alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Puluhan Orang Penerima Bansos Pasuruan Pilih Mundur

Mobile_AP_Rectangle 1

PASURUAN, RADARJEMBER.ID – Suwito Adi, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan , selama Januari sampai Juli 2022 ini, ada 78 penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) mengundurkan diri.

BACA JUGA : Simpan Ratusan Obat Terlarang Dibekuk Polisi

Keluarga penerima manfaat (KPM) itu tidak lagi merasa tidak mampu.”Jadi, tanpa paksaan,” kata Suwito. Menurut dia, pengunduran ini terkait dengan graduasi. Graduasi ada dua jenis,  alami dan mandiri.

Mobile_AP_Rectangle 2

Graduasi alami ada 302. Graduasi alami adalah KPM penerima PKH meninggal sehingga secara otomatis dianggap mengundurkan diri. Graduasi mandiri lebih memilih mengundurkan diri.Total penerima bansos PKH ada 71.393 KPM.

“Kami lakukan sosialisasi. Jadi, yang memang sudah tidak berhak kami beri pengertian agar mereka bisa mengundurkan diri,” terang pria tersebutSelain hasil tinjauan ke lapangan, warga y dinilai tidak berhak lagi menerima bantuan juga berdasar laporan dari pemerintah desa setempat.

Dinsos kemudian mendatangi  bersangkutan untuk diberi pengertian. Melanggunakan cara, tidak memaksa  bersangkutan untuk mundur. ”Kami dampingi terus masyarakat yang dilaporkan itu. Jadi, mereka tidak secara terpaksa. Tapi memang mundur sukarela,” jelas Suwito..(*)

- Advertisement -

PASURUAN, RADARJEMBER.ID – Suwito Adi, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan , selama Januari sampai Juli 2022 ini, ada 78 penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) mengundurkan diri.

BACA JUGA : Simpan Ratusan Obat Terlarang Dibekuk Polisi

Keluarga penerima manfaat (KPM) itu tidak lagi merasa tidak mampu.”Jadi, tanpa paksaan,” kata Suwito. Menurut dia, pengunduran ini terkait dengan graduasi. Graduasi ada dua jenis,  alami dan mandiri.

Graduasi alami ada 302. Graduasi alami adalah KPM penerima PKH meninggal sehingga secara otomatis dianggap mengundurkan diri. Graduasi mandiri lebih memilih mengundurkan diri.Total penerima bansos PKH ada 71.393 KPM.

“Kami lakukan sosialisasi. Jadi, yang memang sudah tidak berhak kami beri pengertian agar mereka bisa mengundurkan diri,” terang pria tersebutSelain hasil tinjauan ke lapangan, warga y dinilai tidak berhak lagi menerima bantuan juga berdasar laporan dari pemerintah desa setempat.

Dinsos kemudian mendatangi  bersangkutan untuk diberi pengertian. Melanggunakan cara, tidak memaksa  bersangkutan untuk mundur. ”Kami dampingi terus masyarakat yang dilaporkan itu. Jadi, mereka tidak secara terpaksa. Tapi memang mundur sukarela,” jelas Suwito..(*)

PASURUAN, RADARJEMBER.ID – Suwito Adi, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan , selama Januari sampai Juli 2022 ini, ada 78 penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) mengundurkan diri.

BACA JUGA : Simpan Ratusan Obat Terlarang Dibekuk Polisi

Keluarga penerima manfaat (KPM) itu tidak lagi merasa tidak mampu.”Jadi, tanpa paksaan,” kata Suwito. Menurut dia, pengunduran ini terkait dengan graduasi. Graduasi ada dua jenis,  alami dan mandiri.

Graduasi alami ada 302. Graduasi alami adalah KPM penerima PKH meninggal sehingga secara otomatis dianggap mengundurkan diri. Graduasi mandiri lebih memilih mengundurkan diri.Total penerima bansos PKH ada 71.393 KPM.

“Kami lakukan sosialisasi. Jadi, yang memang sudah tidak berhak kami beri pengertian agar mereka bisa mengundurkan diri,” terang pria tersebutSelain hasil tinjauan ke lapangan, warga y dinilai tidak berhak lagi menerima bantuan juga berdasar laporan dari pemerintah desa setempat.

Dinsos kemudian mendatangi  bersangkutan untuk diberi pengertian. Melanggunakan cara, tidak memaksa  bersangkutan untuk mundur. ”Kami dampingi terus masyarakat yang dilaporkan itu. Jadi, mereka tidak secara terpaksa. Tapi memang mundur sukarela,” jelas Suwito..(*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/