alexametrics
22.3 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Tertantang Bikin Patung Budha

Mobile_AP_Rectangle 1

SOLO, RADARJEMBER.ID-Sriyanto., warga Dusun Kalidadap, Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa tengah harus ekstrafokus saat mengerjakan patung Budha, padahal pria tersebut sudah terbiasa bikin replika candi.

BACA JUGA : Pebalap Tim Mercedes-EQ Formula E Nyck De Vries Sukai Sirkuit JIEC

Di halaman rumah Sriyanto, trerdapat beragam patung pahatan, serta stupa candi bergaya Borobudur dan Thailand . Diantara hasil pahatan tersebut sudah di-packing kayu, maupun ditata biasa.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lelaki itu mengaku menjadi seorang pemahat di mulai tahun 2010 lalu, berawal saat tinggal di Gunung Kidul, Jogjakarta, saat itu kesulitan mencari patung Buddha untuk sembahyang. Akrirnya dia mencoba membuatnya sendiri berbahan batu putih.

Sriyanto juga mendapatkan pesanan membuat candi, seperti di tiga tempat di Medan, dia membuat candi setinggi 14 meter. Kemudian di Dieng, Wonosobo menghasilkan replika candi untuk menempatkan arca Ganesha. Termasuk di Semarang dengan karya replika Candi Tawon.

“Membuat replika candi hampir di seluruh pulau di Indonesia. Sumatera, Sorong Papua, Kalimantan, dan Jawa sudah pernah. Pernah kirim delapan stupa ke Amerika. Batu-batu sudah diberi nomor, jadi tinggal dirangkai,” terang Sriyanto.

- Advertisement -

SOLO, RADARJEMBER.ID-Sriyanto., warga Dusun Kalidadap, Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa tengah harus ekstrafokus saat mengerjakan patung Budha, padahal pria tersebut sudah terbiasa bikin replika candi.

BACA JUGA : Pebalap Tim Mercedes-EQ Formula E Nyck De Vries Sukai Sirkuit JIEC

Di halaman rumah Sriyanto, trerdapat beragam patung pahatan, serta stupa candi bergaya Borobudur dan Thailand . Diantara hasil pahatan tersebut sudah di-packing kayu, maupun ditata biasa.

Lelaki itu mengaku menjadi seorang pemahat di mulai tahun 2010 lalu, berawal saat tinggal di Gunung Kidul, Jogjakarta, saat itu kesulitan mencari patung Buddha untuk sembahyang. Akrirnya dia mencoba membuatnya sendiri berbahan batu putih.

Sriyanto juga mendapatkan pesanan membuat candi, seperti di tiga tempat di Medan, dia membuat candi setinggi 14 meter. Kemudian di Dieng, Wonosobo menghasilkan replika candi untuk menempatkan arca Ganesha. Termasuk di Semarang dengan karya replika Candi Tawon.

“Membuat replika candi hampir di seluruh pulau di Indonesia. Sumatera, Sorong Papua, Kalimantan, dan Jawa sudah pernah. Pernah kirim delapan stupa ke Amerika. Batu-batu sudah diberi nomor, jadi tinggal dirangkai,” terang Sriyanto.

SOLO, RADARJEMBER.ID-Sriyanto., warga Dusun Kalidadap, Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa tengah harus ekstrafokus saat mengerjakan patung Budha, padahal pria tersebut sudah terbiasa bikin replika candi.

BACA JUGA : Pebalap Tim Mercedes-EQ Formula E Nyck De Vries Sukai Sirkuit JIEC

Di halaman rumah Sriyanto, trerdapat beragam patung pahatan, serta stupa candi bergaya Borobudur dan Thailand . Diantara hasil pahatan tersebut sudah di-packing kayu, maupun ditata biasa.

Lelaki itu mengaku menjadi seorang pemahat di mulai tahun 2010 lalu, berawal saat tinggal di Gunung Kidul, Jogjakarta, saat itu kesulitan mencari patung Buddha untuk sembahyang. Akrirnya dia mencoba membuatnya sendiri berbahan batu putih.

Sriyanto juga mendapatkan pesanan membuat candi, seperti di tiga tempat di Medan, dia membuat candi setinggi 14 meter. Kemudian di Dieng, Wonosobo menghasilkan replika candi untuk menempatkan arca Ganesha. Termasuk di Semarang dengan karya replika Candi Tawon.

“Membuat replika candi hampir di seluruh pulau di Indonesia. Sumatera, Sorong Papua, Kalimantan, dan Jawa sudah pernah. Pernah kirim delapan stupa ke Amerika. Batu-batu sudah diberi nomor, jadi tinggal dirangkai,” terang Sriyanto.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/