alexametrics
24.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Hati-hati Garam Bisa Percepat Kematian

Mobile_AP_Rectangle 1

SOLO, RADARJEMBER.ID-Dalam penelitian disebutkan, menambahkan garam tambahan ke makanan sebelum dimakan memiliki 28 persen peningkatan risiko kematian dini. Para peneliti menemukan bahwa pada usia 50, orang selalu menambahkan garam ke makanan mereka sebelum makan, angka harapan hidup berkurang 1,5 tahun (untuk perempuan) atau 2,28 tahun (untuk pria).

BACA JUGA : Dua Hari Parkir Pinggir Jalan, Ternyata Sopir Meninggal di Dalam Truk

Pada orang berusia antara 40 dan 69 tahun, sekitar 3 dari setiap 100 orang meninggal sebelum waktunya. Tambahan konsumsi garam menunjukkan satu orang tambahan per 100 orang bisa meninggal lebih awal. Tentukan hal ini tidak diketahui banyak orang, karena menambahkan garam diatas makanan perlu dihindari.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Sepengetahuan saya, penelitian kami adalah yang pertama menilai hubungan antara menambahkan garam ke makanan dan kematian dini,” kata Penulis utama Profesor Lu Qi, dari Tulane University School of Public Health and Tropical Medicine di New Orleans, AS, seperti dilansir dari Diabetes.co.uk, Kamis (4/8).

Ini memberikan bukti baru untuk mendukung rekomendasi agar memodifikasi perilaku makan untuk meningkatkan kesehatan. Bahkan pengurangan sederhana dalam asupan natrium, dengan menambahkan lebih sedikit atau tanpa garam pada makanan di meja, kemungkinan besar akan menghasilkan manfaat kesehatan yang substansial.

Penelitian melibatkan lebih dari 500 ribu orang, melihat lebih dekat berapa banyak orang yang menambahkan garam ke makanan mereka sebelum makan, selain garam yang mungkin ditambahkan selama proses memasak. Para peserta diikuti selama rata-rata 9 tahun, dengan kematian dini digolongkan sebagai kematian sebelum usia 75 tahun.

“Meneliti kebiasaan menambah garam masyarakat memang sulit karena beberapa makanan, terutama makanan olahan, sudah memiliki kadar garam yang tinggi,” kata dia. Garam dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, stroke, dan kanker .Profesor Qi mengatakan menambahkan garam ke makanan di meja adalah perilaku makan umum.

- Advertisement -

SOLO, RADARJEMBER.ID-Dalam penelitian disebutkan, menambahkan garam tambahan ke makanan sebelum dimakan memiliki 28 persen peningkatan risiko kematian dini. Para peneliti menemukan bahwa pada usia 50, orang selalu menambahkan garam ke makanan mereka sebelum makan, angka harapan hidup berkurang 1,5 tahun (untuk perempuan) atau 2,28 tahun (untuk pria).

BACA JUGA : Dua Hari Parkir Pinggir Jalan, Ternyata Sopir Meninggal di Dalam Truk

Pada orang berusia antara 40 dan 69 tahun, sekitar 3 dari setiap 100 orang meninggal sebelum waktunya. Tambahan konsumsi garam menunjukkan satu orang tambahan per 100 orang bisa meninggal lebih awal. Tentukan hal ini tidak diketahui banyak orang, karena menambahkan garam diatas makanan perlu dihindari.

“Sepengetahuan saya, penelitian kami adalah yang pertama menilai hubungan antara menambahkan garam ke makanan dan kematian dini,” kata Penulis utama Profesor Lu Qi, dari Tulane University School of Public Health and Tropical Medicine di New Orleans, AS, seperti dilansir dari Diabetes.co.uk, Kamis (4/8).

Ini memberikan bukti baru untuk mendukung rekomendasi agar memodifikasi perilaku makan untuk meningkatkan kesehatan. Bahkan pengurangan sederhana dalam asupan natrium, dengan menambahkan lebih sedikit atau tanpa garam pada makanan di meja, kemungkinan besar akan menghasilkan manfaat kesehatan yang substansial.

Penelitian melibatkan lebih dari 500 ribu orang, melihat lebih dekat berapa banyak orang yang menambahkan garam ke makanan mereka sebelum makan, selain garam yang mungkin ditambahkan selama proses memasak. Para peserta diikuti selama rata-rata 9 tahun, dengan kematian dini digolongkan sebagai kematian sebelum usia 75 tahun.

“Meneliti kebiasaan menambah garam masyarakat memang sulit karena beberapa makanan, terutama makanan olahan, sudah memiliki kadar garam yang tinggi,” kata dia. Garam dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, stroke, dan kanker .Profesor Qi mengatakan menambahkan garam ke makanan di meja adalah perilaku makan umum.

SOLO, RADARJEMBER.ID-Dalam penelitian disebutkan, menambahkan garam tambahan ke makanan sebelum dimakan memiliki 28 persen peningkatan risiko kematian dini. Para peneliti menemukan bahwa pada usia 50, orang selalu menambahkan garam ke makanan mereka sebelum makan, angka harapan hidup berkurang 1,5 tahun (untuk perempuan) atau 2,28 tahun (untuk pria).

BACA JUGA : Dua Hari Parkir Pinggir Jalan, Ternyata Sopir Meninggal di Dalam Truk

Pada orang berusia antara 40 dan 69 tahun, sekitar 3 dari setiap 100 orang meninggal sebelum waktunya. Tambahan konsumsi garam menunjukkan satu orang tambahan per 100 orang bisa meninggal lebih awal. Tentukan hal ini tidak diketahui banyak orang, karena menambahkan garam diatas makanan perlu dihindari.

“Sepengetahuan saya, penelitian kami adalah yang pertama menilai hubungan antara menambahkan garam ke makanan dan kematian dini,” kata Penulis utama Profesor Lu Qi, dari Tulane University School of Public Health and Tropical Medicine di New Orleans, AS, seperti dilansir dari Diabetes.co.uk, Kamis (4/8).

Ini memberikan bukti baru untuk mendukung rekomendasi agar memodifikasi perilaku makan untuk meningkatkan kesehatan. Bahkan pengurangan sederhana dalam asupan natrium, dengan menambahkan lebih sedikit atau tanpa garam pada makanan di meja, kemungkinan besar akan menghasilkan manfaat kesehatan yang substansial.

Penelitian melibatkan lebih dari 500 ribu orang, melihat lebih dekat berapa banyak orang yang menambahkan garam ke makanan mereka sebelum makan, selain garam yang mungkin ditambahkan selama proses memasak. Para peserta diikuti selama rata-rata 9 tahun, dengan kematian dini digolongkan sebagai kematian sebelum usia 75 tahun.

“Meneliti kebiasaan menambah garam masyarakat memang sulit karena beberapa makanan, terutama makanan olahan, sudah memiliki kadar garam yang tinggi,” kata dia. Garam dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, stroke, dan kanker .Profesor Qi mengatakan menambahkan garam ke makanan di meja adalah perilaku makan umum.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/