alexametrics
28 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Magelang Berbagi 10 Juta Merah Putih

Mobile_AP_Rectangle 1

MAGELANG, RADARJEMBER.ID – Pemkab Magelang bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) mencanangkan gerakan pembagian 10 juta bendera Merah Putih. Pencanangan ini sebagai satu upaya untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI pada 17 Agustus mendatang.

BACA JUGA : Problem Warga Silo Jember Tidak Tunggal, Mereka Butuh Jaminan Keamanan

Zaenal Arifin, Bupati Magelang menuturkan, gerakan pembagian 10 juta bendera Merah Putih ini diinisiasi Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Yang memerintahkan kepada seluruh kota atau kabupaten di Indonesia untuk membagikan bendera kepada warga.

Mobile_AP_Rectangle 2

Gerakan pembagian 10 juta bendera Merah Putih ini merupakan sebuah perenungan dan penghayatan terhadap sebuah proses panjang perjuangan. Juga atas jerih payah para pejuang demi tercapainya kemerdekaan. “Sehingga gerakan ini juga sebagai wujud untuk menggugah rasa patriotisme dan semangat nasionalisme seluruh masyarakat,” ujar Bupati  Zaenal

Menurut dia, bendera Merah Putih bukan hanya selembar kain dengan dua warna, namun memilik makna yang mendalam. Bendera merah putih juga memiliki catatan sejarah panjang hingga berkibar sebagai bendera negara Indonesia. Bahkan, perjuangan para pahlawan untuk menyelamatkan bendera Merah Putih masih berlanjut setelah kemerdekaan diproklamasikan.

Melalui gerakan ini, dia mengajak masyarakat untuk senantiasa merawat dan menjaga kehormatan simbol atau identitas negara sebagai sarana memperkuat persatuan dan kesatuan. Lebih lanjut, gerakan ini dilakukan memberikan bagian dari 10 juta bendera itu kepada warga Kabupaten Magelang.

Sementara untuk pengadaan bendera itu dilakukan secara mandiri dan gotong royong. Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Magelang juga diharapkan untuk memberikan bendera Merah Putih. Satu ASN, satu bendera. Mengingat jumlah ASN di Kabupaten Magelang terbilang banyak, lebih dari 6.000.

“Kemudian dari BUMD, BUMN, Ormas, dan dari seluruh komponen  di Kabupaten Magelang,” jelas dia..Zaenal mengatakan, melalui pembagian bendera Merah Putih ini semangat untuk menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme kembali terhadap RI. Dia mengatakan, momentum membagika bendera ini baru pertama kalin.

- Advertisement -

MAGELANG, RADARJEMBER.ID – Pemkab Magelang bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) mencanangkan gerakan pembagian 10 juta bendera Merah Putih. Pencanangan ini sebagai satu upaya untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI pada 17 Agustus mendatang.

BACA JUGA : Problem Warga Silo Jember Tidak Tunggal, Mereka Butuh Jaminan Keamanan

Zaenal Arifin, Bupati Magelang menuturkan, gerakan pembagian 10 juta bendera Merah Putih ini diinisiasi Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Yang memerintahkan kepada seluruh kota atau kabupaten di Indonesia untuk membagikan bendera kepada warga.

Gerakan pembagian 10 juta bendera Merah Putih ini merupakan sebuah perenungan dan penghayatan terhadap sebuah proses panjang perjuangan. Juga atas jerih payah para pejuang demi tercapainya kemerdekaan. “Sehingga gerakan ini juga sebagai wujud untuk menggugah rasa patriotisme dan semangat nasionalisme seluruh masyarakat,” ujar Bupati  Zaenal

Menurut dia, bendera Merah Putih bukan hanya selembar kain dengan dua warna, namun memilik makna yang mendalam. Bendera merah putih juga memiliki catatan sejarah panjang hingga berkibar sebagai bendera negara Indonesia. Bahkan, perjuangan para pahlawan untuk menyelamatkan bendera Merah Putih masih berlanjut setelah kemerdekaan diproklamasikan.

Melalui gerakan ini, dia mengajak masyarakat untuk senantiasa merawat dan menjaga kehormatan simbol atau identitas negara sebagai sarana memperkuat persatuan dan kesatuan. Lebih lanjut, gerakan ini dilakukan memberikan bagian dari 10 juta bendera itu kepada warga Kabupaten Magelang.

Sementara untuk pengadaan bendera itu dilakukan secara mandiri dan gotong royong. Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Magelang juga diharapkan untuk memberikan bendera Merah Putih. Satu ASN, satu bendera. Mengingat jumlah ASN di Kabupaten Magelang terbilang banyak, lebih dari 6.000.

“Kemudian dari BUMD, BUMN, Ormas, dan dari seluruh komponen  di Kabupaten Magelang,” jelas dia..Zaenal mengatakan, melalui pembagian bendera Merah Putih ini semangat untuk menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme kembali terhadap RI. Dia mengatakan, momentum membagika bendera ini baru pertama kalin.

MAGELANG, RADARJEMBER.ID – Pemkab Magelang bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) mencanangkan gerakan pembagian 10 juta bendera Merah Putih. Pencanangan ini sebagai satu upaya untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI pada 17 Agustus mendatang.

BACA JUGA : Problem Warga Silo Jember Tidak Tunggal, Mereka Butuh Jaminan Keamanan

Zaenal Arifin, Bupati Magelang menuturkan, gerakan pembagian 10 juta bendera Merah Putih ini diinisiasi Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Yang memerintahkan kepada seluruh kota atau kabupaten di Indonesia untuk membagikan bendera kepada warga.

Gerakan pembagian 10 juta bendera Merah Putih ini merupakan sebuah perenungan dan penghayatan terhadap sebuah proses panjang perjuangan. Juga atas jerih payah para pejuang demi tercapainya kemerdekaan. “Sehingga gerakan ini juga sebagai wujud untuk menggugah rasa patriotisme dan semangat nasionalisme seluruh masyarakat,” ujar Bupati  Zaenal

Menurut dia, bendera Merah Putih bukan hanya selembar kain dengan dua warna, namun memilik makna yang mendalam. Bendera merah putih juga memiliki catatan sejarah panjang hingga berkibar sebagai bendera negara Indonesia. Bahkan, perjuangan para pahlawan untuk menyelamatkan bendera Merah Putih masih berlanjut setelah kemerdekaan diproklamasikan.

Melalui gerakan ini, dia mengajak masyarakat untuk senantiasa merawat dan menjaga kehormatan simbol atau identitas negara sebagai sarana memperkuat persatuan dan kesatuan. Lebih lanjut, gerakan ini dilakukan memberikan bagian dari 10 juta bendera itu kepada warga Kabupaten Magelang.

Sementara untuk pengadaan bendera itu dilakukan secara mandiri dan gotong royong. Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Magelang juga diharapkan untuk memberikan bendera Merah Putih. Satu ASN, satu bendera. Mengingat jumlah ASN di Kabupaten Magelang terbilang banyak, lebih dari 6.000.

“Kemudian dari BUMD, BUMN, Ormas, dan dari seluruh komponen  di Kabupaten Magelang,” jelas dia..Zaenal mengatakan, melalui pembagian bendera Merah Putih ini semangat untuk menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme kembali terhadap RI. Dia mengatakan, momentum membagika bendera ini baru pertama kalin.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/