24.5 C
Jember
Saturday, 25 March 2023

Mantan Teroris Ambil Kuliah S2 Dalami Pancasila

Mobile_AP_Rectangle 1

SOLO, RADARJEMBER.ID – Jack Harun kini mendalami ilmu Pancasila di program pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), ia sempat menolak dan menganggap Pancasila sebagai berhala, eks perakit Bom Bali.

BACA JUGA : Juru Sita PN Mojokerto Pasok Sabu Dituntut Tujuh Tahun

Mendapatkan beasiswa S2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), dia kini aktif merangkul generasi muda untuk lebih cinta Indonesia.Tidak ada orang mengira, dulu Jack dikenal sebagai teroris, membuat orang takut kini malah membawa inspirasi positif bagi oranglain.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jack memberi bukti bahwa eks napi teroris (napiter) bisa kembali diterima masyarakat. Asal mereka bisa menunjukkan kesungguhan dalam kegiatan bermasyarakat dan berkontribusi positif.Kisah kelam mantan anak buah Noordin M Top dan Dr Azhari itu, menjadi modal utamanya Jack Harun dalam memberikan motivasi bagi para generasi muda.

Ia tidak menginginkan generasi muda terjerumus ke lembah sama dengan dia. Pengalaman ini dijadikan Jack sebagi pelajaran paling berharga selama hidup.Berkat perilaku dan kegiatan positif  dilakukan oleh Jack, dia mendapatkan beasiswa penuh dari Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk melanjutkan pendidikan di program pascasarjana (S2) PPKn.

Resmi menjadi mahasiswa baru sejak 23 Februari lalu, dia mengaku tertantang dengan menekuni pendidikan Pancasila dan  dulu  pernah dia tolak.“Saya mantap mengambil jurusan ini berkat masukan dari beberapa pihak dan keputusan saya sendiri. Saya juga sudah mantap mengakui kembali NKRI.”Imbuh Jack.

- Advertisement -

SOLO, RADARJEMBER.ID – Jack Harun kini mendalami ilmu Pancasila di program pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), ia sempat menolak dan menganggap Pancasila sebagai berhala, eks perakit Bom Bali.

BACA JUGA : Juru Sita PN Mojokerto Pasok Sabu Dituntut Tujuh Tahun

Mendapatkan beasiswa S2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), dia kini aktif merangkul generasi muda untuk lebih cinta Indonesia.Tidak ada orang mengira, dulu Jack dikenal sebagai teroris, membuat orang takut kini malah membawa inspirasi positif bagi oranglain.

Jack memberi bukti bahwa eks napi teroris (napiter) bisa kembali diterima masyarakat. Asal mereka bisa menunjukkan kesungguhan dalam kegiatan bermasyarakat dan berkontribusi positif.Kisah kelam mantan anak buah Noordin M Top dan Dr Azhari itu, menjadi modal utamanya Jack Harun dalam memberikan motivasi bagi para generasi muda.

Ia tidak menginginkan generasi muda terjerumus ke lembah sama dengan dia. Pengalaman ini dijadikan Jack sebagi pelajaran paling berharga selama hidup.Berkat perilaku dan kegiatan positif  dilakukan oleh Jack, dia mendapatkan beasiswa penuh dari Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk melanjutkan pendidikan di program pascasarjana (S2) PPKn.

Resmi menjadi mahasiswa baru sejak 23 Februari lalu, dia mengaku tertantang dengan menekuni pendidikan Pancasila dan  dulu  pernah dia tolak.“Saya mantap mengambil jurusan ini berkat masukan dari beberapa pihak dan keputusan saya sendiri. Saya juga sudah mantap mengakui kembali NKRI.”Imbuh Jack.

SOLO, RADARJEMBER.ID – Jack Harun kini mendalami ilmu Pancasila di program pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), ia sempat menolak dan menganggap Pancasila sebagai berhala, eks perakit Bom Bali.

BACA JUGA : Juru Sita PN Mojokerto Pasok Sabu Dituntut Tujuh Tahun

Mendapatkan beasiswa S2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), dia kini aktif merangkul generasi muda untuk lebih cinta Indonesia.Tidak ada orang mengira, dulu Jack dikenal sebagai teroris, membuat orang takut kini malah membawa inspirasi positif bagi oranglain.

Jack memberi bukti bahwa eks napi teroris (napiter) bisa kembali diterima masyarakat. Asal mereka bisa menunjukkan kesungguhan dalam kegiatan bermasyarakat dan berkontribusi positif.Kisah kelam mantan anak buah Noordin M Top dan Dr Azhari itu, menjadi modal utamanya Jack Harun dalam memberikan motivasi bagi para generasi muda.

Ia tidak menginginkan generasi muda terjerumus ke lembah sama dengan dia. Pengalaman ini dijadikan Jack sebagi pelajaran paling berharga selama hidup.Berkat perilaku dan kegiatan positif  dilakukan oleh Jack, dia mendapatkan beasiswa penuh dari Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk melanjutkan pendidikan di program pascasarjana (S2) PPKn.

Resmi menjadi mahasiswa baru sejak 23 Februari lalu, dia mengaku tertantang dengan menekuni pendidikan Pancasila dan  dulu  pernah dia tolak.“Saya mantap mengambil jurusan ini berkat masukan dari beberapa pihak dan keputusan saya sendiri. Saya juga sudah mantap mengakui kembali NKRI.”Imbuh Jack.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/