alexametrics
27.6 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Imunisasi Rubella Lamongan Sasar 15 Ribu Balita

Mobile_AP_Rectangle 1

LAMONGAN, RADARJEMBER.ID-dr.Indra Tsani, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamongan  menjelaskan, terdapat sejumlah kecamatan yang pergerakannya sangat cepat.

Diantaranya Puskesmas Ngimbang mencapai 84 persen dari sasaran rill 2.183.Sedangkan, Puskesmas Dermolemahbang, Kecamatan Sarirejo realisasinya sudah 66 persen dari proyeksi 1.273.

Serta di Puskesmas Kedungpring sudah menyentuh angka 68 persen atau 1.070 dari 1.556 sasaran ril. Menurut dia, cakupan imunisasi ini tidak lepas dari dukungan semua pihak dalam mensukseskan bulan imunisasi anak nasional (BIAN).

Mobile_AP_Rectangle 2

‘’Capaian imunisasi ini juga menyesuaikan dengan tingkat partisipasi dari kader desa dalam mendata penerima imunisasi. Semakin cepat, maka sasaran segera mendapatkan imunisasi,” terang dr Indra.

Meski begitu, masih terdapat sejumlah puskesmas yang cakupannya rendah. Seperti Puskesmas Sukodadi masih 0,48 persen dari proyeksi 1.622, Puskesmas Sambeng 4,60 persen dari proyeksi 2.674.

‘’Harapannya petugas segera melakukan percepatan dan pelaporan ke dinas untuk melihat progresnya,” imbuh Indra.Seperti diketahui, kasus MR dalam dua tahun ini mengalami kenaikan di sejumlah kabupaten di Jawa Timur.

Sehingga, lanjut dia, Lamongan menargetkan eliminasi untuk penularan kasus campak Jerman tersebut.Penularan penyakit bisa dicegah dengan imunisasi. Beberapa penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi seperti polio, rubella, difteri, tetanus, dan masih banyak lagi.

- Advertisement -

LAMONGAN, RADARJEMBER.ID-dr.Indra Tsani, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamongan  menjelaskan, terdapat sejumlah kecamatan yang pergerakannya sangat cepat.

Diantaranya Puskesmas Ngimbang mencapai 84 persen dari sasaran rill 2.183.Sedangkan, Puskesmas Dermolemahbang, Kecamatan Sarirejo realisasinya sudah 66 persen dari proyeksi 1.273.

Serta di Puskesmas Kedungpring sudah menyentuh angka 68 persen atau 1.070 dari 1.556 sasaran ril. Menurut dia, cakupan imunisasi ini tidak lepas dari dukungan semua pihak dalam mensukseskan bulan imunisasi anak nasional (BIAN).

‘’Capaian imunisasi ini juga menyesuaikan dengan tingkat partisipasi dari kader desa dalam mendata penerima imunisasi. Semakin cepat, maka sasaran segera mendapatkan imunisasi,” terang dr Indra.

Meski begitu, masih terdapat sejumlah puskesmas yang cakupannya rendah. Seperti Puskesmas Sukodadi masih 0,48 persen dari proyeksi 1.622, Puskesmas Sambeng 4,60 persen dari proyeksi 2.674.

‘’Harapannya petugas segera melakukan percepatan dan pelaporan ke dinas untuk melihat progresnya,” imbuh Indra.Seperti diketahui, kasus MR dalam dua tahun ini mengalami kenaikan di sejumlah kabupaten di Jawa Timur.

Sehingga, lanjut dia, Lamongan menargetkan eliminasi untuk penularan kasus campak Jerman tersebut.Penularan penyakit bisa dicegah dengan imunisasi. Beberapa penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi seperti polio, rubella, difteri, tetanus, dan masih banyak lagi.

LAMONGAN, RADARJEMBER.ID-dr.Indra Tsani, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamongan  menjelaskan, terdapat sejumlah kecamatan yang pergerakannya sangat cepat.

Diantaranya Puskesmas Ngimbang mencapai 84 persen dari sasaran rill 2.183.Sedangkan, Puskesmas Dermolemahbang, Kecamatan Sarirejo realisasinya sudah 66 persen dari proyeksi 1.273.

Serta di Puskesmas Kedungpring sudah menyentuh angka 68 persen atau 1.070 dari 1.556 sasaran ril. Menurut dia, cakupan imunisasi ini tidak lepas dari dukungan semua pihak dalam mensukseskan bulan imunisasi anak nasional (BIAN).

‘’Capaian imunisasi ini juga menyesuaikan dengan tingkat partisipasi dari kader desa dalam mendata penerima imunisasi. Semakin cepat, maka sasaran segera mendapatkan imunisasi,” terang dr Indra.

Meski begitu, masih terdapat sejumlah puskesmas yang cakupannya rendah. Seperti Puskesmas Sukodadi masih 0,48 persen dari proyeksi 1.622, Puskesmas Sambeng 4,60 persen dari proyeksi 2.674.

‘’Harapannya petugas segera melakukan percepatan dan pelaporan ke dinas untuk melihat progresnya,” imbuh Indra.Seperti diketahui, kasus MR dalam dua tahun ini mengalami kenaikan di sejumlah kabupaten di Jawa Timur.

Sehingga, lanjut dia, Lamongan menargetkan eliminasi untuk penularan kasus campak Jerman tersebut.Penularan penyakit bisa dicegah dengan imunisasi. Beberapa penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi seperti polio, rubella, difteri, tetanus, dan masih banyak lagi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/