alexametrics
22.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Butuh Gotong Royong Petani untuk Tingkatkan Produksi Pangan Nasional

Mobile_AP_Rectangle 1

PALU, RADARJEMBER.ID – Salah satu kesuksesan program Indeks Pertanaman 400 (IP400) menurut Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, butuh gotong-royong petani mulai dari proses menggarap, menanam hingga panen.

“Program ini bukan semata-mata tugas pemerintah, tetapi ada kolaborasi dengan petani yang dibangun dengan mengedepankan kearifan lokal gotong-royong,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Tengah Nelson Metubun yang dihubungi di Palu.
Nelson Metubun menjelaskan, IP400 merupakan program prioritas Kementerian Pertanian dengan mendorong petani lebih meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan.

Yang mana, dalam siklus tanam dan panen dilakukan empat kali dalam setahun sebagai upaya meningkatkan produksi pangan daerah dan nasional karena akhir-akhir ini banyak terjadi alih fungsi lahan pertanian.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam rangka mendukung program IP400, Nelson memaparkan, Sulteng memiliki luas lahan sawah kurang lebih 140.100 hektare yang diupayakan secara merata dapat mengadopsi IP400.

“Dalam memaksimalkan program IP400, Pemprov Sulteng telah menetapkan sasaran uji coba program ini di lima kabupaten dengan total kesiapan lahan 8.707 hektare,” paparnya.

- Advertisement -

PALU, RADARJEMBER.ID – Salah satu kesuksesan program Indeks Pertanaman 400 (IP400) menurut Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, butuh gotong-royong petani mulai dari proses menggarap, menanam hingga panen.

“Program ini bukan semata-mata tugas pemerintah, tetapi ada kolaborasi dengan petani yang dibangun dengan mengedepankan kearifan lokal gotong-royong,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Tengah Nelson Metubun yang dihubungi di Palu.
Nelson Metubun menjelaskan, IP400 merupakan program prioritas Kementerian Pertanian dengan mendorong petani lebih meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan.

Yang mana, dalam siklus tanam dan panen dilakukan empat kali dalam setahun sebagai upaya meningkatkan produksi pangan daerah dan nasional karena akhir-akhir ini banyak terjadi alih fungsi lahan pertanian.

Dalam rangka mendukung program IP400, Nelson memaparkan, Sulteng memiliki luas lahan sawah kurang lebih 140.100 hektare yang diupayakan secara merata dapat mengadopsi IP400.

“Dalam memaksimalkan program IP400, Pemprov Sulteng telah menetapkan sasaran uji coba program ini di lima kabupaten dengan total kesiapan lahan 8.707 hektare,” paparnya.

PALU, RADARJEMBER.ID – Salah satu kesuksesan program Indeks Pertanaman 400 (IP400) menurut Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, butuh gotong-royong petani mulai dari proses menggarap, menanam hingga panen.

“Program ini bukan semata-mata tugas pemerintah, tetapi ada kolaborasi dengan petani yang dibangun dengan mengedepankan kearifan lokal gotong-royong,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Tengah Nelson Metubun yang dihubungi di Palu.
Nelson Metubun menjelaskan, IP400 merupakan program prioritas Kementerian Pertanian dengan mendorong petani lebih meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan.

Yang mana, dalam siklus tanam dan panen dilakukan empat kali dalam setahun sebagai upaya meningkatkan produksi pangan daerah dan nasional karena akhir-akhir ini banyak terjadi alih fungsi lahan pertanian.

Dalam rangka mendukung program IP400, Nelson memaparkan, Sulteng memiliki luas lahan sawah kurang lebih 140.100 hektare yang diupayakan secara merata dapat mengadopsi IP400.

“Dalam memaksimalkan program IP400, Pemprov Sulteng telah menetapkan sasaran uji coba program ini di lima kabupaten dengan total kesiapan lahan 8.707 hektare,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/