alexametrics
22.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Minggu Ini Booster Kedua bagi Nakes Dinkes Bantul Dimulai

Mobile_AP_Rectangle 1

Bantul, RADARJEMBER.ID – Pekan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai melakukan vaksinasi COVID-19 booster kedua bagi tenaga kesehatan daerah itu dengan melihat ketersediaan vaksin untuk dosis keempat itu.

BACA JUGA : Kabar Adanya Polisi Saling Tembak diluruskan Pihak Polda Metro

Sri Wahyu Joko Santoso, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Bantul mengatakan, untuk nakes dan sumber daya manusia (SDM) kesehatan lainnya sesuai instruksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) harus mendapatkan booster kedua.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Booster kedua di Bantul kita mulai minggu ini, jadi sesuai dengan edaran Kemenkes, kita mulai minggu ini dengan melihat ketersediaan vaksin yang terdistribusi ke kabupaten dari pusat,” katanya.

Dia menyebutkan, total jumlah nakes se-Kabupaten Bantul baik yang ada di puskesmas dan rumah sakit dan pelayanan kesehatan lainnya berkisar 8.000 sampai 9.000 orang.

Pelaksanaan vaksinasi booster kedua bagi nakes, kata dia, tidak dipusatkan pada satu tempat, melainkan di fasilitas kesehatan setempat di mana para SDM kesehatan tersebut bertugas.

“Kita tidak memusatkan, jadi seperti pelaksanaan yang booster pertama, faskes akan melaksanakan sendiri di puskesmas untuk nakes puskesmas, untuk rumah sakit adalah rumah rumah sakit yang sudah mampu melayani vaksin,” katanya.

- Advertisement -

Bantul, RADARJEMBER.ID – Pekan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai melakukan vaksinasi COVID-19 booster kedua bagi tenaga kesehatan daerah itu dengan melihat ketersediaan vaksin untuk dosis keempat itu.

BACA JUGA : Kabar Adanya Polisi Saling Tembak diluruskan Pihak Polda Metro

Sri Wahyu Joko Santoso, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Bantul mengatakan, untuk nakes dan sumber daya manusia (SDM) kesehatan lainnya sesuai instruksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) harus mendapatkan booster kedua.

“Booster kedua di Bantul kita mulai minggu ini, jadi sesuai dengan edaran Kemenkes, kita mulai minggu ini dengan melihat ketersediaan vaksin yang terdistribusi ke kabupaten dari pusat,” katanya.

Dia menyebutkan, total jumlah nakes se-Kabupaten Bantul baik yang ada di puskesmas dan rumah sakit dan pelayanan kesehatan lainnya berkisar 8.000 sampai 9.000 orang.

Pelaksanaan vaksinasi booster kedua bagi nakes, kata dia, tidak dipusatkan pada satu tempat, melainkan di fasilitas kesehatan setempat di mana para SDM kesehatan tersebut bertugas.

“Kita tidak memusatkan, jadi seperti pelaksanaan yang booster pertama, faskes akan melaksanakan sendiri di puskesmas untuk nakes puskesmas, untuk rumah sakit adalah rumah rumah sakit yang sudah mampu melayani vaksin,” katanya.

Bantul, RADARJEMBER.ID – Pekan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai melakukan vaksinasi COVID-19 booster kedua bagi tenaga kesehatan daerah itu dengan melihat ketersediaan vaksin untuk dosis keempat itu.

BACA JUGA : Kabar Adanya Polisi Saling Tembak diluruskan Pihak Polda Metro

Sri Wahyu Joko Santoso, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Bantul mengatakan, untuk nakes dan sumber daya manusia (SDM) kesehatan lainnya sesuai instruksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) harus mendapatkan booster kedua.

“Booster kedua di Bantul kita mulai minggu ini, jadi sesuai dengan edaran Kemenkes, kita mulai minggu ini dengan melihat ketersediaan vaksin yang terdistribusi ke kabupaten dari pusat,” katanya.

Dia menyebutkan, total jumlah nakes se-Kabupaten Bantul baik yang ada di puskesmas dan rumah sakit dan pelayanan kesehatan lainnya berkisar 8.000 sampai 9.000 orang.

Pelaksanaan vaksinasi booster kedua bagi nakes, kata dia, tidak dipusatkan pada satu tempat, melainkan di fasilitas kesehatan setempat di mana para SDM kesehatan tersebut bertugas.

“Kita tidak memusatkan, jadi seperti pelaksanaan yang booster pertama, faskes akan melaksanakan sendiri di puskesmas untuk nakes puskesmas, untuk rumah sakit adalah rumah rumah sakit yang sudah mampu melayani vaksin,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/