jumlah penumpang sangat signifikan saat libur lebaran tahun ini. Dalam satu hari, dia mampu melakoni 4 hingga 5 kali perjalanan. Padahal, sebelumnya hanya satu atau dua kali perjalanan setiap hari. Meski permintaan tinggi, ia mengaku tak menaikkan tarif.

“Dalam satu kali perjalanan, kusir andong mematok harga Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu untuk rute memutar Kraton dan Malioboro.  Sekarang bisa empat kali atau lima kali. Kalau biasanya payu (laku) satu kali saja sudah Alhamdulillah. Sekarang sudah normal, sudah dua tahun kan. Jadi ramai,” katanya saat ditemui di Malioboro, Senin (9/5).

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, kusir andong Malioboro lainnya, Margiyono mengaku merasakan hal yang sama. Jika Sulis mampu melakukan 4 hingga 5 perjalan dalam sehari, Margiyono bahkan mampu melakukan 8 kali perjalanan dalam satu hari selama libur lebaran kemarin. Margiyono juga terpaksa menolak permintaan perjalanan demi kesehatan kuda miliknya.

- Advertisement -

MAGELANG, RADARJEMBER.ID- Libur lebaran menjadi momentum tepat bagi para kusir andong Malioboro untuk kembali mendapatkan pundi-pundi rupiah, karena selama dua tahun ke belakang para kusir andong Malioboro mengeluh karena sepin penumpang akibat penerapan aturan PPKM. Pada awal Mei ini, pendapatan mereka meningkat bahkan hingga 100 persen.

Sulis, salah satu kusir andong Malioboro, mengatakan, terjadi kenaikan jumlah penumpang sangat signifikan saat libur lebaran tahun ini. Dalam satu hari, dia mampu melakoni 4 hingga 5 kali perjalanan. Padahal, sebelumnya hanya satu atau dua kali perjalanan setiap hari. Meski permintaan tinggi, ia mengaku tak menaikkan tarif.

“Dalam satu kali perjalanan, kusir andong mematok harga Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu untuk rute memutar Kraton dan Malioboro.  Sekarang bisa empat kali atau lima kali. Kalau biasanya payu (laku) satu kali saja sudah Alhamdulillah. Sekarang sudah normal, sudah dua tahun kan. Jadi ramai,” katanya saat ditemui di Malioboro, Senin (9/5).

Sementara itu, kusir andong Malioboro lainnya, Margiyono mengaku merasakan hal yang sama. Jika Sulis mampu melakukan 4 hingga 5 perjalan dalam sehari, Margiyono bahkan mampu melakukan 8 kali perjalanan dalam satu hari selama libur lebaran kemarin. Margiyono juga terpaksa menolak permintaan perjalanan demi kesehatan kuda miliknya.

MAGELANG, RADARJEMBER.ID- Libur lebaran menjadi momentum tepat bagi para kusir andong Malioboro untuk kembali mendapatkan pundi-pundi rupiah, karena selama dua tahun ke belakang para kusir andong Malioboro mengeluh karena sepin penumpang akibat penerapan aturan PPKM. Pada awal Mei ini, pendapatan mereka meningkat bahkan hingga 100 persen.

Sulis, salah satu kusir andong Malioboro, mengatakan, terjadi kenaikan jumlah penumpang sangat signifikan saat libur lebaran tahun ini. Dalam satu hari, dia mampu melakoni 4 hingga 5 kali perjalanan. Padahal, sebelumnya hanya satu atau dua kali perjalanan setiap hari. Meski permintaan tinggi, ia mengaku tak menaikkan tarif.

“Dalam satu kali perjalanan, kusir andong mematok harga Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu untuk rute memutar Kraton dan Malioboro.  Sekarang bisa empat kali atau lima kali. Kalau biasanya payu (laku) satu kali saja sudah Alhamdulillah. Sekarang sudah normal, sudah dua tahun kan. Jadi ramai,” katanya saat ditemui di Malioboro, Senin (9/5).

Sementara itu, kusir andong Malioboro lainnya, Margiyono mengaku merasakan hal yang sama. Jika Sulis mampu melakukan 4 hingga 5 perjalan dalam sehari, Margiyono bahkan mampu melakukan 8 kali perjalanan dalam satu hari selama libur lebaran kemarin. Margiyono juga terpaksa menolak permintaan perjalanan demi kesehatan kuda miliknya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/