23.7 C
Jember
Saturday, 4 February 2023

Setelah Verifikasi Data, Polri Update Korban Meninggal Sebanyak 131 Orang

Mobile_AP_Rectangle 1

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Jumlah korban meninggal tragedi Kanjuruhan dilakukan pembaharuan menjadi 131 orang. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyebutkan jumlah tersebut diperoleh setelah dilakukan verifikasi dan pengecekan bersama Dinas Kesehatan, Tim DVI, dan direktur rumah sakit.

BACA JUGA : Momen Hari Besar Maulid Nabi, Harga Daging Ayam Mulai Naik

“Jadi data korban meninggal 131 orang,” kata Dedi seperti dikutip dari ANTARA saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selisih data korban meninggal tersebut, jelas Dedi, karena Tim DVI bersama Dinas Kesehatan awalnya mendata korban yang dibawa ke rumah sakit saja. Setelah dilakukan pencocokan data, diketahui ada 12 korban meninggal tidak di fasilitas kesehatan.

“Non faskes penyebab selisihnya setelah semalam dilakukan pencocokan data bersama dinas kesehatan, Tim DVI dan direktur rumah sakit,” katanya.

- Advertisement -

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Jumlah korban meninggal tragedi Kanjuruhan dilakukan pembaharuan menjadi 131 orang. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyebutkan jumlah tersebut diperoleh setelah dilakukan verifikasi dan pengecekan bersama Dinas Kesehatan, Tim DVI, dan direktur rumah sakit.

BACA JUGA : Momen Hari Besar Maulid Nabi, Harga Daging Ayam Mulai Naik

“Jadi data korban meninggal 131 orang,” kata Dedi seperti dikutip dari ANTARA saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Selisih data korban meninggal tersebut, jelas Dedi, karena Tim DVI bersama Dinas Kesehatan awalnya mendata korban yang dibawa ke rumah sakit saja. Setelah dilakukan pencocokan data, diketahui ada 12 korban meninggal tidak di fasilitas kesehatan.

“Non faskes penyebab selisihnya setelah semalam dilakukan pencocokan data bersama dinas kesehatan, Tim DVI dan direktur rumah sakit,” katanya.

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Jumlah korban meninggal tragedi Kanjuruhan dilakukan pembaharuan menjadi 131 orang. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyebutkan jumlah tersebut diperoleh setelah dilakukan verifikasi dan pengecekan bersama Dinas Kesehatan, Tim DVI, dan direktur rumah sakit.

BACA JUGA : Momen Hari Besar Maulid Nabi, Harga Daging Ayam Mulai Naik

“Jadi data korban meninggal 131 orang,” kata Dedi seperti dikutip dari ANTARA saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Selisih data korban meninggal tersebut, jelas Dedi, karena Tim DVI bersama Dinas Kesehatan awalnya mendata korban yang dibawa ke rumah sakit saja. Setelah dilakukan pencocokan data, diketahui ada 12 korban meninggal tidak di fasilitas kesehatan.

“Non faskes penyebab selisihnya setelah semalam dilakukan pencocokan data bersama dinas kesehatan, Tim DVI dan direktur rumah sakit,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca