alexametrics
23.5 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Situs Kandang Wayang Miliki Keunikan Tersendiri

Mobile_AP_Rectangle 1

SRAGEN, RADARJEMBER.ID- Seni dan budaya sangat erat mengakar di Kabupaten Sragen. Bahkan sejak ratusan tahun silam, leluhur yang mendiami Bumi Sukowati berinovasi membuat gamelan batu. Lokasinya di Kandang Wayang, Desa Jenar, Kecamatan Jenar.

BACA JUGA : Usulkan Rp 12 Miliar Tangani PMK

Setelah sekian lama terbengkalai, Kandang Wayang mulai kembali direkonstruksi secara bertahap. Jika dilihat dari peta, lokasinya berada di timur laut dari pusat kota Sragen. Jaraknya sekitar 20 kilometer (km) dari pusat kota, atau ditempuh perjalanan sekitar 30 menit dengan kendaraan bermotor. Namun wajib hati-hati dalam perjalanan karena ada beberapa ruas jalan yang rusak.

Mobile_AP_Rectangle 2

Awalnya Kandang Wayang ini kurang terawat. Hanya tampak bongkahan batu di areal kawasan Desa Jenar. Namun oleh relawan yang tergabung dalam Yayasan Palapa Mendira Harja (YPMH) Sragen, melihat kejanggalan dalam bongkahan batu tersebut. Lantas dari rasa keingintahuan, mereka mulai meneliti bongkahan batu yang berserakan di lokasi tersebut.

Setelah diamati, mereka memastikan batu-batu itu merupakan gamelan dan wayang terbuat dari batu. Namun untuk ukirannya masih sangat kasar, sehingga sulit dikenali. Para relawan melihat beberapa batu. Wujudnya menyerupai wayang dan gamelan.

- Advertisement -

SRAGEN, RADARJEMBER.ID- Seni dan budaya sangat erat mengakar di Kabupaten Sragen. Bahkan sejak ratusan tahun silam, leluhur yang mendiami Bumi Sukowati berinovasi membuat gamelan batu. Lokasinya di Kandang Wayang, Desa Jenar, Kecamatan Jenar.

BACA JUGA : Usulkan Rp 12 Miliar Tangani PMK

Setelah sekian lama terbengkalai, Kandang Wayang mulai kembali direkonstruksi secara bertahap. Jika dilihat dari peta, lokasinya berada di timur laut dari pusat kota Sragen. Jaraknya sekitar 20 kilometer (km) dari pusat kota, atau ditempuh perjalanan sekitar 30 menit dengan kendaraan bermotor. Namun wajib hati-hati dalam perjalanan karena ada beberapa ruas jalan yang rusak.

Awalnya Kandang Wayang ini kurang terawat. Hanya tampak bongkahan batu di areal kawasan Desa Jenar. Namun oleh relawan yang tergabung dalam Yayasan Palapa Mendira Harja (YPMH) Sragen, melihat kejanggalan dalam bongkahan batu tersebut. Lantas dari rasa keingintahuan, mereka mulai meneliti bongkahan batu yang berserakan di lokasi tersebut.

Setelah diamati, mereka memastikan batu-batu itu merupakan gamelan dan wayang terbuat dari batu. Namun untuk ukirannya masih sangat kasar, sehingga sulit dikenali. Para relawan melihat beberapa batu. Wujudnya menyerupai wayang dan gamelan.

SRAGEN, RADARJEMBER.ID- Seni dan budaya sangat erat mengakar di Kabupaten Sragen. Bahkan sejak ratusan tahun silam, leluhur yang mendiami Bumi Sukowati berinovasi membuat gamelan batu. Lokasinya di Kandang Wayang, Desa Jenar, Kecamatan Jenar.

BACA JUGA : Usulkan Rp 12 Miliar Tangani PMK

Setelah sekian lama terbengkalai, Kandang Wayang mulai kembali direkonstruksi secara bertahap. Jika dilihat dari peta, lokasinya berada di timur laut dari pusat kota Sragen. Jaraknya sekitar 20 kilometer (km) dari pusat kota, atau ditempuh perjalanan sekitar 30 menit dengan kendaraan bermotor. Namun wajib hati-hati dalam perjalanan karena ada beberapa ruas jalan yang rusak.

Awalnya Kandang Wayang ini kurang terawat. Hanya tampak bongkahan batu di areal kawasan Desa Jenar. Namun oleh relawan yang tergabung dalam Yayasan Palapa Mendira Harja (YPMH) Sragen, melihat kejanggalan dalam bongkahan batu tersebut. Lantas dari rasa keingintahuan, mereka mulai meneliti bongkahan batu yang berserakan di lokasi tersebut.

Setelah diamati, mereka memastikan batu-batu itu merupakan gamelan dan wayang terbuat dari batu. Namun untuk ukirannya masih sangat kasar, sehingga sulit dikenali. Para relawan melihat beberapa batu. Wujudnya menyerupai wayang dan gamelan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/