alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Toko Oleh-Oleh Tambah Stok Dua Kali Lipat 

Mobile_AP_Rectangle 1

SEMARANG, RADARJEMBER.ID- Lebaran kali ini memang berbeda bila dibanding ketika pandemi Covid-19 berlangsung selama dua tahun terakhir, di saat itu pembeli di toko oleh-oleh terlihat sepi dan bisa dihitung jari. Praktis omzet mereka turun drastis, sehingga tidak sedikit pegawai toko tersebut terpaksa dirumahkan sambil menunggu situasi normal kembali.

Kini disaat pemerintah mengizinkan orang untuk mudik di saat lebaran, pemilik toko oleh-oleh merasa gembira tidak terkecuali di Magelang karena dipastikan toko tersebut bakal dibanjiri oleh pembeli. Mereka para pembeli tentu tidak membeli dalam jumlah sedikit, mereka cenderung memborong oleh-oleh itu untuk dibagikan kepada sanak keluarga.

Owner Toko Oleh-Oleh Endang Jaya Kota Magelang Evan Satria mengaku menambah pasokan hingga dua kali lipat untuk produk paling laris. Seperti tape ketan, getuk, wajik, dan makanan kering, jenis makanan tersebut paling sering dicari pembeli karena tidak ada ditempat lain karena merupakan makanan khas Magelang.

Mobile_AP_Rectangle 2

 “Stok barang sudah kita penuhi dan sudah terpajang rapi di setiap outlet kami. Barang-barang kita pastikan aman dan untuk masa kedaluwarsa  juga panjang, minimal empat sampai enam bulan ke depan.Khusus untuk jenis makanan basah,  kedaluwarsa seminggu sampai dua minggu kedepan.” jelas Evan.

Evan juga menambahkan,  saat ini toko tersebut  juga menyediakan paper bag. Hal ini sebagai upaya mendukung go green dan mengurangi penggunaan plastik.Toko oleh-oleh tersebut menjadi pelopor pertama di Magelang sebagai toko oleh-oleh untuk mendukung upaya go green demi pelestarian lingkungan. 

- Advertisement -

SEMARANG, RADARJEMBER.ID- Lebaran kali ini memang berbeda bila dibanding ketika pandemi Covid-19 berlangsung selama dua tahun terakhir, di saat itu pembeli di toko oleh-oleh terlihat sepi dan bisa dihitung jari. Praktis omzet mereka turun drastis, sehingga tidak sedikit pegawai toko tersebut terpaksa dirumahkan sambil menunggu situasi normal kembali.

Kini disaat pemerintah mengizinkan orang untuk mudik di saat lebaran, pemilik toko oleh-oleh merasa gembira tidak terkecuali di Magelang karena dipastikan toko tersebut bakal dibanjiri oleh pembeli. Mereka para pembeli tentu tidak membeli dalam jumlah sedikit, mereka cenderung memborong oleh-oleh itu untuk dibagikan kepada sanak keluarga.

Owner Toko Oleh-Oleh Endang Jaya Kota Magelang Evan Satria mengaku menambah pasokan hingga dua kali lipat untuk produk paling laris. Seperti tape ketan, getuk, wajik, dan makanan kering, jenis makanan tersebut paling sering dicari pembeli karena tidak ada ditempat lain karena merupakan makanan khas Magelang.

 “Stok barang sudah kita penuhi dan sudah terpajang rapi di setiap outlet kami. Barang-barang kita pastikan aman dan untuk masa kedaluwarsa  juga panjang, minimal empat sampai enam bulan ke depan.Khusus untuk jenis makanan basah,  kedaluwarsa seminggu sampai dua minggu kedepan.” jelas Evan.

Evan juga menambahkan,  saat ini toko tersebut  juga menyediakan paper bag. Hal ini sebagai upaya mendukung go green dan mengurangi penggunaan plastik.Toko oleh-oleh tersebut menjadi pelopor pertama di Magelang sebagai toko oleh-oleh untuk mendukung upaya go green demi pelestarian lingkungan. 

SEMARANG, RADARJEMBER.ID- Lebaran kali ini memang berbeda bila dibanding ketika pandemi Covid-19 berlangsung selama dua tahun terakhir, di saat itu pembeli di toko oleh-oleh terlihat sepi dan bisa dihitung jari. Praktis omzet mereka turun drastis, sehingga tidak sedikit pegawai toko tersebut terpaksa dirumahkan sambil menunggu situasi normal kembali.

Kini disaat pemerintah mengizinkan orang untuk mudik di saat lebaran, pemilik toko oleh-oleh merasa gembira tidak terkecuali di Magelang karena dipastikan toko tersebut bakal dibanjiri oleh pembeli. Mereka para pembeli tentu tidak membeli dalam jumlah sedikit, mereka cenderung memborong oleh-oleh itu untuk dibagikan kepada sanak keluarga.

Owner Toko Oleh-Oleh Endang Jaya Kota Magelang Evan Satria mengaku menambah pasokan hingga dua kali lipat untuk produk paling laris. Seperti tape ketan, getuk, wajik, dan makanan kering, jenis makanan tersebut paling sering dicari pembeli karena tidak ada ditempat lain karena merupakan makanan khas Magelang.

 “Stok barang sudah kita penuhi dan sudah terpajang rapi di setiap outlet kami. Barang-barang kita pastikan aman dan untuk masa kedaluwarsa  juga panjang, minimal empat sampai enam bulan ke depan.Khusus untuk jenis makanan basah,  kedaluwarsa seminggu sampai dua minggu kedepan.” jelas Evan.

Evan juga menambahkan,  saat ini toko tersebut  juga menyediakan paper bag. Hal ini sebagai upaya mendukung go green dan mengurangi penggunaan plastik.Toko oleh-oleh tersebut menjadi pelopor pertama di Magelang sebagai toko oleh-oleh untuk mendukung upaya go green demi pelestarian lingkungan. 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/