24.9 C
Jember
Saturday, 25 March 2023

Bakar Santri Junior Diganjar Vonis Lima Tahun Penjara

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, RADARJEMBER.ID  – Vonis 5 tahun penjara dijatuhkan kepada MAM pelaku pembakaran santri junior teman satu pondok, sidang tersebut digelar di PN Bangil Kamis sore (2/2) kemarin.

BACA JUGA : Kereta Cepat Ditargetkan Beroperasi Pertengahan Tahun Ini

Permohonan keringanan vonis hukuman diajukan penasihat hukum (PH) terdakwa MAM, sama sekali tak diterima majelis hakim. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangil mengatakan MAM  merupakan santri Ponpes Al-Berr itu bersalah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Remaja 16 tahun itu  telah membakar santri junior hingga meninggal, INF, 13.Selain itu, MAM  diharuskan mengikuti pelatihan kerja di Dinsos Kabupaten Pasuruan selama 3 bulan. Hal tersebut seperti disampaikan majelis hakim ketika sidang berlangsung.

- Advertisement -

BANGIL, RADARJEMBER.ID  – Vonis 5 tahun penjara dijatuhkan kepada MAM pelaku pembakaran santri junior teman satu pondok, sidang tersebut digelar di PN Bangil Kamis sore (2/2) kemarin.

BACA JUGA : Kereta Cepat Ditargetkan Beroperasi Pertengahan Tahun Ini

Permohonan keringanan vonis hukuman diajukan penasihat hukum (PH) terdakwa MAM, sama sekali tak diterima majelis hakim. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangil mengatakan MAM  merupakan santri Ponpes Al-Berr itu bersalah.

Remaja 16 tahun itu  telah membakar santri junior hingga meninggal, INF, 13.Selain itu, MAM  diharuskan mengikuti pelatihan kerja di Dinsos Kabupaten Pasuruan selama 3 bulan. Hal tersebut seperti disampaikan majelis hakim ketika sidang berlangsung.

BANGIL, RADARJEMBER.ID  – Vonis 5 tahun penjara dijatuhkan kepada MAM pelaku pembakaran santri junior teman satu pondok, sidang tersebut digelar di PN Bangil Kamis sore (2/2) kemarin.

BACA JUGA : Kereta Cepat Ditargetkan Beroperasi Pertengahan Tahun Ini

Permohonan keringanan vonis hukuman diajukan penasihat hukum (PH) terdakwa MAM, sama sekali tak diterima majelis hakim. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangil mengatakan MAM  merupakan santri Ponpes Al-Berr itu bersalah.

Remaja 16 tahun itu  telah membakar santri junior hingga meninggal, INF, 13.Selain itu, MAM  diharuskan mengikuti pelatihan kerja di Dinsos Kabupaten Pasuruan selama 3 bulan. Hal tersebut seperti disampaikan majelis hakim ketika sidang berlangsung.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca