30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Gubernur Anies Datangi Gedung KPK Cuma Bawa Selembar Map

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Orang nomor satu di Ibu Kota Jakarta itu tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.26 WIB. Namun, Anies tidak melontarkan pernyataan apapun kepada awak media. Anies pun terlihat memegang sebuah map berwarna biru saat hendak memasuki gedung KPK.

BACA JUGA : Orbitkan Pebasket Muda Potensial

Kedatangannya ke KPK untuk diminta keterangannya terkait dugaan korupsi pada ajang balap Formula E. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, Anies kemungkinan akan didalami pengetahuannya terkait perencanaan Formula E.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, telah menggelar ajang balap mobil listrik tersebut pada 4 Juni 2022. “Lebih kurangnya terkait proses perencanaan,” kata Alex kepada wartawan.Ia mengatakan, KPK juga menanyakan soal kegiatan balapan terdsebut.

Terkait  penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban penyelenggaraan Formula E. Hal ini penting guna melengkapi penyelidikan dugaan korupsi pada Formula E. “Kami ingin tahu juga bagaimana pelaksanaannya apakah kemarin mendapatkan keuntungan.” kata Alex.

Kalau tujuannya bisnis pasti kan pertimbangannya ini nanti mendapatkan keuntungan, banyak wisatawan yang datang menginap, menumbuhkan ekonomi, kan seperti itu yang perlu kita klarifikasi. Bagaimana penganggarannya?,” papar Alex.

Ali Fikri, Kepala bagian pemberitaan KPK,  sebelumnya mengatakan, KPK sedang menyelidiki adanya potensi korupsi pada event Formula E. Dalam proses penyelidikan, sejumlah pihak telah dimintai keterangan oleh tim penyelidik KPK.

Mereka di antaranya Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi.

Ali menegaskan, KPK tak segan menetapkan tersangka dalam penyelidikan dugaan korupsi pada proses penyelenggaraan event Formula E yang saat sudah berlangsung di DKI Jakarta. Hal ini jika KPK menemukan unsur pidana dalam proses ajang balap mobil listrik tersebut. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Muhammad Ridwan/Jawa Pos. Com

Sumber Berita:jawapos.com

 

 

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Orang nomor satu di Ibu Kota Jakarta itu tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.26 WIB. Namun, Anies tidak melontarkan pernyataan apapun kepada awak media. Anies pun terlihat memegang sebuah map berwarna biru saat hendak memasuki gedung KPK.

BACA JUGA : Orbitkan Pebasket Muda Potensial

Kedatangannya ke KPK untuk diminta keterangannya terkait dugaan korupsi pada ajang balap Formula E. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, Anies kemungkinan akan didalami pengetahuannya terkait perencanaan Formula E.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, telah menggelar ajang balap mobil listrik tersebut pada 4 Juni 2022. “Lebih kurangnya terkait proses perencanaan,” kata Alex kepada wartawan.Ia mengatakan, KPK juga menanyakan soal kegiatan balapan terdsebut.

Terkait  penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban penyelenggaraan Formula E. Hal ini penting guna melengkapi penyelidikan dugaan korupsi pada Formula E. “Kami ingin tahu juga bagaimana pelaksanaannya apakah kemarin mendapatkan keuntungan.” kata Alex.

Kalau tujuannya bisnis pasti kan pertimbangannya ini nanti mendapatkan keuntungan, banyak wisatawan yang datang menginap, menumbuhkan ekonomi, kan seperti itu yang perlu kita klarifikasi. Bagaimana penganggarannya?,” papar Alex.

Ali Fikri, Kepala bagian pemberitaan KPK,  sebelumnya mengatakan, KPK sedang menyelidiki adanya potensi korupsi pada event Formula E. Dalam proses penyelidikan, sejumlah pihak telah dimintai keterangan oleh tim penyelidik KPK.

Mereka di antaranya Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi.

Ali menegaskan, KPK tak segan menetapkan tersangka dalam penyelidikan dugaan korupsi pada proses penyelenggaraan event Formula E yang saat sudah berlangsung di DKI Jakarta. Hal ini jika KPK menemukan unsur pidana dalam proses ajang balap mobil listrik tersebut. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Muhammad Ridwan/Jawa Pos. Com

Sumber Berita:jawapos.com

 

 

RADARJEMBER.ID – Orang nomor satu di Ibu Kota Jakarta itu tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.26 WIB. Namun, Anies tidak melontarkan pernyataan apapun kepada awak media. Anies pun terlihat memegang sebuah map berwarna biru saat hendak memasuki gedung KPK.

BACA JUGA : Orbitkan Pebasket Muda Potensial

Kedatangannya ke KPK untuk diminta keterangannya terkait dugaan korupsi pada ajang balap Formula E. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, Anies kemungkinan akan didalami pengetahuannya terkait perencanaan Formula E.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, telah menggelar ajang balap mobil listrik tersebut pada 4 Juni 2022. “Lebih kurangnya terkait proses perencanaan,” kata Alex kepada wartawan.Ia mengatakan, KPK juga menanyakan soal kegiatan balapan terdsebut.

Terkait  penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban penyelenggaraan Formula E. Hal ini penting guna melengkapi penyelidikan dugaan korupsi pada Formula E. “Kami ingin tahu juga bagaimana pelaksanaannya apakah kemarin mendapatkan keuntungan.” kata Alex.

Kalau tujuannya bisnis pasti kan pertimbangannya ini nanti mendapatkan keuntungan, banyak wisatawan yang datang menginap, menumbuhkan ekonomi, kan seperti itu yang perlu kita klarifikasi. Bagaimana penganggarannya?,” papar Alex.

Ali Fikri, Kepala bagian pemberitaan KPK,  sebelumnya mengatakan, KPK sedang menyelidiki adanya potensi korupsi pada event Formula E. Dalam proses penyelidikan, sejumlah pihak telah dimintai keterangan oleh tim penyelidik KPK.

Mereka di antaranya Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi.

Ali menegaskan, KPK tak segan menetapkan tersangka dalam penyelidikan dugaan korupsi pada proses penyelenggaraan event Formula E yang saat sudah berlangsung di DKI Jakarta. Hal ini jika KPK menemukan unsur pidana dalam proses ajang balap mobil listrik tersebut. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Muhammad Ridwan/Jawa Pos. Com

Sumber Berita:jawapos.com

 

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/