alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Perkosa Pacar Gara-Gara Menolak Diajak Nikah

Mobile_AP_Rectangle 1

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Pandu Qori Agiel, 23, mahasiswa asal Bantul, dirinkus jajaran Polsek Umbulharjo, setelah melakukan pemerkosaan terhadap gadis berinisial NSS, 26. Pandu kini dijerat Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

BACA JUGA : Jumlah Penonton Tembus Lebih 15 Juta di Film Box Office Korsel

Kompol Achmad setyo Budiantoro, Kapolsek Umbulharjo, Jogjakarta, membeberkan kronologi kejadian peristiwa ini. Berawal dari Pandu yang menaruh hati pada korban. Keduanya saling kenal lantaran berada dalam satu organisasi karang taruna.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hingga pada Sabtu (25/6), tersangka mengajak korban berjalan-jalan dan berbelanja.Kemudian Pandu mengajak korban ke kostel miliknya di Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja. Iaberalasan ingin menemui omnya di kostel itu.
“Saat sampai di kostel, pelaku menyeret korban masuk ke kamar mandi,” sebut Setyo dalam konferensi pers yang digelar Senin (4/7).Setyo melanjutkan, pelaku berstatus mahasiswa ini lantas menyekap korban selama tiga jam.

Pandu kemudian menyatakan keinginannya, tapi ditolak oleh korban. Pandu yang naik pitam, sempat mengancam korban dengan menodongkan sebilah pisau dapur. Dia juga memukulkan pisau itu ke kepala korban.

Korban sempat melakukan perlawanan hingga tangan dan kakinya diikat oleh Pandu lalu terlepas. Dalam kesempatan itu, korban sempat menghubungi salah satu temannya untuk meminta pertolongan.

- Advertisement -

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Pandu Qori Agiel, 23, mahasiswa asal Bantul, dirinkus jajaran Polsek Umbulharjo, setelah melakukan pemerkosaan terhadap gadis berinisial NSS, 26. Pandu kini dijerat Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

BACA JUGA : Jumlah Penonton Tembus Lebih 15 Juta di Film Box Office Korsel

Kompol Achmad setyo Budiantoro, Kapolsek Umbulharjo, Jogjakarta, membeberkan kronologi kejadian peristiwa ini. Berawal dari Pandu yang menaruh hati pada korban. Keduanya saling kenal lantaran berada dalam satu organisasi karang taruna.

Hingga pada Sabtu (25/6), tersangka mengajak korban berjalan-jalan dan berbelanja.Kemudian Pandu mengajak korban ke kostel miliknya di Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja. Iaberalasan ingin menemui omnya di kostel itu.
“Saat sampai di kostel, pelaku menyeret korban masuk ke kamar mandi,” sebut Setyo dalam konferensi pers yang digelar Senin (4/7).Setyo melanjutkan, pelaku berstatus mahasiswa ini lantas menyekap korban selama tiga jam.

Pandu kemudian menyatakan keinginannya, tapi ditolak oleh korban. Pandu yang naik pitam, sempat mengancam korban dengan menodongkan sebilah pisau dapur. Dia juga memukulkan pisau itu ke kepala korban.

Korban sempat melakukan perlawanan hingga tangan dan kakinya diikat oleh Pandu lalu terlepas. Dalam kesempatan itu, korban sempat menghubungi salah satu temannya untuk meminta pertolongan.

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Pandu Qori Agiel, 23, mahasiswa asal Bantul, dirinkus jajaran Polsek Umbulharjo, setelah melakukan pemerkosaan terhadap gadis berinisial NSS, 26. Pandu kini dijerat Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

BACA JUGA : Jumlah Penonton Tembus Lebih 15 Juta di Film Box Office Korsel

Kompol Achmad setyo Budiantoro, Kapolsek Umbulharjo, Jogjakarta, membeberkan kronologi kejadian peristiwa ini. Berawal dari Pandu yang menaruh hati pada korban. Keduanya saling kenal lantaran berada dalam satu organisasi karang taruna.

Hingga pada Sabtu (25/6), tersangka mengajak korban berjalan-jalan dan berbelanja.Kemudian Pandu mengajak korban ke kostel miliknya di Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja. Iaberalasan ingin menemui omnya di kostel itu.
“Saat sampai di kostel, pelaku menyeret korban masuk ke kamar mandi,” sebut Setyo dalam konferensi pers yang digelar Senin (4/7).Setyo melanjutkan, pelaku berstatus mahasiswa ini lantas menyekap korban selama tiga jam.

Pandu kemudian menyatakan keinginannya, tapi ditolak oleh korban. Pandu yang naik pitam, sempat mengancam korban dengan menodongkan sebilah pisau dapur. Dia juga memukulkan pisau itu ke kepala korban.

Korban sempat melakukan perlawanan hingga tangan dan kakinya diikat oleh Pandu lalu terlepas. Dalam kesempatan itu, korban sempat menghubungi salah satu temannya untuk meminta pertolongan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/