alexametrics
21.9 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Target Pecahkan Skor, Dispar Pelalawan Gelar Wisata Ombak Bono

Mobile_AP_Rectangle 1

PEKANBARU, RADARJEMBER.ID – Setelah dua tahun ditiadakan akibat COVID-19, Dinas Pariwisata Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau kembali akan menggelar event Bono Surfing atau Selancar Bono yang merupakan ombak gelombang hasil pertemuan hulu dan air laut Sungai Kampar.

BACA JUGA : Tak Lagi Bergantung Orangtua Berkat Menabung

Dodi Asma Saputra Kepala Dispar Pelalawan mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan tahun ini dengan peselancar dari luar negeri. Bahkan targetnya adalah untuk memecahkan rekor berselancar terlama di atas Ombak Bono yang berjalan hampir 40 kilometer ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Ombak Bono kembali digelar sekitar Oktober sampai November nanti dengan mendatangkan peselancar dari luar negeri. Di antaranya dari Prancis, Australia, dan lainnya, ada delapan negara dan sekitar belasan orang yang mau memecahkan rekor selancar terlama,” katanya.

Pihaknya sedang mempersiapkan infrastruktur penunjang yakni jalan sepanjang 30 km yang belum diaspal. Selain itu mendata sejumlah penginapan seperti wisma yang ada di Desa Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti tersebut.

“Ini memang program Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan Zukri Misran-Nasaruddin untuk pengembangan Bono. Selain itu ada pulau di Teluk Meranti, Pulau Pedadoh, Sungai Kerumutan dan Bunut yang juga mau dibuka. Jadi penunjangnya yang diperkuat, ” ujarnya.

- Advertisement -

PEKANBARU, RADARJEMBER.ID – Setelah dua tahun ditiadakan akibat COVID-19, Dinas Pariwisata Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau kembali akan menggelar event Bono Surfing atau Selancar Bono yang merupakan ombak gelombang hasil pertemuan hulu dan air laut Sungai Kampar.

BACA JUGA : Tak Lagi Bergantung Orangtua Berkat Menabung

Dodi Asma Saputra Kepala Dispar Pelalawan mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan tahun ini dengan peselancar dari luar negeri. Bahkan targetnya adalah untuk memecahkan rekor berselancar terlama di atas Ombak Bono yang berjalan hampir 40 kilometer ini.

“Ombak Bono kembali digelar sekitar Oktober sampai November nanti dengan mendatangkan peselancar dari luar negeri. Di antaranya dari Prancis, Australia, dan lainnya, ada delapan negara dan sekitar belasan orang yang mau memecahkan rekor selancar terlama,” katanya.

Pihaknya sedang mempersiapkan infrastruktur penunjang yakni jalan sepanjang 30 km yang belum diaspal. Selain itu mendata sejumlah penginapan seperti wisma yang ada di Desa Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti tersebut.

“Ini memang program Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan Zukri Misran-Nasaruddin untuk pengembangan Bono. Selain itu ada pulau di Teluk Meranti, Pulau Pedadoh, Sungai Kerumutan dan Bunut yang juga mau dibuka. Jadi penunjangnya yang diperkuat, ” ujarnya.

PEKANBARU, RADARJEMBER.ID – Setelah dua tahun ditiadakan akibat COVID-19, Dinas Pariwisata Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau kembali akan menggelar event Bono Surfing atau Selancar Bono yang merupakan ombak gelombang hasil pertemuan hulu dan air laut Sungai Kampar.

BACA JUGA : Tak Lagi Bergantung Orangtua Berkat Menabung

Dodi Asma Saputra Kepala Dispar Pelalawan mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan tahun ini dengan peselancar dari luar negeri. Bahkan targetnya adalah untuk memecahkan rekor berselancar terlama di atas Ombak Bono yang berjalan hampir 40 kilometer ini.

“Ombak Bono kembali digelar sekitar Oktober sampai November nanti dengan mendatangkan peselancar dari luar negeri. Di antaranya dari Prancis, Australia, dan lainnya, ada delapan negara dan sekitar belasan orang yang mau memecahkan rekor selancar terlama,” katanya.

Pihaknya sedang mempersiapkan infrastruktur penunjang yakni jalan sepanjang 30 km yang belum diaspal. Selain itu mendata sejumlah penginapan seperti wisma yang ada di Desa Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti tersebut.

“Ini memang program Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan Zukri Misran-Nasaruddin untuk pengembangan Bono. Selain itu ada pulau di Teluk Meranti, Pulau Pedadoh, Sungai Kerumutan dan Bunut yang juga mau dibuka. Jadi penunjangnya yang diperkuat, ” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/