alexametrics
28.6 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Waspadai “Ranjau Darat” Jalur Ngawi  Sampai  Mantingan

Mobile_AP_Rectangle 1

NGAWI, RADARJEMBER.ID- Jika anda melalui jalan raya Ngawi-Mantingan  harus ekstra berhati-hati karena bermunculan ranjau darat alias jalan berlobang terutama di saat musim penghujan, karena kondisi jalan tertutup genangan air hujan sehingga tidak terlihat oleh dan membahayakan pengendara kendaraan bermotor terutama roda dua.

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VII Jawa Timur-Bali mencatat, tidak kurang 15 sampai 20 muncul lobang baru ketika musim hujan, kepanjangan tangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu berharap warga sekitar lokasi “ranjau darat” untuk tidak berkendara dalam kecepatan tinggi.

Syaiful Fajar, pejabat pembuat komitmen (PPK) 2,2 BBPJN VIII Jatim-Bali mengatakan, belasan lobang baru tersebut ternasuk kerusakan minor. Namun demikian, bila tidak segera ditambal “ranjau darat” kerusakan bakal lebih lebar dan dalam. Selain dipicu oleh beban kendaraan berat, kerusakan itu dikarenakan kondisi tanah di Ngawi tergolong ekspansif.

- Advertisement -

NGAWI, RADARJEMBER.ID- Jika anda melalui jalan raya Ngawi-Mantingan  harus ekstra berhati-hati karena bermunculan ranjau darat alias jalan berlobang terutama di saat musim penghujan, karena kondisi jalan tertutup genangan air hujan sehingga tidak terlihat oleh dan membahayakan pengendara kendaraan bermotor terutama roda dua.

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VII Jawa Timur-Bali mencatat, tidak kurang 15 sampai 20 muncul lobang baru ketika musim hujan, kepanjangan tangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu berharap warga sekitar lokasi “ranjau darat” untuk tidak berkendara dalam kecepatan tinggi.

Syaiful Fajar, pejabat pembuat komitmen (PPK) 2,2 BBPJN VIII Jatim-Bali mengatakan, belasan lobang baru tersebut ternasuk kerusakan minor. Namun demikian, bila tidak segera ditambal “ranjau darat” kerusakan bakal lebih lebar dan dalam. Selain dipicu oleh beban kendaraan berat, kerusakan itu dikarenakan kondisi tanah di Ngawi tergolong ekspansif.

NGAWI, RADARJEMBER.ID- Jika anda melalui jalan raya Ngawi-Mantingan  harus ekstra berhati-hati karena bermunculan ranjau darat alias jalan berlobang terutama di saat musim penghujan, karena kondisi jalan tertutup genangan air hujan sehingga tidak terlihat oleh dan membahayakan pengendara kendaraan bermotor terutama roda dua.

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VII Jawa Timur-Bali mencatat, tidak kurang 15 sampai 20 muncul lobang baru ketika musim hujan, kepanjangan tangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu berharap warga sekitar lokasi “ranjau darat” untuk tidak berkendara dalam kecepatan tinggi.

Syaiful Fajar, pejabat pembuat komitmen (PPK) 2,2 BBPJN VIII Jatim-Bali mengatakan, belasan lobang baru tersebut ternasuk kerusakan minor. Namun demikian, bila tidak segera ditambal “ranjau darat” kerusakan bakal lebih lebar dan dalam. Selain dipicu oleh beban kendaraan berat, kerusakan itu dikarenakan kondisi tanah di Ngawi tergolong ekspansif.

BERITA TERKINI

Patenkan Target Masuk Final

Hanya Punya Satu Dokter Hewan

Pabrik Pupuk Gagal Dibangun!

Bahagia, Ibadah Bersama Keluarga

Wajib Dibaca

/