alexametrics
24.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Sepuluh Alumni Masterchef Indonesia Mengolah Kenari dengan Kreativitas

Mobile_AP_Rectangle 1

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Tak hanya kaya akan rempah-rempahnya, Maluku juga memiliki salah satu tumbuhan yang tersebar di hampir seluruh kepulauan ini, yakni kenari.

BACA JUGA : Minggu Ini Booster Kedua bagi Nakes Dinkes Bantul Dimulai

Pohon kenari menghasilkan buah kenari maluku yang berukuran kecil memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat Maluku, mulai dari dijadikan sebagai komoditas yang dijual untuk tambahan pendapatan hingga pemanfaatan sebagai bahan pangan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kenari maluku juga dapat diolah menjadi ragam makanan. Sepuluh alumni Masterchef Indonesia (MCI) mencoba mengolahnya dengan kreativitas mereka, seperti Mariska Tracy (alumni MCI musim ketujuh) yang memasak ayam gepuk dengan sambal kacang kenari hingga Desi Trisnawati (pemenang MCI musim kedua) yang membuat pie kenari.

Berikut beberapa informasi menarik tentang kenari maluku yang perlu Anda ketahui sebelum mengolahnya menjadi penganan dan pangan yang unik, dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis.

Pelindung pohon pala

Menurut Kepala Pemerintahan Negeri Lonthoir Hanatin Mudjid, pohon kenari maluku merupakan pohon yang produktif yang bisa memberi banyak manfaat bagi masyarakat.

Manfaat tersebut antara lain dari daun keringnya dapat menjadi pupuk alami, biji kenari dapat dikonsumsi atau dijual, cangkang buah bisa digunakan sebagai bahan pembuatan arang, sementara kayunya bisa dijadikan papan, balok, atau kayu bakar.

Yang tak kalah penting, pohon kenari yang sangat tinggi dengan batang yang besar berperan melindungi pohon-pohon pala di sekitarnya.

Salah satu sumber penghidupan

Kenari telah lama memegang peran penting sebagai salah satu sumber pendapatan masyarakat Maluku. Namun mengingat panen besar tidak setiap saat, masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan kenari sebagai satu-satunya sumber penghasilan.

“Dalam satu lahan yang dimiliki oleh masyarakat terdapat banyak tanaman rempah, termasuk cengkih, kayu manis, dan pala. Dengan begitu, mereka juga bisa menjual rempah. Di sela-sela pohon tersebut ditanami sayuran sebagai sumber pangan lain,” kata CEO Yayasan EcoNusa Bustar Maitar.

Kenari maluku vs kenari impor

Mariska dari MCI musim ketujuh mengamati bentuk kenari maluku sangat berbeda dari kenari impor. Jika kenari impor cenderung besar dan bergelombang, kenari maluku lebih kecil dan kulitnya mudah dikupas.

“Saya baru tahu, lho, bahwa di Maluku juga ada kacang kenari yang harganya jauh lebih terjangkau daripada kenari impor. Kenari Maluku ini juga bisa langsung dimakan, tanpa perlu dimasak terlebih dahulu,” katanya.

- Advertisement -

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Tak hanya kaya akan rempah-rempahnya, Maluku juga memiliki salah satu tumbuhan yang tersebar di hampir seluruh kepulauan ini, yakni kenari.

BACA JUGA : Minggu Ini Booster Kedua bagi Nakes Dinkes Bantul Dimulai

Pohon kenari menghasilkan buah kenari maluku yang berukuran kecil memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat Maluku, mulai dari dijadikan sebagai komoditas yang dijual untuk tambahan pendapatan hingga pemanfaatan sebagai bahan pangan.

Kenari maluku juga dapat diolah menjadi ragam makanan. Sepuluh alumni Masterchef Indonesia (MCI) mencoba mengolahnya dengan kreativitas mereka, seperti Mariska Tracy (alumni MCI musim ketujuh) yang memasak ayam gepuk dengan sambal kacang kenari hingga Desi Trisnawati (pemenang MCI musim kedua) yang membuat pie kenari.

Berikut beberapa informasi menarik tentang kenari maluku yang perlu Anda ketahui sebelum mengolahnya menjadi penganan dan pangan yang unik, dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis.

Pelindung pohon pala

Menurut Kepala Pemerintahan Negeri Lonthoir Hanatin Mudjid, pohon kenari maluku merupakan pohon yang produktif yang bisa memberi banyak manfaat bagi masyarakat.

Manfaat tersebut antara lain dari daun keringnya dapat menjadi pupuk alami, biji kenari dapat dikonsumsi atau dijual, cangkang buah bisa digunakan sebagai bahan pembuatan arang, sementara kayunya bisa dijadikan papan, balok, atau kayu bakar.

Yang tak kalah penting, pohon kenari yang sangat tinggi dengan batang yang besar berperan melindungi pohon-pohon pala di sekitarnya.

Salah satu sumber penghidupan

Kenari telah lama memegang peran penting sebagai salah satu sumber pendapatan masyarakat Maluku. Namun mengingat panen besar tidak setiap saat, masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan kenari sebagai satu-satunya sumber penghasilan.

“Dalam satu lahan yang dimiliki oleh masyarakat terdapat banyak tanaman rempah, termasuk cengkih, kayu manis, dan pala. Dengan begitu, mereka juga bisa menjual rempah. Di sela-sela pohon tersebut ditanami sayuran sebagai sumber pangan lain,” kata CEO Yayasan EcoNusa Bustar Maitar.

Kenari maluku vs kenari impor

Mariska dari MCI musim ketujuh mengamati bentuk kenari maluku sangat berbeda dari kenari impor. Jika kenari impor cenderung besar dan bergelombang, kenari maluku lebih kecil dan kulitnya mudah dikupas.

“Saya baru tahu, lho, bahwa di Maluku juga ada kacang kenari yang harganya jauh lebih terjangkau daripada kenari impor. Kenari Maluku ini juga bisa langsung dimakan, tanpa perlu dimasak terlebih dahulu,” katanya.

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Tak hanya kaya akan rempah-rempahnya, Maluku juga memiliki salah satu tumbuhan yang tersebar di hampir seluruh kepulauan ini, yakni kenari.

BACA JUGA : Minggu Ini Booster Kedua bagi Nakes Dinkes Bantul Dimulai

Pohon kenari menghasilkan buah kenari maluku yang berukuran kecil memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat Maluku, mulai dari dijadikan sebagai komoditas yang dijual untuk tambahan pendapatan hingga pemanfaatan sebagai bahan pangan.

Kenari maluku juga dapat diolah menjadi ragam makanan. Sepuluh alumni Masterchef Indonesia (MCI) mencoba mengolahnya dengan kreativitas mereka, seperti Mariska Tracy (alumni MCI musim ketujuh) yang memasak ayam gepuk dengan sambal kacang kenari hingga Desi Trisnawati (pemenang MCI musim kedua) yang membuat pie kenari.

Berikut beberapa informasi menarik tentang kenari maluku yang perlu Anda ketahui sebelum mengolahnya menjadi penganan dan pangan yang unik, dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis.

Pelindung pohon pala

Menurut Kepala Pemerintahan Negeri Lonthoir Hanatin Mudjid, pohon kenari maluku merupakan pohon yang produktif yang bisa memberi banyak manfaat bagi masyarakat.

Manfaat tersebut antara lain dari daun keringnya dapat menjadi pupuk alami, biji kenari dapat dikonsumsi atau dijual, cangkang buah bisa digunakan sebagai bahan pembuatan arang, sementara kayunya bisa dijadikan papan, balok, atau kayu bakar.

Yang tak kalah penting, pohon kenari yang sangat tinggi dengan batang yang besar berperan melindungi pohon-pohon pala di sekitarnya.

Salah satu sumber penghidupan

Kenari telah lama memegang peran penting sebagai salah satu sumber pendapatan masyarakat Maluku. Namun mengingat panen besar tidak setiap saat, masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan kenari sebagai satu-satunya sumber penghasilan.

“Dalam satu lahan yang dimiliki oleh masyarakat terdapat banyak tanaman rempah, termasuk cengkih, kayu manis, dan pala. Dengan begitu, mereka juga bisa menjual rempah. Di sela-sela pohon tersebut ditanami sayuran sebagai sumber pangan lain,” kata CEO Yayasan EcoNusa Bustar Maitar.

Kenari maluku vs kenari impor

Mariska dari MCI musim ketujuh mengamati bentuk kenari maluku sangat berbeda dari kenari impor. Jika kenari impor cenderung besar dan bergelombang, kenari maluku lebih kecil dan kulitnya mudah dikupas.

“Saya baru tahu, lho, bahwa di Maluku juga ada kacang kenari yang harganya jauh lebih terjangkau daripada kenari impor. Kenari Maluku ini juga bisa langsung dimakan, tanpa perlu dimasak terlebih dahulu,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/