alexametrics
23.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Ini Komentar Muhadjir Terkait Libur Sekolah Diperpanjang

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menanggapi,  kebijakan  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Yakni mengundurkan jadwal masuk sekolah , siswa semula dijadwalkan masuk sekolah tanggal 9 Mei 2022 menjadi 12 Mei 2022.

Muhadjir Effendy menilai keputusan menunda jadwal masuk sekolah selama 3 hari dinilai sebagai langkah yang tepat. Ini guna menghindari kemacetan parah pada puncak arus balik lebaran, kemungkinan akan terjadi pada 8 Mei 2022 mendatang sehingga memundurkan libur lebaran tersebut merupakan langkah tepat.

“Perubahan tanggal masuk sekolah setelah libur Lebaran ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2022. Mudah- mudahan kebijakan ini bisa mengatasi kemacetan dan kepadatan lalu lintas sehingga  kita khawatirkan terjadi di puncak arus balik,” kata Muhadjir Effendy.

Mobile_AP_Rectangle 2

Muhadjir berharap penundaan jadwal masuk sekolah selama 3 hari ini tidak mempengaruhi proses pembelajaran dalam mengejar ketertinggalan (learning loss) siswa. Akibat dampak pandemi selama beberapa tahun belakangan.Kehadiran anak-anak di sekolah dalam proses pembelajaran tetap penting untuk mengejar ketertinggalan, tentu dengan tetap memperhatikan disiplin protokol kesehatan.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah memutuskan mengundurkan jadwal masuk sekolah yang seharusnya 9 Mei 2022 menjadi 12 Mei 2022. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi dan ikhtiar untuk mencegah terjadinya kemacetan parah pada momen arus balik Lebaran Idul Fitri 2022.

Kebijakan dimundurkannya jadwal masuk sekolah ini dilakukan Kemendikbudristek setelah melakukan koordinasi dengan Kemenhub untuk mengurai kemacetan arus balik lebaran. Kemendikbudristek juga telah berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten untuk memberikan fleksibilitas penambahan masa libur sekolah selama tiga 3 hari.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menanggapi,  kebijakan  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Yakni mengundurkan jadwal masuk sekolah , siswa semula dijadwalkan masuk sekolah tanggal 9 Mei 2022 menjadi 12 Mei 2022.

Muhadjir Effendy menilai keputusan menunda jadwal masuk sekolah selama 3 hari dinilai sebagai langkah yang tepat. Ini guna menghindari kemacetan parah pada puncak arus balik lebaran, kemungkinan akan terjadi pada 8 Mei 2022 mendatang sehingga memundurkan libur lebaran tersebut merupakan langkah tepat.

“Perubahan tanggal masuk sekolah setelah libur Lebaran ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2022. Mudah- mudahan kebijakan ini bisa mengatasi kemacetan dan kepadatan lalu lintas sehingga  kita khawatirkan terjadi di puncak arus balik,” kata Muhadjir Effendy.

Muhadjir berharap penundaan jadwal masuk sekolah selama 3 hari ini tidak mempengaruhi proses pembelajaran dalam mengejar ketertinggalan (learning loss) siswa. Akibat dampak pandemi selama beberapa tahun belakangan.Kehadiran anak-anak di sekolah dalam proses pembelajaran tetap penting untuk mengejar ketertinggalan, tentu dengan tetap memperhatikan disiplin protokol kesehatan.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah memutuskan mengundurkan jadwal masuk sekolah yang seharusnya 9 Mei 2022 menjadi 12 Mei 2022. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi dan ikhtiar untuk mencegah terjadinya kemacetan parah pada momen arus balik Lebaran Idul Fitri 2022.

Kebijakan dimundurkannya jadwal masuk sekolah ini dilakukan Kemendikbudristek setelah melakukan koordinasi dengan Kemenhub untuk mengurai kemacetan arus balik lebaran. Kemendikbudristek juga telah berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten untuk memberikan fleksibilitas penambahan masa libur sekolah selama tiga 3 hari.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menanggapi,  kebijakan  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Yakni mengundurkan jadwal masuk sekolah , siswa semula dijadwalkan masuk sekolah tanggal 9 Mei 2022 menjadi 12 Mei 2022.

Muhadjir Effendy menilai keputusan menunda jadwal masuk sekolah selama 3 hari dinilai sebagai langkah yang tepat. Ini guna menghindari kemacetan parah pada puncak arus balik lebaran, kemungkinan akan terjadi pada 8 Mei 2022 mendatang sehingga memundurkan libur lebaran tersebut merupakan langkah tepat.

“Perubahan tanggal masuk sekolah setelah libur Lebaran ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2022. Mudah- mudahan kebijakan ini bisa mengatasi kemacetan dan kepadatan lalu lintas sehingga  kita khawatirkan terjadi di puncak arus balik,” kata Muhadjir Effendy.

Muhadjir berharap penundaan jadwal masuk sekolah selama 3 hari ini tidak mempengaruhi proses pembelajaran dalam mengejar ketertinggalan (learning loss) siswa. Akibat dampak pandemi selama beberapa tahun belakangan.Kehadiran anak-anak di sekolah dalam proses pembelajaran tetap penting untuk mengejar ketertinggalan, tentu dengan tetap memperhatikan disiplin protokol kesehatan.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah memutuskan mengundurkan jadwal masuk sekolah yang seharusnya 9 Mei 2022 menjadi 12 Mei 2022. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi dan ikhtiar untuk mencegah terjadinya kemacetan parah pada momen arus balik Lebaran Idul Fitri 2022.

Kebijakan dimundurkannya jadwal masuk sekolah ini dilakukan Kemendikbudristek setelah melakukan koordinasi dengan Kemenhub untuk mengurai kemacetan arus balik lebaran. Kemendikbudristek juga telah berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten untuk memberikan fleksibilitas penambahan masa libur sekolah selama tiga 3 hari.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/