alexametrics
29.1 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Demi Migor Rela Antre Sebelum Subuh

Mobile_AP_Rectangle 1

SOLO, RADARJEMBER.ID- Cerita tentang keterbatasan minyak goreng (migor) di pasaran terus bergulir seperti terjadi di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, bahkan warga rela mengantre sejak pagi buta sebelum Subuh demi untuk mendapatkan migor curah.Pemandangan antrean warga itu terlihat di gudang migor milik PT.Pandawa Grup. Di Jalan Solo Sragen, Desa Ngringo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (6/4).

Supardi (60) warga Desa Jetis, Karanganganyar ikut mengantre migor curah tersebut, meski jalanan pagi itu masih gelap dan udara terasa dingin, pelaku usaha mikro kecil dan menengah rela antre migor.Dikatakan oleh pria berusia lanjut tersebut, dirinya bangun kesiangan habis Subuh pagi ini dan ia terbiasa ngantre pukul 0.300 WIB untuk mengambil migor untuk keperluan menggoreng karak.

“Pengambilan kupon baru dilayani oleh distributor pukul 0.5.00 WIB, karena tadi kesiangan kesini hampir saja tidak mendapatkan kupon untuk pembelian migor.Hari ini saya dapat nomer urutan kupon nomor 24 itupun masuk ke kloter kedua, karena kloter pertama sudah tutup dan pembelian migor baru dibuka pukul 0.9.00 jadi antre di tempat ini bisa berjam-jam serta satu orang dibatasi satu kupon untuk pembelian maksimal 17 Kg.”papar Supardi.

- Advertisement -

SOLO, RADARJEMBER.ID- Cerita tentang keterbatasan minyak goreng (migor) di pasaran terus bergulir seperti terjadi di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, bahkan warga rela mengantre sejak pagi buta sebelum Subuh demi untuk mendapatkan migor curah.Pemandangan antrean warga itu terlihat di gudang migor milik PT.Pandawa Grup. Di Jalan Solo Sragen, Desa Ngringo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (6/4).

Supardi (60) warga Desa Jetis, Karanganganyar ikut mengantre migor curah tersebut, meski jalanan pagi itu masih gelap dan udara terasa dingin, pelaku usaha mikro kecil dan menengah rela antre migor.Dikatakan oleh pria berusia lanjut tersebut, dirinya bangun kesiangan habis Subuh pagi ini dan ia terbiasa ngantre pukul 0.300 WIB untuk mengambil migor untuk keperluan menggoreng karak.

“Pengambilan kupon baru dilayani oleh distributor pukul 0.5.00 WIB, karena tadi kesiangan kesini hampir saja tidak mendapatkan kupon untuk pembelian migor.Hari ini saya dapat nomer urutan kupon nomor 24 itupun masuk ke kloter kedua, karena kloter pertama sudah tutup dan pembelian migor baru dibuka pukul 0.9.00 jadi antre di tempat ini bisa berjam-jam serta satu orang dibatasi satu kupon untuk pembelian maksimal 17 Kg.”papar Supardi.

SOLO, RADARJEMBER.ID- Cerita tentang keterbatasan minyak goreng (migor) di pasaran terus bergulir seperti terjadi di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, bahkan warga rela mengantre sejak pagi buta sebelum Subuh demi untuk mendapatkan migor curah.Pemandangan antrean warga itu terlihat di gudang migor milik PT.Pandawa Grup. Di Jalan Solo Sragen, Desa Ngringo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (6/4).

Supardi (60) warga Desa Jetis, Karanganganyar ikut mengantre migor curah tersebut, meski jalanan pagi itu masih gelap dan udara terasa dingin, pelaku usaha mikro kecil dan menengah rela antre migor.Dikatakan oleh pria berusia lanjut tersebut, dirinya bangun kesiangan habis Subuh pagi ini dan ia terbiasa ngantre pukul 0.300 WIB untuk mengambil migor untuk keperluan menggoreng karak.

“Pengambilan kupon baru dilayani oleh distributor pukul 0.5.00 WIB, karena tadi kesiangan kesini hampir saja tidak mendapatkan kupon untuk pembelian migor.Hari ini saya dapat nomer urutan kupon nomor 24 itupun masuk ke kloter kedua, karena kloter pertama sudah tutup dan pembelian migor baru dibuka pukul 0.9.00 jadi antre di tempat ini bisa berjam-jam serta satu orang dibatasi satu kupon untuk pembelian maksimal 17 Kg.”papar Supardi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/