alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Himbau Perbanyak Protein dan Serat Selama Puasa

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Bagi mereka yang memiliki riwayat stroke tetap bisa melakukan puasa Ramadan, asal saat sahur dan berbuka memperbanyak asupan protein dan serat, hal itu seperti dikatakan oleh Untung Gunarso, Dokter spesialis saraf, seperti dilansir dari Antara, di Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (4/4).

“Seseorang yang mempunyai riwayat stroke  tetap bisa berpuasa Ramadan, namun tetap harus mengendalikan makananan berbahan dasar tepung dan gula dan usahakan ketika saat sahur dan berbuka mengkonsumsi makananan berprotein dan berserat,” jelas Untung.

Diterangkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Sargono Soekarjo (RSMS) Purwokerto, Jawa tengah, puasa berdampak positif  terhadap mereka yang pernah memiliki riwayat stroke, karena berdampak baik bagi kesehatan tubuh.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Selain mengkonsumsi makanan berprotein dan berserat, penderita stroke ini dihimbau untuk memperbanyak minum air putih mulai saat berbuka hingga waktu sahur tiba. Selain itu, harus menghindari paparan panas atau berkeringat berlebihan,” imbuh Untung.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Bagi mereka yang memiliki riwayat stroke tetap bisa melakukan puasa Ramadan, asal saat sahur dan berbuka memperbanyak asupan protein dan serat, hal itu seperti dikatakan oleh Untung Gunarso, Dokter spesialis saraf, seperti dilansir dari Antara, di Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (4/4).

“Seseorang yang mempunyai riwayat stroke  tetap bisa berpuasa Ramadan, namun tetap harus mengendalikan makananan berbahan dasar tepung dan gula dan usahakan ketika saat sahur dan berbuka mengkonsumsi makananan berprotein dan berserat,” jelas Untung.

Diterangkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Sargono Soekarjo (RSMS) Purwokerto, Jawa tengah, puasa berdampak positif  terhadap mereka yang pernah memiliki riwayat stroke, karena berdampak baik bagi kesehatan tubuh.

“Selain mengkonsumsi makanan berprotein dan berserat, penderita stroke ini dihimbau untuk memperbanyak minum air putih mulai saat berbuka hingga waktu sahur tiba. Selain itu, harus menghindari paparan panas atau berkeringat berlebihan,” imbuh Untung.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Bagi mereka yang memiliki riwayat stroke tetap bisa melakukan puasa Ramadan, asal saat sahur dan berbuka memperbanyak asupan protein dan serat, hal itu seperti dikatakan oleh Untung Gunarso, Dokter spesialis saraf, seperti dilansir dari Antara, di Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (4/4).

“Seseorang yang mempunyai riwayat stroke  tetap bisa berpuasa Ramadan, namun tetap harus mengendalikan makananan berbahan dasar tepung dan gula dan usahakan ketika saat sahur dan berbuka mengkonsumsi makananan berprotein dan berserat,” jelas Untung.

Diterangkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Sargono Soekarjo (RSMS) Purwokerto, Jawa tengah, puasa berdampak positif  terhadap mereka yang pernah memiliki riwayat stroke, karena berdampak baik bagi kesehatan tubuh.

“Selain mengkonsumsi makanan berprotein dan berserat, penderita stroke ini dihimbau untuk memperbanyak minum air putih mulai saat berbuka hingga waktu sahur tiba. Selain itu, harus menghindari paparan panas atau berkeringat berlebihan,” imbuh Untung.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/