alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Bupati Mamberamo Tengah Masuk DPO, KPK Minta Interpol Terbitkan Red Notice

Mobile_AP_Rectangle 1

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Permohonan penerbitan red notice untuk memburu tersangka Bupati nonaktif Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP) dikirimkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia.

“Betul, KPK juga telah berkirim surat ke Kapolri u.p. Sekretaris NCB Interpol Indonesia,” kata Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta.

Ali mengatakan, permintaan bantuan tersebut sebagai bentuk sinergisme antar penegak hukum tindak pidana korupsi. Ricky Ham Pagawak merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pemberian suap, penerimaan suap, serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua.

Mobile_AP_Rectangle 2

KPK juga memasukkan Ricky Ham Pagawak ke dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 15 Juli 2022. Tersangka Ricky Ham Pagawak diduga melarikan diri ke Papua Nugini ketika hendak dijemput paksa oleh tim penyidik KPK.

Dalam pencarian keberadaan tersangka Ricky Ham Pagawak, KPK berkoordinasi dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Koordinasi itu berwujud permintaan bantuan agar menghadapkan anggotanya ke Papua untuk memberikan keterangan kepada tim penyidik.

“Kami sudah melakukan pencarian, termasuk meminta keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui keberadaan tersangka. Saat ini, kami masih dalam proses koordinasi dengan Kasad untuk meminta bantuan menghadapkan anggotanya ke Papua di dalam permintaan keterangan oleh tim penyidik KPK,” kata Ali di Jakarta.

- Advertisement -

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Permohonan penerbitan red notice untuk memburu tersangka Bupati nonaktif Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP) dikirimkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia.

“Betul, KPK juga telah berkirim surat ke Kapolri u.p. Sekretaris NCB Interpol Indonesia,” kata Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta.

Ali mengatakan, permintaan bantuan tersebut sebagai bentuk sinergisme antar penegak hukum tindak pidana korupsi. Ricky Ham Pagawak merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pemberian suap, penerimaan suap, serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua.

KPK juga memasukkan Ricky Ham Pagawak ke dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 15 Juli 2022. Tersangka Ricky Ham Pagawak diduga melarikan diri ke Papua Nugini ketika hendak dijemput paksa oleh tim penyidik KPK.

Dalam pencarian keberadaan tersangka Ricky Ham Pagawak, KPK berkoordinasi dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Koordinasi itu berwujud permintaan bantuan agar menghadapkan anggotanya ke Papua untuk memberikan keterangan kepada tim penyidik.

“Kami sudah melakukan pencarian, termasuk meminta keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui keberadaan tersangka. Saat ini, kami masih dalam proses koordinasi dengan Kasad untuk meminta bantuan menghadapkan anggotanya ke Papua di dalam permintaan keterangan oleh tim penyidik KPK,” kata Ali di Jakarta.

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Permohonan penerbitan red notice untuk memburu tersangka Bupati nonaktif Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP) dikirimkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia.

“Betul, KPK juga telah berkirim surat ke Kapolri u.p. Sekretaris NCB Interpol Indonesia,” kata Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta.

Ali mengatakan, permintaan bantuan tersebut sebagai bentuk sinergisme antar penegak hukum tindak pidana korupsi. Ricky Ham Pagawak merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pemberian suap, penerimaan suap, serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua.

KPK juga memasukkan Ricky Ham Pagawak ke dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 15 Juli 2022. Tersangka Ricky Ham Pagawak diduga melarikan diri ke Papua Nugini ketika hendak dijemput paksa oleh tim penyidik KPK.

Dalam pencarian keberadaan tersangka Ricky Ham Pagawak, KPK berkoordinasi dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Koordinasi itu berwujud permintaan bantuan agar menghadapkan anggotanya ke Papua untuk memberikan keterangan kepada tim penyidik.

“Kami sudah melakukan pencarian, termasuk meminta keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui keberadaan tersangka. Saat ini, kami masih dalam proses koordinasi dengan Kasad untuk meminta bantuan menghadapkan anggotanya ke Papua di dalam permintaan keterangan oleh tim penyidik KPK,” kata Ali di Jakarta.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/