alexametrics
30.2 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Usai Terdampak Pandemi, Pengusaha Jasa Dekorasi Mulai Bangkit

Mobile_AP_Rectangle 1

Semarang, RADARJEMBER.ID – Usai 2 tahun pandemi COVID-19 seiring dengan kebijakan pelonggaran aturan oleh pemerintah, pengusaha jasa dekorasi pernikahan optimistis bangkit kembali.

“Selama pandemi, pengusaha jasa dekorasi tiarap. Pada tahun 2022  sudah mulai bangkit lagi,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Warsono di sela rapat kerja nasional di Semarang.

Pengusaha jasa dekorasi pernikahan, menurut dia, merupakan salah satu sektor yang paling terdampak saat pandemi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia berharap rakernas di Kota Semarang menjadi momentum kebangkitan para pengusaha jasa dekorasi pernikahan.

“Di rakernas ini akan difokuskan pada pembenahan internal untuk bangkitkan lagi semangat teman-teman pengusaha,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, dibahas sejumlah agenda jangka panjang lain, seperti sertifikasi. “Ke depan pengusaha jasa dekorasi pernikahan ini juga harus tersertifikasi,” katanya.

Hal tersebut, menurut dia, sebagai bagian dari upaya memberi jaminan bagi para konsumen.
Saat ini, lanjut dia, Aspedi memiliki anggota yang jumlahnya mencapai 1.200 orang yang tersebar di 19 provinsi.

- Advertisement -

Semarang, RADARJEMBER.ID – Usai 2 tahun pandemi COVID-19 seiring dengan kebijakan pelonggaran aturan oleh pemerintah, pengusaha jasa dekorasi pernikahan optimistis bangkit kembali.

“Selama pandemi, pengusaha jasa dekorasi tiarap. Pada tahun 2022  sudah mulai bangkit lagi,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Warsono di sela rapat kerja nasional di Semarang.

Pengusaha jasa dekorasi pernikahan, menurut dia, merupakan salah satu sektor yang paling terdampak saat pandemi.

Dia berharap rakernas di Kota Semarang menjadi momentum kebangkitan para pengusaha jasa dekorasi pernikahan.

“Di rakernas ini akan difokuskan pada pembenahan internal untuk bangkitkan lagi semangat teman-teman pengusaha,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, dibahas sejumlah agenda jangka panjang lain, seperti sertifikasi. “Ke depan pengusaha jasa dekorasi pernikahan ini juga harus tersertifikasi,” katanya.

Hal tersebut, menurut dia, sebagai bagian dari upaya memberi jaminan bagi para konsumen.
Saat ini, lanjut dia, Aspedi memiliki anggota yang jumlahnya mencapai 1.200 orang yang tersebar di 19 provinsi.

Semarang, RADARJEMBER.ID – Usai 2 tahun pandemi COVID-19 seiring dengan kebijakan pelonggaran aturan oleh pemerintah, pengusaha jasa dekorasi pernikahan optimistis bangkit kembali.

“Selama pandemi, pengusaha jasa dekorasi tiarap. Pada tahun 2022  sudah mulai bangkit lagi,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Warsono di sela rapat kerja nasional di Semarang.

Pengusaha jasa dekorasi pernikahan, menurut dia, merupakan salah satu sektor yang paling terdampak saat pandemi.

Dia berharap rakernas di Kota Semarang menjadi momentum kebangkitan para pengusaha jasa dekorasi pernikahan.

“Di rakernas ini akan difokuskan pada pembenahan internal untuk bangkitkan lagi semangat teman-teman pengusaha,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, dibahas sejumlah agenda jangka panjang lain, seperti sertifikasi. “Ke depan pengusaha jasa dekorasi pernikahan ini juga harus tersertifikasi,” katanya.

Hal tersebut, menurut dia, sebagai bagian dari upaya memberi jaminan bagi para konsumen.
Saat ini, lanjut dia, Aspedi memiliki anggota yang jumlahnya mencapai 1.200 orang yang tersebar di 19 provinsi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/