alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

15 Pegawai SPBU Dipecat Buntut Minibus Terbakar 

Mobile_AP_Rectangle 1

PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID- Sejumlah 15 operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ketapang, Kota Probolinggo, gundah. Mereka mendadak dipecat sebagai operator SPBU. Belasan karyawan ini pun berencana mengadu ke Pengawas Ketenagakerjaan Jawa Timur.

BACA JUGA: Pemerintah Cabut Izin Serta Blokir Rekening ACT

Kuasa hukum 15 pekerja tersebut, S.W. Djando Gadohoka mengatakan, ada beberapa hal menjadi persoalan dalam pemecatan klien. Pertama, pemberhentian serentak terhadap 15 karyawan selama ini bertugas sebagai operator.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Infonya, karena melayani pengisian kendaraan modifikasi. Jika memang demikian, tidak mungkin pihak pengawas dan pemilik tidak mengetahuinya. Dari keterangan klien saya, hal itu sudah berlangsung lama.” ujar Djando .

Kedua, terkait persoalan gaji tidak sesuai upah minimum kota (UMK). UMK Kota Probolinggo sekitar Rp 2,3 juta. Selama ini, mereka dibayar tak sampai UMK. Gaji mereka antara Rp 1,1 juta sampai Rp 2,1 juta.

- Advertisement -

PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID- Sejumlah 15 operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ketapang, Kota Probolinggo, gundah. Mereka mendadak dipecat sebagai operator SPBU. Belasan karyawan ini pun berencana mengadu ke Pengawas Ketenagakerjaan Jawa Timur.

BACA JUGA: Pemerintah Cabut Izin Serta Blokir Rekening ACT

Kuasa hukum 15 pekerja tersebut, S.W. Djando Gadohoka mengatakan, ada beberapa hal menjadi persoalan dalam pemecatan klien. Pertama, pemberhentian serentak terhadap 15 karyawan selama ini bertugas sebagai operator.

“Infonya, karena melayani pengisian kendaraan modifikasi. Jika memang demikian, tidak mungkin pihak pengawas dan pemilik tidak mengetahuinya. Dari keterangan klien saya, hal itu sudah berlangsung lama.” ujar Djando .

Kedua, terkait persoalan gaji tidak sesuai upah minimum kota (UMK). UMK Kota Probolinggo sekitar Rp 2,3 juta. Selama ini, mereka dibayar tak sampai UMK. Gaji mereka antara Rp 1,1 juta sampai Rp 2,1 juta.

PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID- Sejumlah 15 operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ketapang, Kota Probolinggo, gundah. Mereka mendadak dipecat sebagai operator SPBU. Belasan karyawan ini pun berencana mengadu ke Pengawas Ketenagakerjaan Jawa Timur.

BACA JUGA: Pemerintah Cabut Izin Serta Blokir Rekening ACT

Kuasa hukum 15 pekerja tersebut, S.W. Djando Gadohoka mengatakan, ada beberapa hal menjadi persoalan dalam pemecatan klien. Pertama, pemberhentian serentak terhadap 15 karyawan selama ini bertugas sebagai operator.

“Infonya, karena melayani pengisian kendaraan modifikasi. Jika memang demikian, tidak mungkin pihak pengawas dan pemilik tidak mengetahuinya. Dari keterangan klien saya, hal itu sudah berlangsung lama.” ujar Djando .

Kedua, terkait persoalan gaji tidak sesuai upah minimum kota (UMK). UMK Kota Probolinggo sekitar Rp 2,3 juta. Selama ini, mereka dibayar tak sampai UMK. Gaji mereka antara Rp 1,1 juta sampai Rp 2,1 juta.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/