alexametrics
28 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Subsidi Dicabut Picu Harga Migor Curah Naik

Mobile_AP_Rectangle 1

MAGETAN, RADARJEMBER.ID- Subsidi minyak goreng (migor) curah sudah dicabut oleh pemerintah pusat, Selasa (31/5) lalu, hal ini langsung membuat harga komoditas tersebut bergejolak.Harga migor curah di pasar tradisional melambung ,hingga Rp 16.500 per kilogram atau naik Rp 1.500 dari harga eceran tertinggi (HET) Rp 15 ribu per kilogram.

BACA JUGA : Setelah Putus Diterjang Banjir 2021, Jembatan Gugut Kembali Bisa Digunakan

Fuad Haryadi, pedagang migor curah di Pasar Plaosan, Magetan, menuturkan, kenaikan tersebut dari agen.Selama pemerintah memberlakukan subsidi migor curah, Fuad taat aturan menjual migor senilai Rp 15 ribu per kilogram. Sejak subsidi dicabut, Fuad terpaksa menaikkan harga jual lantaran agen tempat dia kulakan menaikkan harga.

Mobile_AP_Rectangle 2

 

Suprapti, pedagang migor curah lain di Pasar Plaosan tersebut, menegaskan bahwa tidak ada lagi kelangkaan migor curah. Beda kondisi saat program subsidi berlangsung. saat itu pembelian migor curah oleh pedagang eceran seperti dia dibatasi. Perempuan tersebut, lebih setuju subsidi dicabut, karena pasokan migor curah lebih lancar.

 

- Advertisement -

MAGETAN, RADARJEMBER.ID- Subsidi minyak goreng (migor) curah sudah dicabut oleh pemerintah pusat, Selasa (31/5) lalu, hal ini langsung membuat harga komoditas tersebut bergejolak.Harga migor curah di pasar tradisional melambung ,hingga Rp 16.500 per kilogram atau naik Rp 1.500 dari harga eceran tertinggi (HET) Rp 15 ribu per kilogram.

BACA JUGA : Setelah Putus Diterjang Banjir 2021, Jembatan Gugut Kembali Bisa Digunakan

Fuad Haryadi, pedagang migor curah di Pasar Plaosan, Magetan, menuturkan, kenaikan tersebut dari agen.Selama pemerintah memberlakukan subsidi migor curah, Fuad taat aturan menjual migor senilai Rp 15 ribu per kilogram. Sejak subsidi dicabut, Fuad terpaksa menaikkan harga jual lantaran agen tempat dia kulakan menaikkan harga.

 

Suprapti, pedagang migor curah lain di Pasar Plaosan tersebut, menegaskan bahwa tidak ada lagi kelangkaan migor curah. Beda kondisi saat program subsidi berlangsung. saat itu pembelian migor curah oleh pedagang eceran seperti dia dibatasi. Perempuan tersebut, lebih setuju subsidi dicabut, karena pasokan migor curah lebih lancar.

 

MAGETAN, RADARJEMBER.ID- Subsidi minyak goreng (migor) curah sudah dicabut oleh pemerintah pusat, Selasa (31/5) lalu, hal ini langsung membuat harga komoditas tersebut bergejolak.Harga migor curah di pasar tradisional melambung ,hingga Rp 16.500 per kilogram atau naik Rp 1.500 dari harga eceran tertinggi (HET) Rp 15 ribu per kilogram.

BACA JUGA : Setelah Putus Diterjang Banjir 2021, Jembatan Gugut Kembali Bisa Digunakan

Fuad Haryadi, pedagang migor curah di Pasar Plaosan, Magetan, menuturkan, kenaikan tersebut dari agen.Selama pemerintah memberlakukan subsidi migor curah, Fuad taat aturan menjual migor senilai Rp 15 ribu per kilogram. Sejak subsidi dicabut, Fuad terpaksa menaikkan harga jual lantaran agen tempat dia kulakan menaikkan harga.

 

Suprapti, pedagang migor curah lain di Pasar Plaosan tersebut, menegaskan bahwa tidak ada lagi kelangkaan migor curah. Beda kondisi saat program subsidi berlangsung. saat itu pembelian migor curah oleh pedagang eceran seperti dia dibatasi. Perempuan tersebut, lebih setuju subsidi dicabut, karena pasokan migor curah lebih lancar.

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/