alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Jukir Bantu Maling Curi Motor

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Dipercaya menjadi juru parkir (jukir), rupanya hal tersebut membuat Sulhan, 46, memilih jadi “tikus.” Warga Dusun Krajan Desa/Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, itu bersekongkol dengan komplotan maling. Menggarong motor yang seharusnya dijaga keamanannya.

Syukur, kejahatan jukir di Puskesmas Gending, Kabupaten Probolinggo, itu segera terungkap. Kamis (28/4), ia dibekuk anggota Polsek Gending. Bahkan, telah ditetapkan sebagai tersangka.Penangkapan jukir itu bermula dari laporan pegawai puksesmas yang kehilangan motor di penghujung bulan April 2022.

Ada dua motor yang raib dari parkiran puskemas. Honda Beat bernopol N 4480 MO milik Dyah Puspita Febriyanti, 31, warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending. Serta, Honda Vario bernopol N 2922 PD, milik Dodit Hari Krismanto, 39, warga Desa Banyuanyar Tengah, Kecamatan Banyuanyar.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saat itu, kedua korban sedang berdinas malam. Mereka memarkir motornya di sisi timur puskesmas. Khusus kendaraan pegawai. Sekitar pukul 21.30, mereka mendapati motornya raib.Keduanya berusaha pencarinya. Termasuk menanyakan kepada Sulhan, karena tidak ketemu, korban melapor ke Polsek Gending.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Dipercaya menjadi juru parkir (jukir), rupanya hal tersebut membuat Sulhan, 46, memilih jadi “tikus.” Warga Dusun Krajan Desa/Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, itu bersekongkol dengan komplotan maling. Menggarong motor yang seharusnya dijaga keamanannya.

Syukur, kejahatan jukir di Puskesmas Gending, Kabupaten Probolinggo, itu segera terungkap. Kamis (28/4), ia dibekuk anggota Polsek Gending. Bahkan, telah ditetapkan sebagai tersangka.Penangkapan jukir itu bermula dari laporan pegawai puksesmas yang kehilangan motor di penghujung bulan April 2022.

Ada dua motor yang raib dari parkiran puskemas. Honda Beat bernopol N 4480 MO milik Dyah Puspita Febriyanti, 31, warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending. Serta, Honda Vario bernopol N 2922 PD, milik Dodit Hari Krismanto, 39, warga Desa Banyuanyar Tengah, Kecamatan Banyuanyar.

Saat itu, kedua korban sedang berdinas malam. Mereka memarkir motornya di sisi timur puskesmas. Khusus kendaraan pegawai. Sekitar pukul 21.30, mereka mendapati motornya raib.Keduanya berusaha pencarinya. Termasuk menanyakan kepada Sulhan, karena tidak ketemu, korban melapor ke Polsek Gending.

RADARJEMBER.ID – Dipercaya menjadi juru parkir (jukir), rupanya hal tersebut membuat Sulhan, 46, memilih jadi “tikus.” Warga Dusun Krajan Desa/Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, itu bersekongkol dengan komplotan maling. Menggarong motor yang seharusnya dijaga keamanannya.

Syukur, kejahatan jukir di Puskesmas Gending, Kabupaten Probolinggo, itu segera terungkap. Kamis (28/4), ia dibekuk anggota Polsek Gending. Bahkan, telah ditetapkan sebagai tersangka.Penangkapan jukir itu bermula dari laporan pegawai puksesmas yang kehilangan motor di penghujung bulan April 2022.

Ada dua motor yang raib dari parkiran puskemas. Honda Beat bernopol N 4480 MO milik Dyah Puspita Febriyanti, 31, warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending. Serta, Honda Vario bernopol N 2922 PD, milik Dodit Hari Krismanto, 39, warga Desa Banyuanyar Tengah, Kecamatan Banyuanyar.

Saat itu, kedua korban sedang berdinas malam. Mereka memarkir motornya di sisi timur puskesmas. Khusus kendaraan pegawai. Sekitar pukul 21.30, mereka mendapati motornya raib.Keduanya berusaha pencarinya. Termasuk menanyakan kepada Sulhan, karena tidak ketemu, korban melapor ke Polsek Gending.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/