Sekali lagi, kemampuan yang mereka miliki bukan sebuah kesalahan. Tapi, pemanfaatan dari kemampuan itu yang bisa menyebabkan mereka bersalah. Anak-anak muda pandai soal siber. Mereka direkrut orang untuk membobol kartu kredit. Sistem dan cara yang digunakan sangat rapi. Kemampuan mereka dimanfaatkan untuk melakukan tindak kejahatan. Akan berbeda jika mereka dibina sejak awal. Kemampuan tersebut bisa membantu pemerintah. Langkah tersebut positif dan tidak termasuk tindak kejahatan.

Apakah para tersangka yang masih remaja itu tetap dipenjara?

Tentu, proses hukum tetap dijalani. Tapi, kami tetap melakukan pendampingan secara berkelanjutan. Bisa jadi, setelah mereka bebas, kemampuan mereka bisa dimanfaatkan untuk hal positif.

Garis besar apa yang bisa ditarik atas kasus ini?

Tindak kejahatan siber patut diwaspadai. Generasi sekarang sudah kecanduan gadget. Mereka bisa melakukan apa saja melalui gadget. Itu patut diwaspadai. Karena itu, pemerintah dan orang tua perlu mengambil sikap. Pembinaan secara berkelanjutan harus dilakukan. Saya akan membahas masalah ini bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Pemerintah pasti memiliki lembaga yang menangani pendidikan dan teknologi. Lembaga ini harus mendampingi masyarakat yang memiliki kemampuan seperti itu. Dengan begitu, mereka yang ahli bidang teknologi bisa memberi kontribusi positif kepada masyarakat dan negara.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : riq/c19/oni