29.5 C
Jember
Tuesday, 28 March 2023

Selektif Konsumsi Informasi Internet

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Komjen (Pol) Boy Rafli Amar, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengajak semua orang untuk menjadikan Ramadan  sebagai momentum meningkatkan kecintaan kepada agama dan negara.

Boy mengatakan, hal itu sangat penting untuk mempertahankan eksistensi Indonesia sebagai negara majemuk di tengah gempuran radikalisme dan ideologi terorisme.

“Memelihara semangat kecintaan terhadap bangsa dan negara sangat penting selain meningkatkan iman dan taqwa, nasionalisme harus dipelihara dan dijaga sepanjang hidup dan sebagai warga negara harus bisa berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia damai, adil sejahtera dan bahagia,” kata Rafli.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rafli juga menitipkan pesan, masyarakat untuk lebih selektif mengkonsumsi konten di dunia maya, terutama generasi muda.Tidak sedikit generasi z dan milenial terjebak konten atau narasi radikal berkedok agama dan nekat berjihad, karena itu berhati-hatilah saat mengkonsumsi internet.

Selain itu, ungkap Rafli, di era bonus demografi, generasi muda harus lebih produktif dan kritis menghadapi dunia di era serba digital ini.Untuk itu ia mendorong keabkraban generasi muda dengan teknologi, bisa mengembangkan kemampuan literasi digital serta turut mengedukasi dan menjadi agen kontra radikalisasi di dunia maya.(*)

 

Penulis : Winardyasto
Foto: Istimewa
Sumber Berita : JawaPos.com

 

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Komjen (Pol) Boy Rafli Amar, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengajak semua orang untuk menjadikan Ramadan  sebagai momentum meningkatkan kecintaan kepada agama dan negara.

Boy mengatakan, hal itu sangat penting untuk mempertahankan eksistensi Indonesia sebagai negara majemuk di tengah gempuran radikalisme dan ideologi terorisme.

“Memelihara semangat kecintaan terhadap bangsa dan negara sangat penting selain meningkatkan iman dan taqwa, nasionalisme harus dipelihara dan dijaga sepanjang hidup dan sebagai warga negara harus bisa berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia damai, adil sejahtera dan bahagia,” kata Rafli.

Rafli juga menitipkan pesan, masyarakat untuk lebih selektif mengkonsumsi konten di dunia maya, terutama generasi muda.Tidak sedikit generasi z dan milenial terjebak konten atau narasi radikal berkedok agama dan nekat berjihad, karena itu berhati-hatilah saat mengkonsumsi internet.

Selain itu, ungkap Rafli, di era bonus demografi, generasi muda harus lebih produktif dan kritis menghadapi dunia di era serba digital ini.Untuk itu ia mendorong keabkraban generasi muda dengan teknologi, bisa mengembangkan kemampuan literasi digital serta turut mengedukasi dan menjadi agen kontra radikalisasi di dunia maya.(*)

 

Penulis : Winardyasto
Foto: Istimewa
Sumber Berita : JawaPos.com

 

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Komjen (Pol) Boy Rafli Amar, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengajak semua orang untuk menjadikan Ramadan  sebagai momentum meningkatkan kecintaan kepada agama dan negara.

Boy mengatakan, hal itu sangat penting untuk mempertahankan eksistensi Indonesia sebagai negara majemuk di tengah gempuran radikalisme dan ideologi terorisme.

“Memelihara semangat kecintaan terhadap bangsa dan negara sangat penting selain meningkatkan iman dan taqwa, nasionalisme harus dipelihara dan dijaga sepanjang hidup dan sebagai warga negara harus bisa berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia damai, adil sejahtera dan bahagia,” kata Rafli.

Rafli juga menitipkan pesan, masyarakat untuk lebih selektif mengkonsumsi konten di dunia maya, terutama generasi muda.Tidak sedikit generasi z dan milenial terjebak konten atau narasi radikal berkedok agama dan nekat berjihad, karena itu berhati-hatilah saat mengkonsumsi internet.

Selain itu, ungkap Rafli, di era bonus demografi, generasi muda harus lebih produktif dan kritis menghadapi dunia di era serba digital ini.Untuk itu ia mendorong keabkraban generasi muda dengan teknologi, bisa mengembangkan kemampuan literasi digital serta turut mengedukasi dan menjadi agen kontra radikalisasi di dunia maya.(*)

 

Penulis : Winardyasto
Foto: Istimewa
Sumber Berita : JawaPos.com

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca