alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 5 October 2022

Gelar Peragaan Busana untuk Fasilitasi Anak Muda Surabaya di Bidang Fesyen

Mobile_AP_Rectangle 1

Surabaya, RADARJEMBER.ID – Pergelaran peragaan busana untuk memfasilitasi anak-anak muda di Kota Pahlawan yang mempunyai minat di bidang industri kreatif fesyen, dilakukan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olah Raga Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olah Raga Kota Surabaya Wiwiek Widayati di Surabaya, mengatakan, dalam upaya memfasilitasi anak-anak muda yang berminat pada fesyen, peragaan busana bertajuk Mejeng Nang Suroboyo digelar di Alun-alun Suroboyo pada 6 Agustus 2022.

Acara peragaan busana dengan tema gaya jalanan tersebut, menurut Wiwik, digelar bekerja sama dengan Paguyuban Cak dan Ning Surabaya, Surabaya Creative Network, dan Asli Suroboyo itu diikuti oleh 125 peserta.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap anak-anak muda yang punya kreativitas bisa dioptimalkan dengan lebih baik lagi ke depannya,” katanya.

Menurut hasil evaluasi, ungkap Eri Cahyadi, peminat kegiatan tersebut banyak maka pemerintah kota kemungkinan akan menggelar acara serupa di tempat-tempat yang lain.

Namun, dia menekankan bahwa acara-acara semacam itu tidak boleh mengganggu ketertiban dan kepentingan umum. Oleh karena itu, ia melanjutkan, selain memfasilitasi anak-anak muda mengekspresikan gaya dalam berpakaian pemerintah juga memantau pelaksanaan kegiatan tersebut. (*)

 

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya

Sumber Berita : Antara

- Advertisement -

Surabaya, RADARJEMBER.ID – Pergelaran peragaan busana untuk memfasilitasi anak-anak muda di Kota Pahlawan yang mempunyai minat di bidang industri kreatif fesyen, dilakukan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olah Raga Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olah Raga Kota Surabaya Wiwiek Widayati di Surabaya, mengatakan, dalam upaya memfasilitasi anak-anak muda yang berminat pada fesyen, peragaan busana bertajuk Mejeng Nang Suroboyo digelar di Alun-alun Suroboyo pada 6 Agustus 2022.

Acara peragaan busana dengan tema gaya jalanan tersebut, menurut Wiwik, digelar bekerja sama dengan Paguyuban Cak dan Ning Surabaya, Surabaya Creative Network, dan Asli Suroboyo itu diikuti oleh 125 peserta.

“Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap anak-anak muda yang punya kreativitas bisa dioptimalkan dengan lebih baik lagi ke depannya,” katanya.

Menurut hasil evaluasi, ungkap Eri Cahyadi, peminat kegiatan tersebut banyak maka pemerintah kota kemungkinan akan menggelar acara serupa di tempat-tempat yang lain.

Namun, dia menekankan bahwa acara-acara semacam itu tidak boleh mengganggu ketertiban dan kepentingan umum. Oleh karena itu, ia melanjutkan, selain memfasilitasi anak-anak muda mengekspresikan gaya dalam berpakaian pemerintah juga memantau pelaksanaan kegiatan tersebut. (*)

 

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya

Sumber Berita : Antara

Surabaya, RADARJEMBER.ID – Pergelaran peragaan busana untuk memfasilitasi anak-anak muda di Kota Pahlawan yang mempunyai minat di bidang industri kreatif fesyen, dilakukan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olah Raga Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olah Raga Kota Surabaya Wiwiek Widayati di Surabaya, mengatakan, dalam upaya memfasilitasi anak-anak muda yang berminat pada fesyen, peragaan busana bertajuk Mejeng Nang Suroboyo digelar di Alun-alun Suroboyo pada 6 Agustus 2022.

Acara peragaan busana dengan tema gaya jalanan tersebut, menurut Wiwik, digelar bekerja sama dengan Paguyuban Cak dan Ning Surabaya, Surabaya Creative Network, dan Asli Suroboyo itu diikuti oleh 125 peserta.

“Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap anak-anak muda yang punya kreativitas bisa dioptimalkan dengan lebih baik lagi ke depannya,” katanya.

Menurut hasil evaluasi, ungkap Eri Cahyadi, peminat kegiatan tersebut banyak maka pemerintah kota kemungkinan akan menggelar acara serupa di tempat-tempat yang lain.

Namun, dia menekankan bahwa acara-acara semacam itu tidak boleh mengganggu ketertiban dan kepentingan umum. Oleh karena itu, ia melanjutkan, selain memfasilitasi anak-anak muda mengekspresikan gaya dalam berpakaian pemerintah juga memantau pelaksanaan kegiatan tersebut. (*)

 

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya

Sumber Berita : Antara

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/