alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Indonesia Siap Sambut Wisatawan dan Para Digital Nomad

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Indonesia sudah siap kembali menyambut para wisatawan termasuk pengembara digital yang bisa bekerja dari mana saja selama ada fasilitas pendukung untuk bekerja jarak jauh. Hal itu dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam keterangan resmi di Jakarta.

BACA JUGA : Pelaku Tawuran Final Porprov Jatim Diketahui Berasal dari Jember

“Indonesia sudah siap untuk kembali menyambut pendatang dari seluruh dunia, termasuk para digital nomad yang ingin mencari lokasi yang tepat untuk bekerja dari jarak jauh seperti Bali, di mana sudah tersedia banyak infrastruktur pendukung, fasilitas, sekaligus gaya hidup yang terhubung dengan alam dan komunitas lokal,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Penelitian yang dilakukan Harvard Business School menunjukkan, digital nomad, dan pekerja jarak jauh secara umum, bisa menjadi angin segar untuk mendukung perekonomian, dan mereka juga dapat berperan mendorong kewirausahaan di komunitas tempat mereka tinggal, menciptakan “kluster teknologi” di seluruh dunia.

Sandiaga meyakini kerjasama antara pemerintah dan swasta bisa membantu merevitalisasi industri pariwisata Indonesia dengan fokus baru pada pendatang yang lebih berkualitas dan ingin lebih tinggal atau berlibur lebih lama.

Di tengah era kenormalan baru dalam perjalanan pariwisata, Sandiaga optimistis kolaborasi antara pemerintah dan swasta bisa menciptakan sektor pariwisata yang lebih berkelanjutan dan tangguh, dan juga dampak ekonomi yang lebih tahan lama, dan peluang kerja yang lebih beragam di tingkat lokal.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Indonesia sudah siap kembali menyambut para wisatawan termasuk pengembara digital yang bisa bekerja dari mana saja selama ada fasilitas pendukung untuk bekerja jarak jauh. Hal itu dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam keterangan resmi di Jakarta.

BACA JUGA : Pelaku Tawuran Final Porprov Jatim Diketahui Berasal dari Jember

“Indonesia sudah siap untuk kembali menyambut pendatang dari seluruh dunia, termasuk para digital nomad yang ingin mencari lokasi yang tepat untuk bekerja dari jarak jauh seperti Bali, di mana sudah tersedia banyak infrastruktur pendukung, fasilitas, sekaligus gaya hidup yang terhubung dengan alam dan komunitas lokal,” katanya.

Penelitian yang dilakukan Harvard Business School menunjukkan, digital nomad, dan pekerja jarak jauh secara umum, bisa menjadi angin segar untuk mendukung perekonomian, dan mereka juga dapat berperan mendorong kewirausahaan di komunitas tempat mereka tinggal, menciptakan “kluster teknologi” di seluruh dunia.

Sandiaga meyakini kerjasama antara pemerintah dan swasta bisa membantu merevitalisasi industri pariwisata Indonesia dengan fokus baru pada pendatang yang lebih berkualitas dan ingin lebih tinggal atau berlibur lebih lama.

Di tengah era kenormalan baru dalam perjalanan pariwisata, Sandiaga optimistis kolaborasi antara pemerintah dan swasta bisa menciptakan sektor pariwisata yang lebih berkelanjutan dan tangguh, dan juga dampak ekonomi yang lebih tahan lama, dan peluang kerja yang lebih beragam di tingkat lokal.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Indonesia sudah siap kembali menyambut para wisatawan termasuk pengembara digital yang bisa bekerja dari mana saja selama ada fasilitas pendukung untuk bekerja jarak jauh. Hal itu dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam keterangan resmi di Jakarta.

BACA JUGA : Pelaku Tawuran Final Porprov Jatim Diketahui Berasal dari Jember

“Indonesia sudah siap untuk kembali menyambut pendatang dari seluruh dunia, termasuk para digital nomad yang ingin mencari lokasi yang tepat untuk bekerja dari jarak jauh seperti Bali, di mana sudah tersedia banyak infrastruktur pendukung, fasilitas, sekaligus gaya hidup yang terhubung dengan alam dan komunitas lokal,” katanya.

Penelitian yang dilakukan Harvard Business School menunjukkan, digital nomad, dan pekerja jarak jauh secara umum, bisa menjadi angin segar untuk mendukung perekonomian, dan mereka juga dapat berperan mendorong kewirausahaan di komunitas tempat mereka tinggal, menciptakan “kluster teknologi” di seluruh dunia.

Sandiaga meyakini kerjasama antara pemerintah dan swasta bisa membantu merevitalisasi industri pariwisata Indonesia dengan fokus baru pada pendatang yang lebih berkualitas dan ingin lebih tinggal atau berlibur lebih lama.

Di tengah era kenormalan baru dalam perjalanan pariwisata, Sandiaga optimistis kolaborasi antara pemerintah dan swasta bisa menciptakan sektor pariwisata yang lebih berkelanjutan dan tangguh, dan juga dampak ekonomi yang lebih tahan lama, dan peluang kerja yang lebih beragam di tingkat lokal.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/