alexametrics
23.4 C
Jember
Friday, 12 August 2022

DPR Sebut Ada Permainan Cukai rokok

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Mukhammad Misbakhun, Anggota Komisi XI DPR menyoroti peredaran kelembak menyan (KLM) bermerek Marlboro.Politikus Golkar itu menduga Philip Morris Internationa, berusaha mengakali ketentuan cukai rokok melalui produk anyar khas Indonesia tersebut.

BACA JUGA: Truk Proyek Terguling di Longsor Gumitir, Satu Pekerja Tertimpa Muatan

Misbakhun mengatakan KLM Marlboro dibuat oleh HM Sampoerna, sebuah perusahaan rokok terkemuka yang mayoritas sahamnya dimiliki Philip Morris International. Selama ini, Philip Morris lebih dikenal sebagai pembuat rokok putih.Ia juga mengungkapkan, tarif cukai KLM jauh lebih rendah dibandingkan yang diberlakukan pada sigaret putih tangan (SPT).

Mobile_AP_Rectangle 2

“Dengan adanya perubahan fokus produksi dari SPT menjadi KLM, ada potensi pengurangan cukai yang dibayar oleh HM Sampoerna,” ujar Misbakhun di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (04/07).

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu pun menyinggung soal celah di Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Menurut dia, definisi tentang KLM tidak bisa distandarkan dengan ketentuan di UU yang mengubah UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai tersebut.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Mukhammad Misbakhun, Anggota Komisi XI DPR menyoroti peredaran kelembak menyan (KLM) bermerek Marlboro.Politikus Golkar itu menduga Philip Morris Internationa, berusaha mengakali ketentuan cukai rokok melalui produk anyar khas Indonesia tersebut.

BACA JUGA: Truk Proyek Terguling di Longsor Gumitir, Satu Pekerja Tertimpa Muatan

Misbakhun mengatakan KLM Marlboro dibuat oleh HM Sampoerna, sebuah perusahaan rokok terkemuka yang mayoritas sahamnya dimiliki Philip Morris International. Selama ini, Philip Morris lebih dikenal sebagai pembuat rokok putih.Ia juga mengungkapkan, tarif cukai KLM jauh lebih rendah dibandingkan yang diberlakukan pada sigaret putih tangan (SPT).

“Dengan adanya perubahan fokus produksi dari SPT menjadi KLM, ada potensi pengurangan cukai yang dibayar oleh HM Sampoerna,” ujar Misbakhun di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (04/07).

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu pun menyinggung soal celah di Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Menurut dia, definisi tentang KLM tidak bisa distandarkan dengan ketentuan di UU yang mengubah UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai tersebut.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Mukhammad Misbakhun, Anggota Komisi XI DPR menyoroti peredaran kelembak menyan (KLM) bermerek Marlboro.Politikus Golkar itu menduga Philip Morris Internationa, berusaha mengakali ketentuan cukai rokok melalui produk anyar khas Indonesia tersebut.

BACA JUGA: Truk Proyek Terguling di Longsor Gumitir, Satu Pekerja Tertimpa Muatan

Misbakhun mengatakan KLM Marlboro dibuat oleh HM Sampoerna, sebuah perusahaan rokok terkemuka yang mayoritas sahamnya dimiliki Philip Morris International. Selama ini, Philip Morris lebih dikenal sebagai pembuat rokok putih.Ia juga mengungkapkan, tarif cukai KLM jauh lebih rendah dibandingkan yang diberlakukan pada sigaret putih tangan (SPT).

“Dengan adanya perubahan fokus produksi dari SPT menjadi KLM, ada potensi pengurangan cukai yang dibayar oleh HM Sampoerna,” ujar Misbakhun di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (04/07).

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu pun menyinggung soal celah di Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Menurut dia, definisi tentang KLM tidak bisa distandarkan dengan ketentuan di UU yang mengubah UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/