alexametrics
24.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

15 Judi Online Terpaksa Diblokir Bikin Resah

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Menyusul normalisasi akses terhadap layanan pembayaran digital PayPal, kemarin (2/8) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengumumkan juga telah membuka kembali akses untuk mesin pencarian Yahoo. Kemudian, game Counter-Strike Global Offensive (CS GO), Steam, serta Dota 2.

BACA JUGA : Wali Kota Bandarlampung Izinkan Warganya Meriahkan HUT RI dengan Prokes

Akses tiga game yang dibuka itu berada di bawah naungan pengembang dan distributor Valve Corporation. ’’Dengan demikian, masyarakat sudah dapat mengakses tiga grup PSE di atas,” jelas Dirjen Aptika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan dalam pernyataan tertulis kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kemenkominfo membuka akses PayPal sejak Minggu, 31 Juli 2022 dan memberikan waktu hingga 5 Agustus 2022. Sementara itu, kelompok Valve dan Yahoo menyusul pada 2 Agustus.Meski demikian, belum jelas apakah normalisasi itu bersifat permanen/. Artinya, para PSE (penyelenggara sistem elektronik) tersebut sudah dinyatakan terdaftar.

Atau, pengaktifan itu hanya sementara. Hingga berita ini ditulis tadi malam, pihak Kemenkominfo belum memberikan respons.Penelusuran Jawa Pos, hingga kemarin pukul 18.00 WIB, laman daftar PSE Kemenkominfo mencantumkan PayPal dengan status ’’SE Dihentikan Sementara’’.

Sementara di laman  memuat daftar PSE yang sudah resmi terdaftar, tidak ditemukan Steam, CS GO, Dota 2, maupun Yahoo.Dari sisi pajak, ada potensi ekstensifikasi dari pendaftaran PSE. Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengatakan, penerimaan pajak didapat dari PSE memenuhi persyaratan sebagai penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) dan pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN).

Dia mengapresiasi kebijakan Kemenkominfo yang mewajibkan pendaftaran PSE. Sebab, hal itu bisa memperlancar pemungutan pajak. “Kalau kemudian diblokir, nggak bisa (dipungut PPN-nya), jadi nihil. Atau yang seharusnya terdaftar, tapi tidak (terdaftar),” ujarnya.Yustinus menjelaskan, ada perbedaan antara daftar PSE dari Kemenkominfo dan daftar PMSE dari DJP Kemenkeu.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Menyusul normalisasi akses terhadap layanan pembayaran digital PayPal, kemarin (2/8) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengumumkan juga telah membuka kembali akses untuk mesin pencarian Yahoo. Kemudian, game Counter-Strike Global Offensive (CS GO), Steam, serta Dota 2.

BACA JUGA : Wali Kota Bandarlampung Izinkan Warganya Meriahkan HUT RI dengan Prokes

Akses tiga game yang dibuka itu berada di bawah naungan pengembang dan distributor Valve Corporation. ’’Dengan demikian, masyarakat sudah dapat mengakses tiga grup PSE di atas,” jelas Dirjen Aptika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan dalam pernyataan tertulis kemarin.

Kemenkominfo membuka akses PayPal sejak Minggu, 31 Juli 2022 dan memberikan waktu hingga 5 Agustus 2022. Sementara itu, kelompok Valve dan Yahoo menyusul pada 2 Agustus.Meski demikian, belum jelas apakah normalisasi itu bersifat permanen/. Artinya, para PSE (penyelenggara sistem elektronik) tersebut sudah dinyatakan terdaftar.

Atau, pengaktifan itu hanya sementara. Hingga berita ini ditulis tadi malam, pihak Kemenkominfo belum memberikan respons.Penelusuran Jawa Pos, hingga kemarin pukul 18.00 WIB, laman daftar PSE Kemenkominfo mencantumkan PayPal dengan status ’’SE Dihentikan Sementara’’.

Sementara di laman  memuat daftar PSE yang sudah resmi terdaftar, tidak ditemukan Steam, CS GO, Dota 2, maupun Yahoo.Dari sisi pajak, ada potensi ekstensifikasi dari pendaftaran PSE. Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengatakan, penerimaan pajak didapat dari PSE memenuhi persyaratan sebagai penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) dan pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN).

Dia mengapresiasi kebijakan Kemenkominfo yang mewajibkan pendaftaran PSE. Sebab, hal itu bisa memperlancar pemungutan pajak. “Kalau kemudian diblokir, nggak bisa (dipungut PPN-nya), jadi nihil. Atau yang seharusnya terdaftar, tapi tidak (terdaftar),” ujarnya.Yustinus menjelaskan, ada perbedaan antara daftar PSE dari Kemenkominfo dan daftar PMSE dari DJP Kemenkeu.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Menyusul normalisasi akses terhadap layanan pembayaran digital PayPal, kemarin (2/8) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengumumkan juga telah membuka kembali akses untuk mesin pencarian Yahoo. Kemudian, game Counter-Strike Global Offensive (CS GO), Steam, serta Dota 2.

BACA JUGA : Wali Kota Bandarlampung Izinkan Warganya Meriahkan HUT RI dengan Prokes

Akses tiga game yang dibuka itu berada di bawah naungan pengembang dan distributor Valve Corporation. ’’Dengan demikian, masyarakat sudah dapat mengakses tiga grup PSE di atas,” jelas Dirjen Aptika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan dalam pernyataan tertulis kemarin.

Kemenkominfo membuka akses PayPal sejak Minggu, 31 Juli 2022 dan memberikan waktu hingga 5 Agustus 2022. Sementara itu, kelompok Valve dan Yahoo menyusul pada 2 Agustus.Meski demikian, belum jelas apakah normalisasi itu bersifat permanen/. Artinya, para PSE (penyelenggara sistem elektronik) tersebut sudah dinyatakan terdaftar.

Atau, pengaktifan itu hanya sementara. Hingga berita ini ditulis tadi malam, pihak Kemenkominfo belum memberikan respons.Penelusuran Jawa Pos, hingga kemarin pukul 18.00 WIB, laman daftar PSE Kemenkominfo mencantumkan PayPal dengan status ’’SE Dihentikan Sementara’’.

Sementara di laman  memuat daftar PSE yang sudah resmi terdaftar, tidak ditemukan Steam, CS GO, Dota 2, maupun Yahoo.Dari sisi pajak, ada potensi ekstensifikasi dari pendaftaran PSE. Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengatakan, penerimaan pajak didapat dari PSE memenuhi persyaratan sebagai penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) dan pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN).

Dia mengapresiasi kebijakan Kemenkominfo yang mewajibkan pendaftaran PSE. Sebab, hal itu bisa memperlancar pemungutan pajak. “Kalau kemudian diblokir, nggak bisa (dipungut PPN-nya), jadi nihil. Atau yang seharusnya terdaftar, tapi tidak (terdaftar),” ujarnya.Yustinus menjelaskan, ada perbedaan antara daftar PSE dari Kemenkominfo dan daftar PMSE dari DJP Kemenkeu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/